Polres Pelalawan gelar Operasi Keselamatan Lancang kuning 2026

- Penulis

Senin, 2 Februari 2026 - 04:30

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pelalawan | Buserinvestigasi24.com

Polres Pelalawan menggelar Operasi Keselamatan Lancang Kuning 2026 selama 14 hari, terhitung mulai 2 hingga 15 Februari 2026. Operasi ini merupakan upaya kepolisian dalam menciptakan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah. Apel Ops Keselamatan Lancang Kuning 2026 ini dihadiri Forkopimda Pelalawan, PJU Polres Pelalawan, personil Polres Pelalawan, Perwakilan Tni AD, Dishub Pelalawan, Jasa Rahaja Pelalawan, Satpol PP Pelalawan, Perwakilan.Ojol dan.Maxim, dan perwakilan dari Pelajar Pangkalan Kerinci.

Amanat Waka Polda Riau Brigjen Hengki Hariyadi S.I.K , M.H yang dibacakan Wakapolres Pelalawan Kompol A. Rahmat, menyampaikan bahwa permasalahan lalu lintas saat ini tidak dapat dipandang secara sederhana. Sistem lalu lintas merupakan interaksi dinamis antara empat elemen utama, yakni manusia, infrastruktur jalan, teknologi kendaraan, dan lingkungan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, faktor manusia masih menjadi penyebab dominan kecelakaan lalu lintas dengan persentase mencapai 80 hingga 90 persen, akibat rendahnya disiplin, kurang konsentrasi, serta perilaku berkendara yang berisiko. Di sisi lain, kondisi infrastruktur, perkembangan teknologi kendaraan, serta faktor lingkungan seperti cuaca, pencahayaan, dan topografi turut berkontribusi terhadap terjadinya kecelakaan.

“Keempat elemen tersebut bertemu dalam satu ruang risiko bersama, yakni di jalan raya. Karena itu, diperlukan pengelolaan sistem lalu lintas yang menyeluruh, bukan hanya penindakan terhadap pelanggar,” ujar Kompol A. Rahmat saat membacakan amanat .Senin(2/2/2026)

Dalam Operasi Keselamatan Lancang Kuning 2026 ini, Polres Pelalawan mengedepankan langkah preemtif dan preventif yang didukung penegakan hukum secara selektif dan terukur melalui sistem tilang elektronik (ETLE mobile).

Baca Juga:  Polres Pelalawan Amankan Dua Truk Colt Diesel Diduga Angkut BBM Non Subsidi

Penindakan difokuskan pada sembilan pelanggaran prioritas, di antaranya penggunaan knalpot tidak sesuai standar pabrikan, kendaraan over dimensi dan over load, penggunaan sirene dan rotator ilegal, TNKB tidak sesuai ketentuan, penggunaan ponsel saat berkendara, kendaraan tidak laik jalan, pengendara sepeda motor tidak menggunakan helm, berboncengan lebih dari satu orang, serta parkir di bahu jalan terutama di kawasan wisata.

Selain penindakan berupa tilang, petugas di lapangan juga memberikan teguran secara humanis dan edukatif kepada pelanggar ringan sebagai bentuk pembinaan dan upaya meningkatkan kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas.

Berdasarkan data Operasi Keselamatan Lancang Kuning Tahun 2025, tercatat tiga kejadian kecelakaan lalu lintas dengan satu korban meninggal dunia. Sementara jumlah pelanggaran lalu lintas yang dilakukan penindakan mencapai 31.254 kasus.

Melalui operasi tahun ini, Polres Pelalawan menargetkan penurunan angka pelanggaran, kecelakaan, serta fatalitas korban lalu lintas.Sebanyak 1.126 personel Polda Riau dikerahkan dalam Operasi Keselamatan Lancang Kuning 2026. Seluruh personel diminta mengedepankan profesionalisme, keselamatan diri, serta bertindak persuasif dan humanis dalam pelaksanaan tugas.

Wakapolres Pelalawan menegaskan, Operasi Keselamatan Lancang Kuning bukan sekadar penegakan hukum, tetapi juga upaya membangun budaya tertib berlalu lintas di tengah masyarakat.

“Melalui operasi ini, kami berharap kesadaran dan kepatuhan masyarakat dalam berlalu lintas semakin meningkat, sehingga dapat menekan angka kecelakaan di wilayah hukum Polres Pelalawan,” dan adanya 0emberian helm kepada perwakilan pengemudi Ojol dan Pelajar SMA serta pemeriksaan pasukan dan semua kendaraan dinas. (Jono.Ms)

Berita Terkait

LAPOR PAK KAPOLRES! JUDI SABUNG AYAM & JUDI DADU DIDUGA BEBAS BEROPERASI DI SP1 LEMBAH SUBUR, KECAMATAN KRUMUTAN~HUKUM SEAKAN TAK BERTAJI
Media Bukan Alat Pelindung Kejahatan, Dugaan Mafia Tanah Tuding Masyarakat Lubuk Batu Tinggal Curi TBS, Siap Tempuh Jalur Hukum
UPACARA APEL BULAN KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA NASIONAL TAHUN 2026
Ketua Aliansi Pemuda Desa Kubangan Memberi Tempo tenggang Waktu kepada PT.Mitra Hutani Jaya dan SPA
Ketua PAC GRIB Jaya Seberida Dukung Polri Tetap di Bawah Pimpinan Presiden RI 
Baru Bebas Penjara, Pria di Kepenuhan Sejati Kembali Diciduk Polsek Kepnuhan dengan 23 Paket Sabu
Gajah diBunuh di Konsesi: Negara Absen, Korporasi Lalai
Kapolda Riau Tinjau Lokasi Gajah Mati dan berjanji Ungkap Pelaku
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 10 Februari 2026 - 17:35

LAPOR PAK KAPOLRES! JUDI SABUNG AYAM & JUDI DADU DIDUGA BEBAS BEROPERASI DI SP1 LEMBAH SUBUR, KECAMATAN KRUMUTAN~HUKUM SEAKAN TAK BERTAJI

Selasa, 10 Februari 2026 - 04:20

Media Bukan Alat Pelindung Kejahatan, Dugaan Mafia Tanah Tuding Masyarakat Lubuk Batu Tinggal Curi TBS, Siap Tempuh Jalur Hukum

Selasa, 10 Februari 2026 - 03:17

UPACARA APEL BULAN KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA NASIONAL TAHUN 2026

Senin, 9 Februari 2026 - 16:12

Ketua Aliansi Pemuda Desa Kubangan Memberi Tempo tenggang Waktu kepada PT.Mitra Hutani Jaya dan SPA

Minggu, 8 Februari 2026 - 10:41

Ketua PAC GRIB Jaya Seberida Dukung Polri Tetap di Bawah Pimpinan Presiden RI 

Minggu, 8 Februari 2026 - 08:53

Gajah diBunuh di Konsesi: Negara Absen, Korporasi Lalai

Minggu, 8 Februari 2026 - 07:38

Kapolda Riau Tinjau Lokasi Gajah Mati dan berjanji Ungkap Pelaku

Jumat, 6 Februari 2026 - 19:45

Tugas Pokok Satintelkam Polri : Garda Terdepan Deteksi Dini Gangguan Keamanan dan Makna Logo Arti Filosofis Sejarahnya

Berita Terbaru