Diduga Main Kotor! Kades Sialang Sakti Bantah Pungli, Tapi Uang Warga Malah Dikembalikan Usai Disikat Satgasus KPK Tipikor Riau

- Penulis

Jumat, 5 September 2025 - 06:17

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siak, Dayun|Buserinvestigasi24.com

 

Publik kembali diguncang isu serius dugaan pungutan liar (pungli) di tubuh Pemerintahan Desa Sialang Sakti. Sang Kepala Desa Thoha nasrudin,S.H.dengan lantang membantah tudingan tersebut. Namun, fakta di lapangan justru menunjukkan hal yang sulit dibantah: uang milik warga yang sempat dipungut mendadak dikembalikan setelah Tim DPD Satgasus KPK Tipikor Provinsi Riau turun melakukan investigasi. Jum’at (05/09/2025)

 

Fenomena ini menimbulkan kecurigaan besar. Jika benar tidak ada pungli, mengapa uang rakyat bisa berpindah tangan? Dan lebih ironis lagi, kenapa pengembalian baru dilakukan setelah ada sorotan investigasi? Fakta ini semakin memperkuat dugaan publik bahwa ada permainan kotor yang sengaja ditutup-tutupi oleh kades tersebut.

 

Sejumlah aktivis antikorupsi di Riau menilai kasus ini tidak boleh dipandang remeh. Pengembalian uang, kata mereka, bukan bukti bersihnya kebijakan, melainkan indikasi kuat adanya penyalahgunaan wewenang.

 

> “Kalau memang tidak ada pungli, dari awal mestinya tidak ada uang rakyat yang dipungut. Fakta pengembalian setelah disorot investigasi justru memperlihatkan ada yang janggal,” tegas seorang penggiat antikorupsi.

Baca Juga:  Luar Biasa! Sumarji Kades Pasir Ringgit Menyambut Baik Jono Pimpinan Redaksi Buserinvestigasi24.com Dan Bersedia Membantu Bu Nursiam Mertua Jono Terkait Bantuan PKH Yang Selama ini Macet

 

Kasus ini menjadi tamparan keras bagi wajah transparansi pemerintahan desa. Desa, yang seharusnya menjadi garda terdepan melayani rakyat, justru diduga menjadi ladang subur pungli. Apalagi, dugaan penyalahgunaan wewenang ini terjadi di level pemerintahan paling dekat dengan masyarakat kecil.

 

Masyarakat kini mendesak aparat penegak hukum agar tidak berhenti pada klarifikasi sepihak. Jangan sampai kasus ini hanya dikemas dengan alasan “salah paham” atau ditutup dengan “damai-damaian.” Jika praktik seperti ini dibiarkan, maka akan menjadi preseden hitam yang mencoreng wajah pemerintahan desa dan mengkhianati amanah rakyat.

 

Skandal Desa Sialang Sakti ini bukan sekadar isu kecil. Ini adalah peringatan keras bahwa praktik pungli, sekecil apa pun, tidak boleh diberi ruang. Jika aparat serius, maka kebenaran akan terbuka. Namun bila dibiarkan, publik berhak curiga: apakah hukum benar-benar tajam ke bawah, tapi tumpul ke atas?

 

 

Sumber Berita :

Ketua Satgasus KPK TIPIKOR

Julianto dan Tim Redaksi

Berita Terkait

2.090 HEKTARE LAHAN ULAYAT PALAS MEMANAS! Dugaan Panjar Fantastis Mencuat, Aktivitas Panen Akasia Disorot — APH DITANTANG BONGKAR SIAPA YANG BERMAIN
LAHAN ULAYAT 2.090 HEKTARE DI DESA PALAS JADI SOROTAN: KADES SAMSARI DITUDING, PT ARARA ABADI DISOROT — APARAT DITANTANG BUKA-BUKAAN
LAPOR PAK BUPATI! KASI PMD (ASN) KEC.LANGGAM DIDUGA MENELANTARKAN ISTRI SIRIH DAN ANAKNYA YANG MASIH KECIL | “SAAT DIKONFIRMASI SELAMA 24 JAM BELIAU MEMILIH BUNGKAM”
DUGAAN PENELANTARAN ANAK OLEH OKNUM ASN DI KEC.LANGGAM MEMANAS, APARAT DIMINTA TIDAK TUTUP MATA: “INTEGRITAS PELAYAN PUBLIK DIPERTARUHKAN”
PERSOALAN LINGKUNGAN PT ADEI PLANTATION & INDUSTRY MEMANAS! TIGA PEJABAT UTAMA BUNGKAM, DUGAAN LIMBAH DAN SEMPADAN SUNGAI JADI SOROTAN — AKANKAH NEGARA DIAM?
BUNGKAMNYA 3 PEJABAT UTAMA PT ADEI PLANTATION & INDUSTRY, AKANKAH NEGARA TUTUP MATA? DESAKAN WARGA UNTUK MENGAUDIT LINGKUNGAN HIDUP MENGUAT, APARAT JANGAN HANYA MENJADI PENONTON!
DUGAAN PENGABAIAN SEMPADAN SUNGAI DI AREAL PT ADEI PLANTATION & INDUSTRY, WARGA DESAK APARAT PENEGAK HUKUM TURUN TANGAN
Luar Biasa! Bupati Pelalawan Turun Langsung Tinjau Warganya Yang Kena macet di KM 83 Desa Kemang, Pekerjaan Jalan Dihentikan Sementara
Berita ini 76 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 12 Agustus 2026 - 14:18

“Jangan Biarkan Rakyat Kecil Kehilangan Harapan”: Mashuri Memohon Ketua DPRD Pelalawan Bantu Cari Jalan Keadilan atas Kebun Sawit Bersertifikat

Rabu, 12 Agustus 2026 - 07:21

H. Yose Indrawan, ST Nyatakan Kesiapan Maju di Pilkada Pelalawan, Fokus Serap Aspirasi Masyarakat

Selasa, 11 Agustus 2026 - 07:31

Kasus HIV di Pelalawan Bertambah 24 Orang hingga Juli 2026, Total Tercatat 600 Kasus

Selasa, 11 Agustus 2026 - 06:27

DUGAAN KEKERASAN DI LINGKUNGAN PT MPP MENGGUNCANG KOLAKA: PROF SUTAN NASOMAL DESAK KAPOLDA SULTRA PERINTAHKAN KAPOLRES KOLAKA BUKA TERANG SELURUH RANTAI PERISTIWA

Selasa, 11 Agustus 2026 - 03:43

TIGA TAHUN NYAWA POREPADANG–SABRIANI TERENGGUT, KEADILAN MASIH DIPERTANYAKAN: PUBLIK MENAGIH JAWABAN POLDA SULBAR!

Senin, 10 Agustus 2026 - 15:10

Tiga Warga Nias Meninggal dalam Rentang Tiga Bulan, Pemuda Demokrasi Indonesia Desak Pengusutan Transparan

Senin, 10 Agustus 2026 - 13:04

Prof. Sutan Nasomal Dorong Presiden Prabowo Perintahkan Kemenlu dan Kemenaker Selamatkan TKW Asal Tangerang di Libya

Minggu, 9 Agustus 2026 - 14:42

Bupati Pelalawan terima penghargaan, pada peringatan HUT Propinsi Riau ke-69

Berita Terbaru