Tugas Pokok Satintelkam Polri : Garda Terdepan Deteksi Dini Gangguan Keamanan dan Makna Logo Arti Filosofis Sejarahnya

- Penulis

Jumat, 6 Februari 2026 - 19:45

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RIAU|Buserinvestigasi24.com

Satuan Intelijen dan Keamanan (Satintelkam) Kepolisian Negara Republik Indonesia memiliki peran strategis sebagai ujung tombak deteksi dini dan pencegahan gangguan keamanan serta ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Sebagai unsur pelaksana intelijen di lingkungan Polri, Satintelkam bertugas melakukan penyelidikan, pengamanan, dan penggalangan guna menghimpun serta mengolah informasi yang berkaitan dengan potensi ancaman, hambatan, tantangan, dan gangguan keamanan di tengah masyarakat. Sabtu (07/02/2026)

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain fungsi intelijen, Satintelkam juga memberikan pelayanan kepolisian kepada masyarakat, antara lain penerbitan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK), izin kegiatan masyarakat, serta pengawasan dan pengendalian senjata api non-organik TNI/Polri dan bahan peledak komersial, sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

Pelaksanaan tugas Satintelkam memiliki dasar hukum yang kuat, di antaranya Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia, serta sejumlah Peraturan Presiden dan Peraturan Kapolri yang mengatur struktur organisasi, kewenangan, dan mekanisme kerja fungsi intelijen keamanan.

Tugas Pokok Satintelkam Polri :

Penyelidikan

Menghimpun informasi dan intelijen keamanan untuk membaca potensi ancaman politik, sosial, ekonomi, budaya sebelum jadi badai.

Pengamanan

Mengamankan kegiatan masyarakat, objek vital, dan agenda strategis agar berjalan tertib dan aman.

Penggalangan

Membangun komunikasi, kepercayaan, dan kerja sama dengan tokoh serta elemen masyarakat demi stabilitas kamtibmas.

Deteksi & Pencegahan Dini

Mengidentifikasi gejala gangguan keamanan sejak dini dan meredamnya sebelum meledak.

Pelayanan Intelijen Kepolisian

Penerbitan SKCK

Izin keramaian/kegiatan masyarakat

Pengawasan dan perizinan senjata api non-organik TNI/Polri

Pengawasan bahan peledak komersial dan aspek intelijen terkait keamanan lainnya.

Dasar Hukum Satintelkam Polri

Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia

Moto Satintelkam Polri

“Deteksi Dini, Cegah Dini.”

Singkat, tajam, bernyawa.

Bekerja di balik layar, menjaga negeri tetap terang.

➜ Pasal 13, 14, dan 15

Menegaskan fungsi Polri dalam pemeliharaan kamtibmas, penegakan hukum, perlindungan, pengayoman, serta pelayanan masyarakat, termasuk fungsi intelijen keamanan.

Peraturan Presiden Nomor 52 Tahun 2010 tentang Susunan Organisasi dan Tata Kerja Kepolisian Negara Republik Indonesia

➜ Menjadi payung struktur organisasi Polri, termasuk fungsi intelijen keamanan.

Peraturan Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Perkap) Nomor 22 Tahun 2010

tentang Susunan Organisasi dan Tata Kerja pada Tingkat Kepolisian Daerah

➜ Mengatur keberadaan dan tugas Direktorat Intelkam/Satintelkam di tingkat Polda hingga Polres.

Perkap Polri Nomor 23 Tahun 2010

tentang Susunan Organisasi dan Tata Kerja pada Tingkat Kepolisian Resor dan Kepolisian Sektor

➜ Menjadi dasar operasional Satintelkam Polres dan fungsi intelijen di Polsek.

Baca Juga:  Pernyataan Ketua PGRI Riau Picu Kontroversi, Wilson Lalengke: Dia Perlu Belajar Lagi tentang Aturan Perundangan

Perkap Polri Nomor 5 Tahun 2012 tentang Registrasi dan Identifikasi Kendaraan Bermotor (terkait fungsi intelijen pelayanan tertentu)

➜ Bersinggungan dengan fungsi intelijen dalam pengawasan keamanan.

Peraturan Kapolri Nomor 18 Tahun 2014 tentang Tata Cara Penerbitan SKCK

➜ Menegaskan kewenangan Satintelkam dalam pelayanan SKCK.

Peraturan Kapolri Nomor 17 Tahun 2017 tentang Perizinan, Pengawasan, dan Pengendalian Senjata Api, Bahan Peledak, dan Peralatan Keamanan

➜ Landasan kuat fungsi intelijen pengamanan dan pengawasan.

Intinya:

Satintelkam tidak bergerak atas asumsi, tapi berdiri di atas undang-undang dan peraturan resmi negara.

Kerjanya senyap, tapi pijakannya keras hukum positif Republik Indonesia.

Dengan mengusung moto “Deteksi Dini, Cegah Dini”, Satintelkam dituntut mampu membaca situasi sebelum gangguan terjadi, sehingga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat dapat terus terjaga.

