Hutang Listrik Rp;18 Miliar Perumda Tuah Sekata Jadi Sorotan, Aktivis: “Uang Pelanggan ke Mana?”

- Penulis

Sabtu, 9 Mei 2026 - 09:05

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PELALAWAN | Buserinvestigasi24.com

Kondisi keuangan Perumda Tuah Sekata Kabupaten Pelalawan kembali menjadi sorotan tajam publik. Kabarnya masih adanya tunggakan pembayaran listrik sebesar Rp18 miliar kepada pihak RAPP memunculkan gelombang pertanyaan dan kecurigaan dari berbagai kalangan. Informasi yang beredar menyebutkan, total tunggakan sebelumnya mencapai sekitar Rp21 miliar. Namun, baru sekitar Rp3 miliar yang dibayarkan, sementara sisanya masih menggunung hingga Rp18 miliar. Sabtu (09/05/2026)

Besarnya angka tunggakan itu dinilai sulit diterima akal sehat masyarakat. Pasalnya, pelanggan tetap membayar tagihan listrik setiap bulan. Situasi ini pun memunculkan pertanyaan besar: ke mana sebenarnya aliran uang pembayaran pelanggan selama ini?

Apakah persoalan ini murni akibat banyaknya pelanggan menunggak? Ataukah ada kebocoran serius dalam pengelolaan keuangan? Bahkan isu dugaan pencurian arus listrik kini ikut menyeruak dan menjadi perbincangan di tengah masyarakat. Sejumlah aktivis di Pelalawan mulai angkat bicara dan mendesak adanya audit menyeluruh terhadap Perumda Tuah Sekata.

“Menurut saya ini harus ada keterbukaan terkait hutang tunggakan listrik ke RAPP. Dulu informasinya Rp21 miliar, baru dibayar Rp3 miliar dan masih tersisa Rp18 miliar. Ini harus diperiksa secara transparan agar tidak menimbulkan kecurigaan di tengah masyarakat,” ujar salah seorang aktivis pemuda Pelalawan.

Baca Juga:  Idul Fitri 1447 H, Bupati Zukri Ajak Masyarakat Wujudkan Pelalawan Maju dan Sejahtera

Kritik terhadap Perumda Tuah Sekata bukan kali pertama mencuat. Selama ini, perusahaan daerah tersebut kerap dianggap berjalan tanpa transparansi yang jelas. Publik menilai pengelolaan perusahaan terkesan tertutup, sementara persoalan demi persoalan terus muncul ke permukaan.

Ironisnya, di tengah beban tunggakan fantastis itu, masyarakat tetap menjadi pihak yang paling dirugikan. Pelanggan dituntut disiplin membayar tagihan, namun di sisi lain muncul pertanyaan besar terkait tata kelola keuangan perusahaan daerah tersebut.

Jika benar tunggakan mencapai puluhan miliar rupiah, maka persoalan ini tidak bisa lagi dianggap masalah biasa. Pemerintah daerah dan aparat pengawas diminta tidak tutup mata. Inspektorat hingga aparat penegak hukum didesak turun tangan untuk melakukan pemeriksaan secara menyeluruh.

Publik kini menunggu keberanian pihak terkait untuk membuka semuanya secara terang benderang. Sebab jika dibiarkan tanpa penjelasan, krisis kepercayaan masyarakat terhadap Perumda Tuah Sekata akan semakin dalam. (Red)

