PELALAWAN | Buserinvestigasi24.com
Rasa empati dan kepedulian terhadap warga kembali ditunjukkan Wakil Bupati Pelalawan H.Husni Tamrin,SH. Di tengah suasana duka yang dialami Antono (40), petani karet asal Desa Pangkalan Gondai, Kecamatan Langgam, Husni Tamrin menyempatkan diri menjenguk korban yang tengah menjalani perawatan intensif di RS Selasih Pangkalan Kerinci.
Kunjungan tersebut menjadi wujud nyata kehadiran Pemerintah Kabupaten Pelalawan dalam memberikan dukungan moral kepada masyarakat yang sedang tertimpa musibah.
Antono mengalami luka serius setelah diduga diserang seekor beruang liar saat menyadap getah karet di kebunnya pada Rabu (05/08/2026) pagi. Akibat kejadian itu, korban mengalami luka pada bagian kepala dan wajah sehingga harus mendapatkan penanganan medis secara intensif.
Di ruang perawatan, Wakil Bupati berbincang langsung dengan korban dan keluarganya. Dengan penuh kehangatan, ia menyampaikan doa serta memberikan semangat agar Antono segera pulih dan dapat kembali berkumpul serta beraktivitas bersama keluarganya.
«”Saya turut prihatin atas musibah yang dialami Bapak Antono. Semoga Allah SWT memberikan kesembuhan, kekuatan, dan kesehatan sehingga beliau dapat segera beraktivitas kembali. Pemerintah Kabupaten Pelalawan akan terus hadir untuk masyarakat, terutama ketika warga sedang menghadapi cobaan,” ujar Husni Tamrin kepada awak Media Buserinvestigasi24.com.»
Selain memberikan dukungan kepada korban, Wakil Bupati juga mengingatkan masyarakat yang beraktivitas di kawasan perkebunan maupun wilayah yang berbatasan dengan hutan agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kemunculan satwa liar.
Menurutnya, keselamatan masyarakat merupakan prioritas utama. Karena itu, diperlukan sinergi antara pemerintah, instansi terkait, aparat, dan masyarakat dalam melakukan langkah-langkah pencegahan serta penanganan apabila terjadi konflik antara manusia dan satwa liar.
Kehadiran Husni Tamrin di RS Selasih mendapat sambutan hangat dari keluarga korban. Bagi mereka, kunjungan tersebut bukan sekadar bentuk perhatian pemerintah, melainkan juga menjadi penyemangat di tengah situasi sulit yang sedang dihadapi.
Peristiwa yang menimpa Antono menjadi pengingat bahwa potensi konflik antara manusia dan satwa liar masih menjadi tantangan di sejumlah wilayah Kabupaten Pelalawan. Oleh karena itu, diharapkan upaya mitigasi, edukasi kepada masyarakat, serta koordinasi dengan instansi yang berwenang dapat terus diperkuat guna meminimalkan risiko kejadian serupa di masa mendatang.
Melalui kepedulian yang ditunjukkan kepada warganya, Pemerintah Kabupaten Pelalawan menegaskan komitmennya untuk selalu hadir, tidak hanya dalam pembangunan, tetapi juga dalam memberikan perhatian, kepedulian, dan pelayanan kepada masyarakat yang sedang membutuhkan. (Jono.Ms)



















