Said Muklis, Kader HMI, Desak Polres Pelalawan Usut Tuntas Karhutla di Desa Merbau

- Penulis

Selasa, 31 Maret 2026 - 09:46

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pelalawan | Buserinvestigasi24.com

Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali terjadi di Desa Merbau, Kecamatan Bunut, Kabupaten Pelalawan. Peristiwa ini menuai sorotan keras dari berbagai kalangan, salah satunya datang dari Said Muklis, kader Himpunan Mahasiswa Islam (HMI). Selasa (31/03/2026)

Said Muklis dengan tegas mendesak pihak Polres Pelalawan untuk tidak tinggal diam dalam menghadapi persoalan yang terus berulang setiap tahunnya tersebut. Ia menilai, kebakaran hutan dan lahan bukan sekadar bencana biasa, melainkan kejahatan lingkungan yang harus diusut hingga tuntas.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami mendesak Polres Pelalawan segera turun tangan, menyelidiki secara menyeluruh dan mengusut siapa dalang di balik kebakaran ini. Jangan sampai kasus seperti ini terus terjadi tanpa ada kejelasan hukum,” tegas Said.

Menurutnya, lemahnya penegakan hukum selama ini menjadi salah satu faktor utama yang membuat praktik pembakaran lahan terus berulang. Ia juga meminta agar aparat penegak hukum segera melakukan pemasangan garis polisi (police line) di lokasi terdampak guna menjaga keaslian tempat kejadian perkara.

Baca Juga:  Parah!!! Judi Milik Aseng di Kayu Binggo Kembali Beroperasi, Polresta Pekanbaru Jangan Tutup Mata!

“Langkah awal yang harus dilakukan adalah memasang police line di lokasi karhutla. Ini penting untuk kepentingan penyelidikan, agar tidak ada pihak-pihak yang mencoba menghilangkan jejak atau bukti,” lanjutnya.

Said juga mengingatkan bahwa dampak karhutla tidak hanya merusak lingkungan, tetapi juga mengancam kesehatan masyarakat, mengganggu aktivitas ekonomi, serta mencoreng citra daerah di tingkat nasional maupun internasional.

Ia menegaskan, jika aparat penegak hukum tidak bertindak tegas, maka kepercayaan masyarakat terhadap institusi hukum akan semakin menurun.

“Jangan sampai hukum hanya tajam ke bawah dan tumpul ke atas. Siapapun yang terlibat harus diproses sesuai hukum yang berlaku, tanpa pandang bulu,” tutupnya.

Hingga berita ini diturunkan, masyarakat masih menunggu langkah konkret dari pihak kepolisian untuk menangani kasus kebakaran hutan dan lahan di Desa Merbau secara serius dan transparan.( JK)

Berita Terkait

Rokok ilegal Diduga Bebas Beredar di Bandung Barat, Aparat Didesak Bertindak Tegas
Pencurian Buah Kelapa Sawit di Pangkalan Kuras Tersangka Diamankan
Karhutla Mulai Terkendali, Bupati Zukri Apresiasi Kerja Keras Tim Gabungan di Pelalawan
Dermaga Hancur, Jalan Membusuk: Pemuda Sungai Ara “Menggugat” Kinerja Aparat Desa yang Dinilai Mandul
Rokok ilegal Marak di Bandung Barat, Negara Jangan Tunduk pada Jaringan Gelap
Kapolres Pelalawan Pimpin Langsung Pemadaman Karhutla di Teluk Meranti
Diserbu Ribuan Pengunjung, Z-Park Kian Kokoh Jadi Ikon Wisata Baru Pelalawan
Kapolres Pelalawan pimpin Serah terima Jabatan di Polres Pelalawan
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 31 Maret 2026 - 11:26

Rokok ilegal Diduga Bebas Beredar di Bandung Barat, Aparat Didesak Bertindak Tegas

Selasa, 31 Maret 2026 - 09:46

Said Muklis, Kader HMI, Desak Polres Pelalawan Usut Tuntas Karhutla di Desa Merbau

Selasa, 31 Maret 2026 - 07:19

Pencurian Buah Kelapa Sawit di Pangkalan Kuras Tersangka Diamankan

Senin, 30 Maret 2026 - 14:46

Karhutla Mulai Terkendali, Bupati Zukri Apresiasi Kerja Keras Tim Gabungan di Pelalawan

Minggu, 29 Maret 2026 - 16:37

Dermaga Hancur, Jalan Membusuk: Pemuda Sungai Ara “Menggugat” Kinerja Aparat Desa yang Dinilai Mandul

Sabtu, 28 Maret 2026 - 14:25

Kapolres Pelalawan Pimpin Langsung Pemadaman Karhutla di Teluk Meranti

Sabtu, 28 Maret 2026 - 07:56

Diserbu Ribuan Pengunjung, Z-Park Kian Kokoh Jadi Ikon Wisata Baru Pelalawan

Jumat, 27 Maret 2026 - 07:42

Kapolres Pelalawan pimpin Serah terima Jabatan di Polres Pelalawan

Berita Terbaru