Berita Terkait

PERSOALAN LINGKUNGAN PT ADEI PLANTATION & INDUSTRY MEMANAS! TIGA PEJABAT UTAMA BUNGKAM, DUGAAN LIMBAH DAN SEMPADAN SUNGAI JADI SOROTAN — AKANKAH NEGARA DIAM?
BUNGKAMNYA 3 PEJABAT UTAMA PT ADEI PLANTATION & INDUSTRY, AKANKAH NEGARA TUTUP MATA? DESAKAN WARGA UNTUK MENGAUDIT LINGKUNGAN HIDUP MENGUAT, APARAT JANGAN HANYA MENJADI PENONTON!
DUGAAN PENGABAIAN SEMPADAN SUNGAI DI AREAL PT ADEI PLANTATION & INDUSTRY, WARGA DESAK APARAT PENEGAK HUKUM TURUN TANGAN
Luar Biasa! Bupati Pelalawan Turun Langsung Tinjau Warganya Yang Kena macet di KM 83 Desa Kemang, Pekerjaan Jalan Dihentikan Sementara
K.Yose Silaban,S.H. & Partner Desak Kasat Reskrim Polres Siak Segera Tangkap dan Proses Hukum “AMARONES NDURU Cs” — Tokoh Adat Nias Bersuara: “Kalau Tak Sanggup Bekerja Untuk Rakyat, Mundur Saja Pak!”
Aipda Marmin,S.H, Bersama Pemerintah Desa Salurkan Sembako untuk Warga Kurang Mampu, Wujud Kepedulian HUT Bhayangkara ke-80
PT.MERIDAN SEJATI SURYA PLANTATION/ANAK PERUSAHAAN SURYA DUMAI GROUP DIDUGA MELINDUNGI DAN MEMELIHARA SEORANG “PERAMPOK/BEGAL”
PT.Meridan Sejati Surya Plantation (PT.MSSP) Diduga MELINDUNGI dan MEMELIHARA “Amarones Nduru Cs” Pelaku Perampasan 2 Unit Motor Milik Firman Jaya Lase & Diana Rohani Laia
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 26 Juni 2026 - 08:31

PERSOALAN LINGKUNGAN PT ADEI PLANTATION & INDUSTRY MEMANAS! TIGA PEJABAT UTAMA BUNGKAM, DUGAAN LIMBAH DAN SEMPADAN SUNGAI JADI SOROTAN — AKANKAH NEGARA DIAM?

Jumat, 26 Juni 2026 - 07:07

BUNGKAMNYA 3 PEJABAT UTAMA PT ADEI PLANTATION & INDUSTRY, AKANKAH NEGARA TUTUP MATA? DESAKAN WARGA UNTUK MENGAUDIT LINGKUNGAN HIDUP MENGUAT, APARAT JANGAN HANYA MENJADI PENONTON!

Jumat, 26 Juni 2026 - 06:59

DUGAAN PENGABAIAN SEMPADAN SUNGAI DI AREAL PT ADEI PLANTATION & INDUSTRY, WARGA DESAK APARAT PENEGAK HUKUM TURUN TANGAN

Kamis, 25 Juni 2026 - 12:31

Luar Biasa! Bupati Pelalawan Turun Langsung Tinjau Warganya Yang Kena macet di KM 83 Desa Kemang, Pekerjaan Jalan Dihentikan Sementara

Rabu, 24 Juni 2026 - 14:11

K.Yose Silaban,S.H. & Partner Desak Kasat Reskrim Polres Siak Segera Tangkap dan Proses Hukum “AMARONES NDURU Cs” — Tokoh Adat Nias Bersuara: “Kalau Tak Sanggup Bekerja Untuk Rakyat, Mundur Saja Pak!”

Rabu, 24 Juni 2026 - 04:35

PT.MERIDAN SEJATI SURYA PLANTATION/ANAK PERUSAHAAN SURYA DUMAI GROUP DIDUGA MELINDUNGI DAN MEMELIHARA SEORANG “PERAMPOK/BEGAL”

Selasa, 23 Juni 2026 - 16:25

PT.Meridan Sejati Surya Plantation (PT.MSSP) Diduga MELINDUNGI dan MEMELIHARA “Amarones Nduru Cs” Pelaku Perampasan 2 Unit Motor Milik Firman Jaya Lase & Diana Rohani Laia

Selasa, 23 Juni 2026 - 04:25

Jeritan Korban dari Balik Kebun Sawit: Dua Motor Dirampas, Seorang Istri Diduga Ditahan, Warga Desak Polisi Segera Tangkap! “AMARONES NDURU CS”

Berita Terbaru