Dari PT.LIH ke PT.PHI, Tuntutan Kemitraan 20 Persen Warga Kuala Terusan Belum Mendapat Kepastian

- Penulis

Senin, 31 Agustus 2026 - 22:02

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PELALAWAN | Buserinvestigasi24.com

Perjuangan masyarakat Desa Kuala Terusan, Kabupaten Pelalawan, untuk memperoleh kepastian terkait kemitraan perkebunan pola inti-plasma kembali menjadi perhatian. Setelah berlangsung selama bertahun-tahun dan melalui sejumlah agenda audiensi, masyarakat menyebut tuntutan kemitraan sebesar 20 persen hingga kini belum memperoleh kepastian sebagaimana yang mereka harapkan. Selasa (01/09/2026).

Tuntutan tersebut diperjuangkan oleh Aliansi Pemuda dan Masyarakat Desa Kuala Terusan, yang meminta adanya kejelasan terkait realisasi kemitraan dari areal izin usaha perkebunan yang berada di wilayah Desa Kuala Terusan. Persoalan ini disebut bukan baru muncul dalam beberapa bulan terakhir. Menurut pihak aliansi, perjuangan masyarakat telah berlangsung sejak masa pengelolaan perusahaan sebelumnya, yakni PT LIH, sebelum kemudian beralih kepada PT PHI.

Sepanjang Mei hingga Agustus 2026, masyarakat bersama pemerintah desa telah melakukan sedikitnya tiga kali audiensi untuk membahas persoalan tersebut. Namun, berdasarkan keterangan pihak aliansi, hingga memasuki penghujung Agustus 2026, jawaban final terkait tuntutan 20 persen kemitraan yang mereka nantikan belum juga diterima.

Ketua Aliansi Pemuda dan Masyarakat Desa Kuala Terusan, Josep, mengatakan masyarakat pada prinsipnya masih mengedepankan mekanisme dialog dan musyawarah. Namun, menurutnya, proses tersebut perlu diikuti dengan kejelasan dan langkah konkret agar tidak terus berulang tanpa kepastian.

«“Perjuangan ini sudah cukup lama. Kami sudah beberapa kali melakukan audiensi. Bahkan pada pertemuan terakhir diberikan tenggat waktu sampai akhir Agustus untuk mendapatkan jawaban dari perusahaan,” ujar Josep kepada awak media Buserinvestigasi24.com»

Baca Juga:  PASAR MALAM DESA UKUI DIDUGA JADI ARENA JUDI BERKEDOK PERMAINAN — APARAT JANGAN TUTUP MATA!

Dalam prosesnya, masyarakat dan pemerintah desa disebut telah melibatkan sejumlah pihak untuk mencari jalan keluar, di antaranya DPMPTSP Kabupaten Pelalawan, Intel Polres Pelalawan, serta Kejaksaan Negeri Pelalawan. Pelibatan berbagai pihak tersebut menunjukkan bahwa masyarakat masih berupaya menyelesaikan persoalan melalui jalur komunikasi dan koordinasi secara terbuka.

Kini, perhatian masyarakat tertuju pada tindak lanjut PT PHI terhadap tuntutan kemitraan tersebut. Warga berharap terdapat kejelasan mengenai status tuntutan 20 persen serta langkah konkret yang dapat dilakukan untuk menyelesaikan persoalan yang telah berlangsung cukup lama.

Bagi masyarakat Kuala Terusan, kepastian menjadi hal yang paling utama. Mereka berharap proses audiensi yang telah dilakukan tidak berhenti sebatas pertemuan dan penyampaian aspirasi, tetapi menghasilkan solusi yang dapat dipahami dan diterima oleh seluruh pihak.

Hingga berita ini diterbitkan, belum terdapat keterangan resmi dari pihak PT PHI mengenai tuntutan kemitraan 20 persen sebagaimana disampaikan Aliansi Pemuda dan Masyarakat Desa Kuala Terusan. Ruang klarifikasi dan hak jawab tetap terbuka bagi pihak perusahaan maupun pihak terkait lainnya.

(Jono.Ms).

