Prof Dr KH Sutan Nasomal Usulkan Presiden Prabowo Dirikan Industri Aspal Berbahan Limbah Plastik dan Karet

- Penulis

Sabtu, 16 Mei 2026 - 09:30

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta | Buserinvestigasi24.com

Pakar Hukum Internasional dan Ekonom, Sutan Nasomal, mengusulkan kepada Presiden RI Prabowo Subianto agar pemerintah segera membangun industri aspal berbahan dasar limbah plastik dan karet ban bekas sebagai solusi ramah lingkungan sekaligus penguatan ekonomi nasional.

Pernyataan tersebut disampaikan Prof Sutan Nasomal kepada sejumlah pimpinan redaksi media cetak dan online di Markas Pusat Partai Oposisi Merdeka, Jakarta, Jumat (16/5/2026).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, pemerintah pusat dan daerah perlu bersinergi membangun sistem produksi aspal berbahan limbah yang dikelola melalui BUMN di tingkat pusat dan BUMD di daerah.

“Alangkah baiknya bila pemerintah pusat dan daerah bersinergi memproduksi aspal berbahan sampah plastik dan limbah karet. Selain ramah lingkungan, biaya produksinya juga lebih murah, efektif, dan mampu menjaga kebersihan kota-kota di Indonesia,” ujar Prof Sutan Nasomal.

Ia menilai, ketersediaan sampah plastik dan limbah ban kendaraan di berbagai daerah sangat melimpah dan dapat dimanfaatkan menjadi bahan baku industri aspal nasional yang berkualitas tinggi.

Aspal Plastik Dinilai Lebih Kuat dan Tahan Lama

Prof Sutan menjelaskan, campuran plastik dan karet pada aspal diyakini mampu meningkatkan daya rekat dan ketahanan jalan terhadap cuaca ekstrem, baik panas maupun hujan.

Menurutnya, teknologi pengolahan tersebut juga dapat menghasilkan permukaan jalan yang lebih padat, tidak mudah rusak, serta tidak licin bagi pengguna kendaraan.

Baca Juga:  Apdesi Kecamatan Bunut Gelar Turnamen Sepak Bola U-40, Perkuat Silaturahmi Antar Kepala Desa

“Aspal berbahan plastik dan karet memiliki kekuatan lebih baik, tidak mudah terkelupas, dan mampu meningkatkan kualitas jalan raya di Indonesia,” tegasnya.

Selain itu, proses produksinya dinilai lebih efisien karena tidak membutuhkan campuran bahan kimia dengan biaya tinggi.

Dorong Indonesia Jadi Pelopor Aspal Ramah Lingkungan

Prof Sutan Nasomal juga mendorong pemerintah melalui Kementerian PUPR bersama para ahli pengolahan limbah untuk mulai serius mengembangkan industri aspal berbasis sampah plastik dan limbah ban secara nasional.

Ia optimistis program tersebut tidak hanya berdampak pada lingkungan, tetapi juga mampu membuka lapangan pekerjaan dalam jumlah besar bagi masyarakat Indonesia.

“Indonesia memiliki peluang besar menjadi negara pelopor penghasil aspal berkualitas berbahan limbah plastik dan ban bekas. Selain menciptakan jalan yang lebih baik, program ini juga dapat menyerap ratusan ribu tenaga kerja,” ungkapnya.

Di akhir keterangannya, Prof Sutan Nasomal berharap pemerintahan Presiden Prabowo Subianto mampu menghadirkan terobosan besar dalam pembangunan infrastruktur dan pengelolaan lingkungan demi mewujudkan Indonesia yang lebih maju dan modern.

Narasumber :

Sutan Nasomal — Pakar Hukum Internasional, Ekonom, Presiden Partai Oposisi Merdeka, Pengasuh Ponpes ASS SAQWA PLUS.

Berita Terkait

KETUA LSM PENJARA Kritik Tajam Kinerja Kades Pasirringgit : Dana Desa Mengalir, Warga Miskin Tetap Menjerit!
PGRI Aceh Singkil Dukung Penuh Kebijakan Kadisdik Larang Kegiatan Siswa ke Luar Daerah
|“JANGAN KALAH DENGAN MAKSIAT!”| Ketua LSM Penjara Semprot Keras Kinerja Satpol PP Rohul yang Dinilai Mandul!, Warga: “Perda Jangan Jadi Pajangan Pak!”
Bupati Zukri Pimpin Apel Siaga Satgas Anti Narkoba Kabupaten Pelalawan 2026
Hasil Rapat Internal, Ketua PD IWO INHU Rudi Walker Purba Resmi Laporkan ‘Bujang Mas’ Ke Mapolres Inhu
Kades “Mestimaimunah” Abaikan Teguran Warga: Aset Desa Sungai Tengah Belum Dikembalikan: Warga Desak APH dan Inspektorat Turun Tangan
Hutang Listrik Rp;18 Miliar Perumda Tuah Sekata Jadi Sorotan, Aktivis: “Uang Pelanggan ke Mana?”
Gerah Namanya Dicatut, IWO Inhu Laporkan Oknum Pengumpul PETI (“Penambang Emas Tanpa Izin”) (‘BM’) Terkait Fitnah Suap Puluhan Juta
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 16 Mei 2026 - 09:30

Prof Dr KH Sutan Nasomal Usulkan Presiden Prabowo Dirikan Industri Aspal Berbahan Limbah Plastik dan Karet

Jumat, 15 Mei 2026 - 06:48

KETUA LSM PENJARA Kritik Tajam Kinerja Kades Pasirringgit : Dana Desa Mengalir, Warga Miskin Tetap Menjerit!

Jumat, 15 Mei 2026 - 01:48

PGRI Aceh Singkil Dukung Penuh Kebijakan Kadisdik Larang Kegiatan Siswa ke Luar Daerah

Kamis, 14 Mei 2026 - 11:30

Bupati Zukri Pimpin Apel Siaga Satgas Anti Narkoba Kabupaten Pelalawan 2026

Sabtu, 9 Mei 2026 - 11:32

Hasil Rapat Internal, Ketua PD IWO INHU Rudi Walker Purba Resmi Laporkan ‘Bujang Mas’ Ke Mapolres Inhu

Sabtu, 9 Mei 2026 - 10:52

Kades “Mestimaimunah” Abaikan Teguran Warga: Aset Desa Sungai Tengah Belum Dikembalikan: Warga Desak APH dan Inspektorat Turun Tangan

Sabtu, 9 Mei 2026 - 09:05

Hutang Listrik Rp;18 Miliar Perumda Tuah Sekata Jadi Sorotan, Aktivis: “Uang Pelanggan ke Mana?”

Sabtu, 9 Mei 2026 - 02:53

Gerah Namanya Dicatut, IWO Inhu Laporkan Oknum Pengumpul PETI (“Penambang Emas Tanpa Izin”) (‘BM’) Terkait Fitnah Suap Puluhan Juta

Berita Terbaru