Pemuda IKTD Geram: Organisasi Dikotori Kepentingan, Jangan Seret Bupati dan DPRD!

- Penulis

Sabtu, 28 Juni 2025 - 07:46

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pangkalan Kerinci – Polemik pelantikan pengurus Ikatan Keluarga Tanah Datar (IKTD) versi Balai Seminai terus menuai kontroversi. Di tengah kebingungan masyarakat, suara pemuda IKTD Pelalawan mulai menguat, menyoroti kekacauan internal organisasi yang dinilai jauh dari nilai-nilai musyawarah dan kekeluargaan.

 

Nofri Hendra, pemuda aktif di lingkungan IKTD, menilai bahwa organisasi yang seharusnya menjadi rumah besar urang awak kini berada di ambang perpecahan akibat ulah segelintir pihak yang diduga membawa agenda pribadi dan politik.

 

“IKTD Pelalawan saat ini sudah jauh dari semangat awalnya. Dulu, kita bisa duduk bersama, berdiskusi, dan menyatukan pandangan. Tapi sekarang masyarakat disuguhi tontonan yang tidak elok, penuh manuver, bahkan diduga ditunggangi oleh kepentingan tertentu,” ujar Nofri Hendra, Sabtu (28/6/2025).

 

Ia menegaskan bahwa organisasi sebesar IKTD tidak boleh menjadi alat atau kendaraan politik siapa pun.

“Kami khawatir ada yang mengadu domba, memanfaatkan situasi ini demi agenda tertentu. IKTD bukan milik kelompok, apalagi tunggangan politik. Ini rumah besar urang awak di Kabupaten Pelalawan, jangan kotori dengan intrik,” tambahnya.

 

Selain itu, Nofri juga menekankan pentingnya menjadikan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) sebagai pedoman utama dalam setiap pengambilan keputusan dan langkah organisasi.

Baca Juga:  Hutang Listrik Rp;18 Miliar Perumda Tuah Sekata Jadi Sorotan, Aktivis: “Uang Pelanggan ke Mana?”

 

“Kita ini berorganisasi, bukan kumpulan tanpa aturan. Maka segala tindakan, apalagi yang menyangkut pelantikan atau kepengurusan, wajib mengacu pada AD/ART. Itu sumber legalitas kita. Kalau tidak taat pada AD/ART, artinya kita sedang merusak rumah kita sendiri,” tegas Nofri.

 

Hal senada juga disampaikan oleh Musli Yagus, pemuda IKTD lainnya, yang secara tegas mengkritik pelaksanaan pelantikan yang dianggap sepihak dan mencoreng nama baik organisasi.

 

“Kami heran, kenapa tiba-tiba muncul pelantikan yang tidak melalui proses musyawarah dengan pihak-pihak yang sah. Di mana keterbukaan dan transparansi? Jangan jadikan organisasi ini seperti panggung sandiwara yang hanya menguntungkan segelintir orang,” kata Musli Yagus.

 

Musli juga mengingatkan agar tokoh-tokoh yang terlibat tidak menyeret pejabat daerah ke dalam konflik internal ini.

 

“Jangan libatkan Bupati, jangan bawa-bawa DPRD. Ini soal internal IKTD. Selesaikan dengan cara baik, jangan justru mempermalukan kita sendiri di hadapan publik,” tegasnya.

 

Kedua pemuda ini menyerukan agar seluruh pihak kembali ke jalan musyawarah dan mengedepankan aturan organisasi secara utuh demi menjaga marwah, persatuan, dan kehormatan masyarakat Tanah Datar yang ada di Kabupaten Pelalawan. (Jono)

Berita Terkait

2.090 HEKTARE LAHAN ULAYAT PALAS MEMANAS! Dugaan Panjar Fantastis Mencuat, Aktivitas Panen Akasia Disorot — APH DITANTANG BONGKAR SIAPA YANG BERMAIN
LAHAN ULAYAT 2.090 HEKTARE DI DESA PALAS JADI SOROTAN: KADES SAMSARI DITUDING, PT ARARA ABADI DISOROT — APARAT DITANTANG BUKA-BUKAAN
LAPOR PAK BUPATI! KASI PMD (ASN) KEC.LANGGAM DIDUGA MENELANTARKAN ISTRI SIRIH DAN ANAKNYA YANG MASIH KECIL | “SAAT DIKONFIRMASI SELAMA 24 JAM BELIAU MEMILIH BUNGKAM”
DUGAAN PENELANTARAN ANAK OLEH OKNUM ASN DI KEC.LANGGAM MEMANAS, APARAT DIMINTA TIDAK TUTUP MATA: “INTEGRITAS PELAYAN PUBLIK DIPERTARUHKAN”
Luar Biasa! Bupati Pelalawan Turun Langsung Tinjau Warganya Yang Kena macet di KM 83 Desa Kemang, Pekerjaan Jalan Dihentikan Sementara
PT.MERIDAN SEJATI SURYA PLANTATION/ANAK PERUSAHAAN SURYA DUMAI GROUP DIDUGA MELINDUNGI DAN MEMELIHARA SEORANG “PERAMPOK/BEGAL”
PT.Meridan Sejati Surya Plantation (PT.MSSP) Diduga MELINDUNGI dan MEMELIHARA “Amarones Nduru Cs” Pelaku Perampasan 2 Unit Motor Milik Firman Jaya Lase & Diana Rohani Laia
Merampas 2 Unit Motor & Menyandera Wanita? NAGA LINTAS BERSUARA : “Apakah Polres Siak Berani Menangkap Amarones Nduru Cs?” Ingat Pak! Gaji Bapak dari Hasil Keringat Pajak Rakyat
Berita ini 28 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 12 Agustus 2026 - 14:18

“Jangan Biarkan Rakyat Kecil Kehilangan Harapan”: Mashuri Memohon Ketua DPRD Pelalawan Bantu Cari Jalan Keadilan atas Kebun Sawit Bersertifikat

Rabu, 12 Agustus 2026 - 07:21

H. Yose Indrawan, ST Nyatakan Kesiapan Maju di Pilkada Pelalawan, Fokus Serap Aspirasi Masyarakat

Selasa, 11 Agustus 2026 - 07:31

Kasus HIV di Pelalawan Bertambah 24 Orang hingga Juli 2026, Total Tercatat 600 Kasus

Selasa, 11 Agustus 2026 - 06:27

DUGAAN KEKERASAN DI LINGKUNGAN PT MPP MENGGUNCANG KOLAKA: PROF SUTAN NASOMAL DESAK KAPOLDA SULTRA PERINTAHKAN KAPOLRES KOLAKA BUKA TERANG SELURUH RANTAI PERISTIWA

Selasa, 11 Agustus 2026 - 03:43

TIGA TAHUN NYAWA POREPADANG–SABRIANI TERENGGUT, KEADILAN MASIH DIPERTANYAKAN: PUBLIK MENAGIH JAWABAN POLDA SULBAR!

Senin, 10 Agustus 2026 - 15:10

Tiga Warga Nias Meninggal dalam Rentang Tiga Bulan, Pemuda Demokrasi Indonesia Desak Pengusutan Transparan

Senin, 10 Agustus 2026 - 13:04

Prof. Sutan Nasomal Dorong Presiden Prabowo Perintahkan Kemenlu dan Kemenaker Selamatkan TKW Asal Tangerang di Libya

Minggu, 9 Agustus 2026 - 14:42

Bupati Pelalawan terima penghargaan, pada peringatan HUT Propinsi Riau ke-69

Berita Terbaru