Pelalawan | Buserinvestigasi24.com
Suasana penuh kehangatan dan kebersamaan terasa begitu kental dalam kegiatan Halal Bihalal Paguyuban Jawa Pamitran Kecamatan Pangkalan Kuras yang digelar di kediaman H.Turmin, di Sorek Satu, Kecamatan Pangkalan Kuras, Kabupaten Pelalawan, pada Minggu (12/04/2026) mulai pukul 18.30 WIB hingga selesai.
Acara yang berlangsung dalam suasana sederhana namun penuh makna ini menjadi momen penting bagi warga Jawa di tanah rantau untuk kembali mempererat tali paseduluran dan menjaga tradisi luhur budaya Jawa yang telah diwariskan oleh para leluhur.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Sejak awal kegiatan, para tamu yang hadir tampak saling bersalaman dan bermaaf-maafan dengan penuh kehangatan. Senyum dan sapaan khas masyarakat Jawa menciptakan suasana guyub rukun, memperlihatkan betapa kuatnya rasa kekeluargaan di antara sesama perantau.
Halal Bihalal ini bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan juga menjadi wadah untuk mempererat hubungan batin antar anggota paguyuban serta menjaga nilai-nilai budaya seperti tepo seliro, andhap asor, dan gotong royong yang selama ini menjadi jati diri masyarakat Jawa.Kegiatan semakin khidmat dengan tausiyah yang disampaikan oleh Ustadz Umar Satun. Dalam ceramahnya, ia mengajak seluruh hadirin untuk menjadikan momentum Halal Bihalal sebagai sarana membersihkan hati, memperkuat ukhuwah, serta menumbuhkan rasa persaudaraan di tengah kehidupan bermasyarakat.
“Halal Bihalal adalah tradisi yang sangat indah, Ini bukan hanya tentang saling memaafkan tetapi juga tentang memperkuat persaudaraan, menjaga kerukunan, dan menanamkan nilai-nilai kebaikan dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Ustadz Umar Satun dalam tausiyahnya.
Ia juga mengingatkan bahwa kehidupan di tanah perantauan akan terasa lebih ringan jika dijalani dengan kebersamaan dan saling peduli antar sesama.Di tengah berbagai tantangan kehidupan, semangat kebersamaan seperti inilah yang menjadi kekuatan bagi masyarakat Jawa di rantau untuk tetap berdiri teguh, saling mendukung, dan menjaga harmoni dalam kehidupan sosial.
Acara kemudian ditutup dengan doa bersama serta ramah tamah yang berlangsung penuh keakraban. Para hadirin menikmati suasana hangat khas pertemuan keluarga besar, diiringi canda tawa dan cerita penuh nostalgia tentang kampung halaman di Jawa.
Momentum Halal Bihalal Paguyuban Jawa Pamitran ini menjadi bukti bahwa meskipun berada jauh dari tanah kelahiran, nilai-nilai luhur budaya Jawa tetap hidup dan terjaga di tengah masyarakat.
Di Bumi Melayu Kabupaten Pelalawan ini, semangat guyub rukun lan seduluran sak lawase terus menjadi perekat kebersamaan, mengajarkan bahwa sejauh apa pun merantau, budaya dan persaudaraan akan selalu menjadi rumah bagi setiap hati yang merindukan kebersamaan.
Penulis Berita : Jono.Ms




















