Luar Biasa! Bupati Pelalawan Turun Langsung Tinjau Warganya Yang Kena macet di KM 83 Desa Kemang, Pekerjaan Jalan Dihentikan Sementara

- Penulis

Kamis, 25 Juni 2026 - 12:31

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PELALAWAN | Buserinvestigasi24.com

Menindaklanjuti keluhan masyarakat terkait kemacetan panjang yang terjadi di ruas Jalan Lintas Timur tepatnya di KM 83 Desa Kemang, Kabupaten Pelalawan, Bupati Pelalawan H.Zukri,S.M.,M.M turun langsung ke lokasi pada, Kamis (25/06/2026).

Kunjungan tersebut dilakukan sebagai bentuk respons cepat Pemerintah Kabupaten Pelalawan terhadap keresahan masyarakat yang dalam beberapa hari terakhir harus menghadapi antrean kendaraan hingga berjam-jam akibat pekerjaan perbaikan jalan di kawasan tersebut.

Dalam peninjauan itu, Bupati didampingi Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Pelalawan Irham Nisbar, ST., MT., Kanit Lantas, serta pihak kontraktor pelaksana pekerjaan.

Berdasarkan informasi yang diterima pemerintah daerah, kemacetan yang terjadi menyebabkan antrean kendaraan mengular cukup panjang. Bahkan sejumlah pengguna jalan mengaku harus menunggu hingga sekitar enam jam untuk dapat melintasi titik perbaikan jalan.

Melihat kondisi tersebut secara langsung, Bupati Zukri segera menggelar koordinasi bersama seluruh pihak terkait guna mencari langkah terbaik untuk mengurai kepadatan lalu lintas sekaligus memastikan aktivitas masyarakat tidak terganggu lebih lama.

Selain itu, Bupati juga mengimbau seluruh pengguna jalan untuk tetap tertib dan mematuhi aturan lalu lintas. Ia meminta agar pengendara tidak menerobos antrean karena tindakan tersebut justru dapat memperparah kemacetan dan menghambat upaya petugas dalam mengatur arus kendaraan.

Sebagai langkah cepat, Pemerintah Kabupaten Pelalawan memutuskan menghentikan sementara pekerjaan perbaikan jalan hingga hari Minggu mendatang. Keputusan ini diambil untuk memberikan ruang bagi kelancaran arus kendaraan yang saat ini mengalami peningkatan volume, terutama selama masa libur sekolah.

Baca Juga:  Wabup Pelalawan Husni Tamrin Kembali Gaungkan Gerakan Subuh Berjamaah, Perkuat Spirit Iman dan Kebersamaan Umat

Tidak hanya itu, pemerintah juga akan melakukan penataan bahu jalan serta menutup akses Jalan Simpang Samak guna mencegah kendaraan masuk dari jalur alternatif yang berpotensi menambah kepadatan di titik kemacetan.

Bupati Zukri menegaskan bahwa pemerintah memahami kesulitan yang dirasakan masyarakat akibat antrean panjang tersebut. Oleh karena itu, berbagai langkah penanganan dilakukan agar mobilitas warga kembali lancar, termasuk memastikan kendaraan prioritas seperti ambulans, mobil pemadam kebakaran, dan layanan darurat lainnya dapat melintas tanpa hambatan.

“Hasil peninjauan hari ini, untuk sementara pekerjaan kita hentikan sampai hari Minggu dan selanjutnya akan kita evaluasi kembali. Kami juga meminta agar bahu jalan ditata sehingga tidak ada lagi kendaraan yang menerobos antrean. Saat ini volume lalu lintas cukup tinggi karena masa libur sekolah, sehingga pekerjaan kita hentikan sementara. Namun untuk pekerjaan box culvert tetap dilanjutkan karena secara teknis tidak memungkinkan untuk dihentikan,” ujar Bupati Zukri kepada awak media Buserinvestigasi24.com saat berada di lokasi.

Meskipun pekerjaan box culvert tetap berjalan sesuai kebutuhan teknis, Pemerintah Kabupaten Pelalawan berharap langkah-langkah yang telah diambil dapat mempercepat penguraian antrean kendaraan, sehingga arus lalu lintas kembali normal dan masyarakat dapat beraktivitas dengan aman, nyaman, serta lancar.

