LSM Kejari: Satgas PKH Harus Buat Skala Prioritas Demi Selamatkan Warga Pemilik Lahan Kecil

- Penulis

Sabtu, 21 Juni 2025 - 04:11

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LSM Kejari: Satgas PKH Harus Buat Skala Prioritas Demi Selamatkan Warga Pemilik Lahan Kecil

Pekanbaru|buserinvestigasi24.com

Menolak Relokasi Mandiri yang diperintahkan Satuan Tugas (Satgas) Penertiban Kawasan Hutan (PKH) ribuan warga pemilik kebun sawit dalam Kawasan Konservasi Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN) melakukan aksi Unjuk rasa di depan Kantor Gubernur Riau, Rabu (18/6). Aksi tersebut sempat membuat pihak polri harus melakukan rekayasa pengaturan lalu lintas untuk menghindari kemacetan.

Menyikapi hal tersebut Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Kelompok Jaringan Anti Korupsi Masyarakat Indonesia (Kejari), Riau, Anthon Mandala, sangat menyayangkan aksi yang digelar untuk menolak relokasi mandiri maupun pengembalian kawasan seperti semula.

“Seharusnya warga yang hanya memiliki lahan dua atau empat hektar tidak usah ikut-ikutan dalam menentang proses penegakan hukum yang dilakukan Satgas,”ujarnya.

Diterangkannya lebih lanjut bahwa kehancuran TNTN tersebut karena adanya perambahan hutan secara besar-besaran oleh beberapa oknum cukong atau pemilik modal besar.

“Jangan sampai mereka yang hanya mempunyai lahan kecil atau sedikit menjadi korban tindakan pidana, sedangkan cukong pendanaan aksi lolos dari jeratan hukum,” ungkapnya.

Dijelaskannya, hasil penelusuran LSM Kejari, para cukong atau pemilik modal, mengeksekusi lahan ratusan hektar dengan membentuk kelompok masyarakat yang seluruh pendanaannya dari surat keterangan tanah hingga hasil panen dikuasai para cukong atau pemilik modal.

Baca Juga:  Prof.Dr.KH.Sutan Nasomal,S.H,.M.H. Soroti Bahaya “Investigasi” Liar di Facebook, Masyarakat Diminta Lebih Cerdas Bermedia Sosial

“Mereka bentuk kelompok dan hanya diberi satu atau dua hektar, sedangkan ratusan hektar mereka yang kelola,” terang Anthon yang juga mantan Ketua FKPPI Kabupaten Pelalawan ini.

Untuk itu LSM Kejari meminta kepada Satgas PKH kawasan Konservasi TNTN untuk dapat membuat program prioritas dengan lebih mengutamakan penertiban dan tindakan hukum terhadap para pemilik lahan diatas 50 hektar.

“Penertiban ini tidak bisa serta merta tuntas dalam hitungan singkat. Apabila Satgas memakai skala prioritas maka warga pemilik lahan satu atau dua hektar akan dapat terselamatkan,” sebutnya.

Maka dari itu pihaknya berharap pemerintah maupun Satgas dapat memikirkan hal ini mengingat akan banyak yang menjadi korban dari perambahan kawasan Koservasi TNTN yang dilakukan para cukong atau pemilik modal besar.

“Laksanakanlah skala prioritas demi memberi kesempatan kepada pemilik lahan kecil untuk dapat melakukan relokasi mandiri,” katanya mengakhiri.

Tim Redaksi

Berita Terkait

Menteri Kehutanan RI Tinjau Lokasi Karhutla dan Gelar Bakti Kesehatan di Ukui Pelalawan
2.090 HEKTARE LAHAN ULAYAT PALAS MEMANAS! Dugaan Panjar Fantastis Mencuat, Aktivitas Panen Akasia Disorot — APH DITANTANG BONGKAR SIAPA YANG BERMAIN
LAHAN ULAYAT 2.090 HEKTARE DI DESA PALAS JADI SOROTAN: KADES SAMSARI DITUDING, PT ARARA ABADI DISOROT — APARAT DITANTANG BUKA-BUKAAN
LAPOR PAK BUPATI! KASI PMD (ASN) KEC.LANGGAM DIDUGA MENELANTARKAN ISTRI SIRIH DAN ANAKNYA YANG MASIH KECIL | “SAAT DIKONFIRMASI SELAMA 24 JAM BELIAU MEMILIH BUNGKAM”
DUGAAN PENELANTARAN ANAK OLEH OKNUM ASN DI KEC.LANGGAM MEMANAS, APARAT DIMINTA TIDAK TUTUP MATA: “INTEGRITAS PELAYAN PUBLIK DIPERTARUHKAN”
PERSOALAN LINGKUNGAN PT ADEI PLANTATION & INDUSTRY MEMANAS! TIGA PEJABAT UTAMA BUNGKAM, DUGAAN LIMBAH DAN SEMPADAN SUNGAI JADI SOROTAN — AKANKAH NEGARA DIAM?
BUNGKAMNYA 3 PEJABAT UTAMA PT ADEI PLANTATION & INDUSTRY, AKANKAH NEGARA TUTUP MATA? DESAKAN WARGA UNTUK MENGAUDIT LINGKUNGAN HIDUP MENGUAT, APARAT JANGAN HANYA MENJADI PENONTON!
Merampas 2 Unit Motor & Menyandera Wanita? NAGA LINTAS BERSUARA : “Apakah Polres Siak Berani Menangkap Amarones Nduru Cs?” Ingat Pak! Gaji Bapak dari Hasil Keringat Pajak Rakyat
Berita ini 37 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 11:55

“SAYA YANG PERINTAHKAN”!!! OKNUM DPRD DIDUGA INTERVENSI SEKOLAH & MELINDUNGI PELAKU KEJAHATAN ANAK! KETUM PPWI & PUBLIK DESAK POLDA SUMUT BUKTIKAN SIAPA YANG BERMAIN DI BALIK KASUS ANAK

Rabu, 16 September 2026 - 07:53

Polsek Kunto Darussalam Tangkap Pengedar Narkotika, Sita 33,45 Gram Sabu dan 3,53 Gram Ganja

Rabu, 16 September 2026 - 04:43

Wabup Husni Tamrin Gelar Pelatihan Imam dan Khatib, Perkuat Syiar Islam dan Regenerasi Tokoh Keagamaan di Pelalawan

Selasa, 15 September 2026 - 13:47

Di Tengah Kabut Asap, Kapolres Pelalawan Turun Langsung Bagikan Masker Gratis kepada Warganya

Selasa, 15 September 2026 - 03:56

Lima Anak Yatim Ingin Kembali Sekolah, Komnas PA Pelalawan Gandeng Baznas Wujudkan Harapan

Selasa, 15 September 2026 - 03:16

Prof. Dr. Sutan Nasomal: “Lantai Istana Semakin Licin oleh Liur Para Penjilat, Jangan Sampai Suara Rakyat Terhenti di Pintu Kekuasaan”

Senin, 14 September 2026 - 11:08

Resahkan Warga Kerumutan, Terduga Penyebar Konten Seksual Anak Diamankan Unit PPA Polres Pelalawan

Senin, 14 September 2026 - 08:33

Buka Lahan dengan Cara Membakar, Polisi Ringkus Tersangka Karhutla 1,5 Hektare di Langgam

Berita Terbaru