Riau | Pekanbaru | Buserinvestigasi24.com
Dokter Spesialis Paru, dr. Indra Yovi, mengingatkan masyarakat bahwa seseorang dapat dinyatakan positif narkoba akibat terpapar asap ganja secara pasif, meskipun tidak mengonsumsinya secara langsung. Risiko tersebut dinilai lebih besar apabila paparan terjadi di dalam ruangan tertutup dengan sirkulasi udara yang buruk.
“Seperti halnya asap rokok biasa, orang yang berada di sekitar juga bisa terpapar. Saat dilakukan tes, hasilnya bisa positif karena terpapar secara pasif, bukan karena mengisap secara aktif. Kalau rokok biasa tidak menyalahi hukum, tetapi ganja tentu berbeda karena termasuk narkotika,” ujar dr. Indra Yovi saat dikonfirmasi wartawan melalui sambungan telepon di Pekanbaru, Kamis (28/5/2026).
Menurutnya, zat dari asap ganja yang masuk ke tubuh dapat terdeteksi dalam pemeriksaan tertentu, meski hanya berasal dari paparan lingkungan sekitar.
“Kalau melalui rambut, jejaknya bisa bertahan hingga satu bulan. Sedangkan melalui urine, umumnya sekitar dua minggu,” jelasnya.
Ia juga menegaskan bahwa paparan asap ganja tidak membutuhkan waktu lama untuk memengaruhi hasil tes narkoba seseorang, terutama bila berada di ruang tertutup tanpa ventilasi memadai.
“Sebentar saja sudah bisa terpapar. Intinya, orang yang tidak mengisap pun tetap bisa terkena dampaknya secara pasif. Untuk kembali negatif biasanya tinggal menunggu waktu hingga zat tersebut hilang dari tubuh,” tambahnya.
Paparan asap ganja secara pasif diketahui berpotensi menyebabkan hasil positif pada tes narkoba, walaupun kemungkinan tersebut lebih kecil dibandingkan pengguna aktif. Namun, sejumlah faktor seperti intensitas paparan, lamanya berada di lokasi, serta kondisi ventilasi ruangan menjadi penentu utama.
Risiko dinilai lebih tinggi apabila paparan terjadi di area tertutup dengan sirkulasi udara minim, seperti di dalam mobil, toilet umum, atau ruangan tanpa ventilasi yang memadai.
Masyarakat diimbau untuk lebih waspada terhadap lingkungan sekitar guna menghindari dampak kesehatan maupun konsekuensi hukum akibat paparan narkotika secara tidak langsung.
Penulis : Jono.Ms
(Tim Prabu Siliwangi)





