Keberadaan Satintelkam menjadi bagian penting dalam mendukung tugas Polri secara keseluruhan, khususnya dalam menciptakan rasa aman, tertib, dan kondusif bagi masyarakat serta menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Kenapa Logonya Wayang Prabu Kresna?

Karena intelijen tidak butuh sorotan, tapi butuh kecerdasan, kebijaksanaan, dan ketepatan. Dan Kresna adalah simbol paling pas untuk itu.

Makna Filosofis & Sejarahnya

1. Kresna = Otak Strategi, Bukan Otot Perang

Dalam Mahabharata, Kresna bukan panglima barisan, tapi:

Penasehat agung

Pengatur strategi perang Bharatayudha

Penentu arah kemenangan Pandawa

Persis intelijen: tidak di depan kamera, tapi menentukan hasil akhir.

2. Cerdas, Tenang, Membaca Situasi

Kresna dikenal:

Pandai membaca watak lawan dan kawan

Tenang di tengah konflik

Berpikir jauh ke depan

Ini sejajar dengan fungsi Satintelkam:

membaca ancaman sebelum terjadi, bukan sibuk setelah kejadian.

3. Licin Tapi Bermoral

Kresna sering dianggap “licik”, tapi licik demi kebenaran dan keadilan.

Dalam konteks negara:

Bukan tipu-tipu murahan

Tapi kecerdikan strategis demi stabilitas dan keselamatan bangsa

Intelijen memang tidak selalu lurus di permukaan, tapi harus lurus tujuannya.

4. Wayang = Akar Budaya Nusantara

Pemilihan wayang menegaskan:

Polri bukan institusi impor

Intelijen Indonesia berdiri di atas kearifan lokal dan jati diri bangsa

Kuat di akar, tajam di nalar

Makna Visual Secara Umum

Wayang Kresna → kecerdasan, kebijaksanaan, strategi senyap

Warna dominan → kewaspadaan, ketegasan, stabilitas

Bentuk lingkaran → perlindungan dan pengamanan berkelanjutan

Kesimpulan (tanpa basa-basi)

Jika Brimob itu perisai,

Reskrim itu pedang,

maka Satintelkam adalah otak.

Dan Prabu Kresna adalah simbol otak paling legendaris dalam sejarah Nusantara.

 

Penulis Berita : Jono.Ms

Berita Terkait

LAPOR PAK KAPOLRES! JUDI SABUNG AYAM & JUDI DADU DIDUGA BEBAS BEROPERASI DI SP1 LEMBAH SUBUR, KECAMATAN KRUMUTAN~HUKUM SEAKAN TAK BERTAJI
Media Bukan Alat Pelindung Kejahatan, Dugaan Mafia Tanah Tuding Masyarakat Lubuk Batu Tinggal Curi TBS, Siap Tempuh Jalur Hukum
UPACARA APEL BULAN KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA NASIONAL TAHUN 2026
Ketua Aliansi Pemuda Desa Kubangan Memberi Tempo tenggang Waktu kepada PT.Mitra Hutani Jaya dan SPA
Ketua PAC GRIB Jaya Seberida Dukung Polri Tetap di Bawah Pimpinan Presiden RI 
Baru Bebas Penjara, Pria di Kepenuhan Sejati Kembali Diciduk Polsek Kepnuhan dengan 23 Paket Sabu
Gajah diBunuh di Konsesi: Negara Absen, Korporasi Lalai
Kapolda Riau Tinjau Lokasi Gajah Mati dan berjanji Ungkap Pelaku
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 10 Februari 2026 - 17:35

LAPOR PAK KAPOLRES! JUDI SABUNG AYAM & JUDI DADU DIDUGA BEBAS BEROPERASI DI SP1 LEMBAH SUBUR, KECAMATAN KRUMUTAN~HUKUM SEAKAN TAK BERTAJI

Selasa, 10 Februari 2026 - 04:20

Media Bukan Alat Pelindung Kejahatan, Dugaan Mafia Tanah Tuding Masyarakat Lubuk Batu Tinggal Curi TBS, Siap Tempuh Jalur Hukum

Selasa, 10 Februari 2026 - 03:17

UPACARA APEL BULAN KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA NASIONAL TAHUN 2026

Senin, 9 Februari 2026 - 16:12

Ketua Aliansi Pemuda Desa Kubangan Memberi Tempo tenggang Waktu kepada PT.Mitra Hutani Jaya dan SPA

Minggu, 8 Februari 2026 - 10:41

Ketua PAC GRIB Jaya Seberida Dukung Polri Tetap di Bawah Pimpinan Presiden RI 

Minggu, 8 Februari 2026 - 08:53

Gajah diBunuh di Konsesi: Negara Absen, Korporasi Lalai

Minggu, 8 Februari 2026 - 07:38

Kapolda Riau Tinjau Lokasi Gajah Mati dan berjanji Ungkap Pelaku

Jumat, 6 Februari 2026 - 19:45

Tugas Pokok Satintelkam Polri : Garda Terdepan Deteksi Dini Gangguan Keamanan dan Makna Logo Arti Filosofis Sejarahnya

Berita Terbaru