Berita Terkait

PROF. DR. SUTAN NASOMAL GUNCANG PUBLIK: “PRESIDEN JANGAN TUTUP MATA! EMPAT BULAN HUTAN TERBAKAR, RAKYAT MENGHIRUP ASAP—APH WAJIB UNGKAP SIAPA DALANGNYA!”
PROF. DR. SUTAN NASOMAL: KARHUTLA ANCAM KESELAMATAN RAKYAT, PEMERINTAH DIMINTA BUKA PINTU BANTUAN INTERNASIONAL
PROF. DR. KH. SUTAN NASOMAL APRESIASI PRESTASI SDN CIBATOK 03: BARU ENAM BULAN BERLATIH, EKSKUL TAEKWONDO RAIH DUA MEDALI PERUNGGU BAPOPSI CUP 2026
PROF. DR. SUTAN NASOMAL: HUKUMAN BERAT BAGI KORUPTOR HARUS DITEGAKKAN, PEMISKINAN RAKYAT TAK BOLEH DIBIARKAN!
APBD SIAK AMBRUK HAMPIR Rp:1 TRILIUN! PROF. SUTAN NASOMAL DESAK PUSAT BUKA KARTU: JANGAN PENDIDIKAN DAN KESEHATAN RAKYAT JADI TUMBAL!
Prof. Dr. Sutan Nasomal Ajak Publik Bersikap Objektif soal Penurunan APBD Siak: Jangan Terburu-buru Salahkan Bupati Afni, Kepentingan Rakyat Harus Diutamakan
SKANDAL KERACUNAN MBG! 103 SISWA SMPN 2 CISARUA DIDUGA TERDAMPAK : PROF. DR. SUTAN NASOMAL DESAK PRESIDEN PRABOWO TURUN TANGAN: USUT TUNTAS, PERIKSA PENGELOLA SPPG, JANGAN BIARKAN HUKUM TUMPUL KEBAWAH!
Peringati HUT 62 Tahun Partai Golkar; Pengurus Golkar Pelalawan Ziarah Taman Makam Pahlawan & Potong Tumpeng
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 09:11

PROF. DR. SUTAN NASOMAL GUNCANG PUBLIK: “PRESIDEN JANGAN TUTUP MATA! EMPAT BULAN HUTAN TERBAKAR, RAKYAT MENGHIRUP ASAP—APH WAJIB UNGKAP SIAPA DALANGNYA!”

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 11:48

PROF. DR. SUTAN NASOMAL: KARHUTLA ANCAM KESELAMATAN RAKYAT, PEMERINTAH DIMINTA BUKA PINTU BANTUAN INTERNASIONAL

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 11:41

PROF. DR. KH. SUTAN NASOMAL APRESIASI PRESTASI SDN CIBATOK 03: BARU ENAM BULAN BERLATIH, EKSKUL TAEKWONDO RAIH DUA MEDALI PERUNGGU BAPOPSI CUP 2026

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 10:15

PROF. DR. SUTAN NASOMAL: HUKUMAN BERAT BAGI KORUPTOR HARUS DITEGAKKAN, PEMISKINAN RAKYAT TAK BOLEH DIBIARKAN!

Kamis, 22 Oktober 2026 - 09:33

APBD SIAK AMBRUK HAMPIR Rp:1 TRILIUN! PROF. SUTAN NASOMAL DESAK PUSAT BUKA KARTU: JANGAN PENDIDIKAN DAN KESEHATAN RAKYAT JADI TUMBAL!

Rabu, 21 Oktober 2026 - 15:28

SKANDAL KERACUNAN MBG! 103 SISWA SMPN 2 CISARUA DIDUGA TERDAMPAK : PROF. DR. SUTAN NASOMAL DESAK PRESIDEN PRABOWO TURUN TANGAN: USUT TUNTAS, PERIKSA PENGELOLA SPPG, JANGAN BIARKAN HUKUM TUMPUL KEBAWAH!

Rabu, 21 Oktober 2026 - 08:18

Peringati HUT 62 Tahun Partai Golkar; Pengurus Golkar Pelalawan Ziarah Taman Makam Pahlawan & Potong Tumpeng

Rabu, 21 Oktober 2026 - 03:10

PROF. DR. SUTAN NASOMAL APRESIASI ASMIDAR, S.Pd. TERPILIH SEBAGAI KETUA PGRI PEREMPUAN PERTAMA DI KUTA BAHARU: MOMENTUM BERSEJARAH BAGI PENDIDIKAN ACEH SINGKIL

Berita Terbaru