Pelalawan | Buserinvestigasi24.com
Diduga Banyak Kredit Fiktip Hingga Mengalami Kerugian Di BPR Dana Amanah Kini Di Didalami Oleh Kortas Tipikor Mapolres Pelalawan, kerugian yang mencapai
Ratusan juta rupiah tersebut, diduga ada permainan oknum pegawai bank dana amanah kabupaten Pelalawan tahun 2023, ini media ketahui saat mengkonfirmasi salah satu anggota DPRD dari partai PKS Lutfhi pada Jum’at 9 Januari 2026, beliau menyampaikan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Benar kami telah mengadakan Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Pejabat Bank Dana Amanah yang merugi saat itu di tahun 2023, hingga miliaran rupiah, dengan alasan kredit macet,
Kredit macet sdh mulai membaik dan ada itikad baik setelah di mediasi oleh dirut baru, Kalo tidak ada itikad baik baru di lakukan pelelangan jaminan” ungkap politisi muda dari partai PKS, 9 Januari 2026.
Pendapatan Hasil Pengelolaan Kekayaan Daerah Yang Dipisahkan (HPKDYD) merupakan pendapatan yang diperoleh dari pengelolaan atau asset yang dimiliki oleh pemerintah daerah, yang telah di pisahkan dari anggaran umum daerah. Untuk BPR Dana Amanah pada tahun 2023 tidak mendapatkan deviden karena perusahaan merugi sebesar Rp. 515. 515.723,00. (Lima ratus lima belas juta lima ratus lima belas ribu tujuh ratus dua puluh tiga rupiah) Dikutip dari temuan BPK RI LHP No. 39/LHP/XVIII.PEK/12/2024.
Ditemukan juga pembangunan gedung kantor permanen yang di bangun oleh sekretariat Daerah kabupaten Pelalawan pada tahun pengadaan 2008, yang samai saat ini hanya bertempat di roko jalan lintas Timur pangkalan kerinci, apakah mungkin bangunan gedung kantor permanen tersebut adalah roko dengan nilai Rp. 356.300.000,-, publik bertanya-tanya dimanakah gedung kantor permanen tersebut.
Dikonfirmasi media ini Direktur BPR Dana Amanah Susan, melalui pesan WhatsApp messenger pribadinya 05 Februari 2026 menjawabnya singkat.
” Tahun 2023 bLm sy Direksinya, pak” ungkap Direktur BPR Dana Amanah Susan, singkat padat dan jelas tanpa basa-basi, selanjutnya ketika media ini menanyakan kembali, apakah langkah yang akan diambil ibu sebagai direksi sekarang untuk mengatasinya, direksi yang baru menjabat ini balik bertanya “Langkah maksudnya,pak?” Selanjutnya tidak menjawab lagi konfirmasi media ini via WhatsApp.
Dikonfirmasi terkait bangunan gedung permanen dan status kantor saat ini di saat ini, sewa atau milik sendiri, direksi BPR Dana Amanah Susan pangkalan kerinci kabupaten Pelalawan, tak membalas lagi alias tidak merespon dengan baik. (Syafrudin)





















