Masyarakat Demo Tuntut Hak Buruh kepada PT.Nafasindo,Prof. Sutan Nasomal Minta Forkopimda Aceh Singkil Segera Fasilitasi Penyelesaian

- Penulis

Selasa, 19 Mei 2026 - 03:29

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aceh Singkil|Buserinvestigasi24.com

Gelombang aksi damai masyarakat bersama mantan karyawan PT.Nafasindo mengguncang Kabupaten Aceh Singkil. Massa mendatangi kantor perusahaan, DPRK Aceh Singkil hingga Kantor Bupati untuk menuntut penyelesaian hak-hak tenaga kerja yang dinilai belum dipenuhi sesuai ketentuan Undang-Undang Ketenagakerjaan.

Dalam aksi tersebut, para demonstran menyoroti dugaan tidak terpenuhinya hak-hak karyawan, mulai dari uang pesangon, uang penghargaan masa kerja hingga uang penggantian hak lainnya bagi sejumlah pekerja, termasuk karyawan yang telah meninggal dunia.

Menanggapi persoalan tersebut, Prof. Dr. Sutan Nasomal SH MH selaku Penanggung Jawab Timpas 1 mendesak Bupati Aceh Singkil agar segera mengambil langkah tegas dengan memerintahkan Dinas Tenaga Kerja untuk turun langsung menjembatani penyelesaian sengketa antara pekerja dan pihak perusahaan.

“Bupati Aceh Singkil bersama Kadisnaker, Kapolres dan Dandim harus segera memfasilitasi penyelesaian sengketa ini agar tercapai kesepakatan damai yang adil dan menguntungkan kedua belah pihak. Ini penting agar menjadi contoh bagi perusahaan lain supaya tidak bermain spekulasi terhadap hak-hak buruh,” ujar Prof. Sutan Nasomal saat memberikan keterangannya kepada sejumlah pimpinan redaksi media cetak dan online dari Jakarta melalui sambungan telepon, Selasa (19/05/2026).

Aksi demonstrasi dipimpin oleh salah satu koordinator lapangan, April Siregar. Dalam orasinya, ia menegaskan bahwa pihaknya menuntut PT Nafasindo segera membayarkan hak-hak dua karyawan yang telah meninggal dunia kepada ahli waris masing-masing.

Menurut April, salah satu pekerja yang telah wafat diketahui telah mengabdi selama kurang lebih 15 tahun di perusahaan tersebut. Namun hingga kini, hak-hak ketenagakerjaan yang seharusnya diterima ahli waris dinilai belum dipenuhi secara layak.

“Bahkan ada beberapa karyawan lain yang sampai hari ini hak-haknya belum dibayarkan sama sekali. Kami menduga Dinas Tenaga Kerja kurang berpihak kepada pekerja dan cenderung lebih membela perusahaan,” tegasnya di hadapan massa aksi.

Baca Juga:  UPACARA APEL BULAN KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA NASIONAL TAHUN 2026

Dalam aksi damai tersebut, para demonstran menyampaikan empat tuntutan utama, yakni:

Membentuk Tim K3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja) di lingkungan perusahaan.

Mendesak Dinas Tenaga Kerja mengusulkan penghentian operasional perusahaan apabila terbukti melanggar aturan K3.

Mengawal dan mendesak perusahaan segera membayarkan hak-hak karyawan yang telah meninggal dunia kepada ahli waris.

Mendukung proses hukum terhadap warga negara asing asal Malaysia yang diduga terkait dalam persoalan tersebut agar segera diproses sesuai hukum yang berlaku. Karena tidak memperoleh jawaban memuaskan dari pihak manajemen PT Nafasindo, massa kemudian bergerak menuju Kantor DPRK Aceh Singkil untuk meminta dukungan dan pengawalan terhadap tuntutan mereka.

Kedatangan massa diterima langsung oleh Ketua DPRK Aceh Singkil, H. Amaliun, didampingi anggota Komisi II Juliadi Bancin dan Warman SH. Dalam pertemuan tersebut, pihak DPRK menyatakan siap mengawal persoalan itu hingga tuntas.

Usai dari DPRK, massa melanjutkan aksi ke Kantor Bupati Aceh Singkil dan disambut langsung oleh Bupati H. Safriadi Oyon. Di hadapan para demonstran, Bupati menyatakan kesiapannya untuk memfasilitasi mediasi antara pihak pekerja dengan manajemen PT Nafasindo dalam waktu dekat.

