JAKARTA | Buserinvestigasi24.com
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pelalawan terus memperkuat komitmennya dalam membangun tata kelola pemerintahan yang profesional, adaptif, dan berorientasi pada peningkatan kualitas pelayanan publik. Komitmen tersebut ditegaskan melalui keikutsertaan Pemkab Pelalawan dalam kegiatan Ekspose Implementasi Manajemen Talenta bersama Wakil Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) di Kantor BKN Pusat, Jakarta, Rabu (22/07/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Wakil Bupati Pelalawan H. Husni Tamrin, S.H., didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Pelalawan Tengku Zulfan, S.E., beserta jajaran Pemerintah Kabupaten Pelalawan.
Ekspose Manajemen Talenta tersebut menjadi bagian penting dari upaya Pemkab Pelalawan dalam memperkuat penerapan sistem merit di lingkungan birokrasi pemerintahan. Melalui pengelolaan talenta ASN yang terarah dan objektif, pemerintah daerah berupaya memastikan pengembangan karier aparatur dilakukan berdasarkan kompetensi, kinerja, potensi, integritas, serta rekam jejak yang dimiliki.
Dalam kesempatan tersebut, Pemkab Pelalawan memaparkan perkembangan dan langkah-langkah implementasi Manajemen Talenta sebagai salah satu strategi dalam menciptakan sumber daya aparatur yang unggul sekaligus mendukung terwujudnya birokrasi yang efektif dan berkualitas.
Wakil Bupati Pelalawan H. Husni Tamrin, S.H., menegaskan bahwa Manajemen Talenta tidak semata-mata dipandang sebagai pemenuhan terhadap ketentuan regulasi, melainkan merupakan bagian dari strategi pemerintah daerah dalam membangun birokrasi yang memiliki kapasitas, integritas, dan daya saing.
«”Manajemen Talenta bukan sekadar memenuhi ketentuan regulasi, tetapi merupakan komitmen Pemerintah Kabupaten Pelalawan untuk menempatkan ASN sesuai kompetensi, kinerja, dan potensi yang dimiliki. Dengan sistem merit yang berjalan baik, kita ingin memastikan setiap jabatan diisi oleh aparatur yang benar-benar memiliki kapasitas, integritas, dan mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.”»
Menurut Husni Tamrin, penerapan Manajemen Talenta yang dilakukan secara konsisten diharapkan dapat menjadi fondasi penting dalam menciptakan sistem pembinaan dan pengembangan karier ASN yang lebih objektif, transparan, dan berkelanjutan.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Badan Kepegawaian Negara (BKN) yang secara berkelanjutan memberikan arahan, pendampingan, dan penguatan kepada pemerintah daerah dalam mendorong terwujudnya reformasi birokrasi serta penerapan sistem merit.
«”Kami mengucapkan terima kasih kepada BKN atas arahan dan pendampingan yang diberikan. Masukan dari Wakil Kepala BKN beserta jajaran menjadi bekal penting bagi Pemerintah Kabupaten Pelalawan untuk terus menyempurnakan penerapan Manajemen Talenta sehingga mampu menciptakan birokrasi yang profesional, akuntabel, dan berdaya saing.”»
Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Pelalawan Tengku Zulfan, S.E., menegaskan bahwa implementasi Manajemen Talenta merupakan bagian integral dari transformasi tata kelola kepegawaian yang tengah diperkuat oleh Pemerintah Kabupaten Pelalawan.
Menurutnya, Manajemen Talenta memiliki peran strategis dalam memastikan proses pengembangan karier ASN dilaksanakan secara objektif, terukur, dan berbasis pada kompetensi, kinerja, potensi, integritas, serta rekam jejak aparatur.
«”Manajemen Talenta menjadi instrumen penting dalam memastikan pengembangan karier ASN dilakukan secara objektif berdasarkan kompetensi, kinerja, potensi, dan rekam jejak. Dengan demikian, setiap aparatur memiliki kesempatan yang sama untuk berkembang sesuai kapasitas yang dimiliki.”»
Tengku Zulfan menambahkan, berbagai arahan, evaluasi, dan masukan yang diperoleh dalam kegiatan ekspose tersebut akan menjadi bahan penting bagi Pemkab Pelalawan untuk melakukan penyempurnaan terhadap implementasi sistem merit dan Manajemen Talenta di lingkungan pemerintahan daerah.
«”Arahan dan masukan dari Wakil Kepala BKN menjadi referensi yang sangat berharga bagi kami. Ke depan, Pemerintah Kabupaten Pelalawan akan terus memperkuat implementasi Manajemen Talenta agar sejalan dengan kebijakan nasional, sehingga mampu melahirkan ASN yang profesional, adaptif, berintegritas, serta siap menjawab tantangan pembangunan daerah.”»
Melalui penguatan Manajemen Talenta, Pemerintah Kabupaten Pelalawan optimistis dapat membangun sistem pengelolaan ASN yang semakin objektif, transparan, dan berbasis merit. Langkah tersebut diharapkan mampu melahirkan aparatur yang memiliki kompetensi dan integritas tinggi, sekaligus memperkuat kualitas birokrasi dalam mendukung percepatan pembangunan daerah.
Pemkab Pelalawan juga berharap implementasi Manajemen Talenta dapat berjalan secara optimal dan berkelanjutan, sehingga menjadi salah satu fondasi utama dalam mewujudkan birokrasi modern, efektif, profesional, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Pada akhirnya, penguatan Manajemen Talenta bukan hanya tentang penataan sumber daya aparatur, tetapi juga merupakan bagian dari upaya menghadirkan pemerintahan yang semakin profesional, berintegritas, dan mampu memberikan pelayanan publik yang berkualitas bagi seluruh masyarakat Kabupaten Pelalawan. (Jono.Ms)




