Kehadiran Bupati di lokasi juga menjadi bukti komitmen pemerintah daerah untuk selalu hadir di tengah masyarakat, mendengar langsung keluhan warga, serta mengambil keputusan cepat demi kepentingan dan kenyamanan bersama.

(Jono.Ms)

Berita Terkait

K.Yose Silaban,S.H. & Partner Desak Kasat Reskrim Polres Siak Segera Tangkap dan Proses Hukum “AMARONES NDURU Cs” — Tokoh Adat Nias Bersuara: “Kalau Tak Sanggup Bekerja Untuk Rakyat, Mundur Saja Pak!”
Aipda Marmin,S.H, Bersama Pemerintah Desa Salurkan Sembako untuk Warga Kurang Mampu, Wujud Kepedulian HUT Bhayangkara ke-80
PT.MERIDAN SEJATI SURYA PLANTATION/ANAK PERUSAHAAN SURYA DUMAI GROUP DIDUGA MELINDUNGI DAN MEMELIHARA SEORANG “PERAMPOK/BEGAL”
PT.Meridan Sejati Surya Plantation (PT.MSSP) Diduga MELINDUNGI dan MEMELIHARA “Amarones Nduru Cs” Pelaku Perampasan 2 Unit Motor Milik Firman Jaya Lase & Diana Rohani Laia
Merampas 2 Unit Motor & Menyandera Wanita? NAGA LINTAS BERSUARA : “Apakah Polres Siak Berani Menangkap Amarones Nduru Cs?” Ingat Pak! Gaji Bapak dari Hasil Keringat Pajak Rakyat
Ketum PPWI Desak Kasat Reskrim Polres Siak Segera Tuntaskan Kasus, “Amarones Nduru Cs” Diminta Diproses Hukum, Warga: Kepastian Hukum Adalah Hak Masyarakat & Keadilan Harus Hadir
Jeritan Korban dari Balik Kebun Sawit: Dua Motor Dirampas, Seorang Istri Diduga Ditahan, Warga Desak Polisi Segera Tangkap! “AMARONES NDURU CS”
Prof.Dr.Sutan Nasomal Dorong Pemerintah Perketat Penanganan Fenomena LGBT di Indonesia
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 18 Juni 2026 - 23:39

PROF.DR.SUTAN NASOMAL SESALKAN PENGANIAYAAN ART INDONESIA DI MALAYSIA, DESAK PEMERINTAH PERKUAT PERLINDUNGAN PMI

Kamis, 18 Juni 2026 - 12:12

LSM GEMPUR Apresiasi Kinerja Polres Pelalawan dalam Mengungkap Kasus Perampokan Kasir PT.MPT

Kamis, 18 Juni 2026 - 11:44

Prof.Dr.Sutan Nasomal Kritik Wacana Peningkatan Pajak untuk Menutup Utang Negara: “Jangan Bebankan Rakyat yang Sudah Tertekan”

Kamis, 18 Juni 2026 - 11:36

Selebgram Habib HDW Soroti Aturan Wajib NIB bagi Kreator Konten

Kamis, 18 Juni 2026 - 11:26

Wakil Bupati Pelalawan Hadiri Penyerahan LHP BPK RI, Tegaskan Komitmen Tata Kelola Keuangan yang Transparan dan Akuntabel

Kamis, 18 Juni 2026 - 02:23

Penolakan Menguat, Pengangkatan Juhari sebagai Kepala Sekolah Definitif SDN 013 Kampung Baru Dipersoalkan

Selasa, 16 Juni 2026 - 15:25

Diduga Bermasalah, Warga Keluhkan Kualitas MBG Balita di Pangkalan Kerinci: Buah Busuk Berulang Kali, Pengawasan Dipertanyakan

Senin, 15 Juni 2026 - 15:06

Prof.Dr.Sutan Nasomal,S.H.,M.H.: “Membebankan Utang Negara kepada Rakyat Melalui Pajak Bukan Solusi”

Berita Terbaru