“Kami akan segera memanggil pihak manajemen PT Nafasindo agar persoalan ini dapat diselesaikan secepat mungkin. Hak-hak pekerja yang menjadi kewajiban perusahaan harus dituntaskan,” tegas Bupati Safriadi Oyon. Sementara itu, masyarakat berharap pemerintah daerah, aparat penegak hukum dan instansi terkait dapat bertindak objektif dan profesional agar penyelesaian persoalan ketenagakerjaan tersebut berjalan transparan serta memberikan rasa keadilan bagi seluruh pihak.

Narasumber:

Prof. Dr. Sutan Nasomal SH MH — Pakar Hukum Internasional, Pakar Ekonomi Nasional, Ketua Umum Perkumpulan Advokat Muda Indonesia.

Berita Terkait

2.090 HEKTARE LAHAN ULAYAT PALAS MEMANAS! Dugaan Panjar Fantastis Mencuat, Aktivitas Panen Akasia Disorot — APH DITANTANG BONGKAR SIAPA YANG BERMAIN
LAHAN ULAYAT 2.090 HEKTARE DI DESA PALAS JADI SOROTAN: KADES SAMSARI DITUDING, PT ARARA ABADI DISOROT — APARAT DITANTANG BUKA-BUKAAN
Warga Geram! Galian C ilegal Diduga Milik “Muklis dan Darlin” di Rawang Kao Terus Beroperasi, Aparat Diminta Segera Turun Tangan dan Bertindak Tegas!
LAPOR PAK KAPOLRES! DUGAAN JUDI SABUNG AYAM SEMAKIN MENGGILA DAN MERESAHKAN WARGA DI BUKIT KESUMA, DISEBUT BEBAS BEROPERASI LEBIH DARI SATU TAHUN – WARGA MENYEBUT “NABABAN” SEBAGAI KORLAP
LAPOR PAK BUPATI! KASI PMD (ASN) KEC.LANGGAM DIDUGA MENELANTARKAN ISTRI SIRIH DAN ANAKNYA YANG MASIH KECIL | “SAAT DIKONFIRMASI SELAMA 24 JAM BELIAU MEMILIH BUNGKAM”
DUGAAN PENELANTARAN ANAK OLEH OKNUM ASN DI KEC.LANGGAM MEMANAS, APARAT DIMINTA TIDAK TUTUP MATA: “INTEGRITAS PELAYAN PUBLIK DIPERTARUHKAN”
PERSOALAN LINGKUNGAN PT ADEI PLANTATION & INDUSTRY MEMANAS! TIGA PEJABAT UTAMA BUNGKAM, DUGAAN LIMBAH DAN SEMPADAN SUNGAI JADI SOROTAN — AKANKAH NEGARA DIAM?
BUNGKAMNYA 3 PEJABAT UTAMA PT ADEI PLANTATION & INDUSTRY, AKANKAH NEGARA TUTUP MATA? DESAKAN WARGA UNTUK MENGAUDIT LINGKUNGAN HIDUP MENGUAT, APARAT JANGAN HANYA MENJADI PENONTON!
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 12 Agustus 2026 - 07:21

H. Yose Indrawan, ST Nyatakan Kesiapan Maju di Pilkada Pelalawan, Fokus Serap Aspirasi Masyarakat

Selasa, 11 Agustus 2026 - 07:31

Kasus HIV di Pelalawan Bertambah 24 Orang hingga Juli 2026, Total Tercatat 600 Kasus

Selasa, 11 Agustus 2026 - 06:27

DUGAAN KEKERASAN DI LINGKUNGAN PT MPP MENGGUNCANG KOLAKA: PROF SUTAN NASOMAL DESAK KAPOLDA SULTRA PERINTAHKAN KAPOLRES KOLAKA BUKA TERANG SELURUH RANTAI PERISTIWA

Selasa, 11 Agustus 2026 - 03:43

TIGA TAHUN NYAWA POREPADANG–SABRIANI TERENGGUT, KEADILAN MASIH DIPERTANYAKAN: PUBLIK MENAGIH JAWABAN POLDA SULBAR!

Senin, 10 Agustus 2026 - 15:20

TAMparan KERAS UNTUK PENEGAK HUKUM! DIDUGA GUDANG ROKOK ILEGAL BEROPERASI TERANG-TERANGAN DI KAMPAR, APARAT DITANTANG BERTINDAK

Senin, 10 Agustus 2026 - 13:04

Prof. Sutan Nasomal Dorong Presiden Prabowo Perintahkan Kemenlu dan Kemenaker Selamatkan TKW Asal Tangerang di Libya

Minggu, 9 Agustus 2026 - 14:42

Bupati Pelalawan terima penghargaan, pada peringatan HUT Propinsi Riau ke-69

Minggu, 9 Agustus 2026 - 14:31

Pimpin Upacara HUT ke-69 Riau, Wabup Husni Tamrin Tekankan Persatuan dan Pembangunan yang Berpihak kepada Masyarakat

Berita Terbaru