Prof.Dr.Sutan Nasomal Kritik Wacana Peningkatan Pajak untuk Menutup Utang Negara: “Jangan Bebankan Rakyat yang Sudah Tertekan”

- Penulis

Kamis, 18 Juni 2026 - 11:44

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA | Buserinvestigasi24.com

17 Juni 2026 – Wacana peningkatan penerimaan pajak guna menjaga kemampuan negara dalam membayar utang kembali menjadi sorotan publik. Pernyataan Ketua Komisi XI DPR RI, Mukhamad Misbakhun, yang mendorong pemerintah untuk lebih agresif mengoptimalkan penerimaan pajak menuai beragam tanggapan, termasuk kritik dari Pakar Hukum Internasional dan Ekonom Nasional, Prof.Dr.KH. Sutan Nasomal, SH,MH.

Menurut Prof. Sutan Nasomal, kebijakan fiskal yang berorientasi pada peningkatan pajak harus mempertimbangkan kondisi ekonomi masyarakat yang saat ini masih menghadapi berbagai tekanan, mulai dari kenaikan harga kebutuhan pokok, biaya pendidikan, hingga biaya kesehatan yang terus meningkat.

“Pajak memang merupakan kewajiban warga negara. Namun negara juga memiliki kewajiban untuk melindungi rakyat dari tekanan ekonomi yang semakin berat. Jangan sampai persoalan utang negara justru dibebankan kepada masyarakat yang sedang berjuang memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari,” tegas Prof. Sutan Nasomal dalam keterangannya kepada media.

Soroti Lonjakan Utang Negara

Prof. Sutan Nasomal menyoroti posisi utang pemerintah yang berdasarkan data Kementerian Keuangan per Maret 2026 telah mencapai sekitar Rp9.920 triliun. Menurutnya, persoalan utang harus dikelola secara hati-hati melalui berbagai strategi yang lebih komprehensif, bukan semata-mata dengan meningkatkan beban pajak masyarakat.

“Utang negara harus dikelola secara profesional dan transparan. Pemerintah perlu mengevaluasi efektivitas penggunaan anggaran, memperkuat pengawasan terhadap kebocoran keuangan negara, serta mengoptimalkan sumber-sumber penerimaan lain yang tidak memberatkan rakyat kecil,” ujarnya.

Minta Prioritaskan Keadilan Fiskal

Lebih lanjut, Prof. Sutan Nasomal menilai bahwa prinsip keadilan fiskal harus menjadi landasan utama dalam setiap kebijakan perpajakan. Ia mendorong pemerintah untuk memperkuat pengawasan terhadap sektor-sektor ekonomi besar yang memiliki kontribusi signifikan terhadap penerimaan negara.

Baca Juga:  Persoalan Ucapan di Media Sosial Berakhir Damai, Wartawan dan Pihak Terkait Sepakat Saling Memaafkan

Menurutnya, kebijakan fiskal yang baik harus mampu menjaga keseimbangan antara kebutuhan pembiayaan negara dan perlindungan terhadap daya beli masyarakat.

“Jangan sampai masyarakat kecil dan pelaku UMKM menjadi pihak yang paling merasakan dampak kebijakan fiskal. Negara harus hadir untuk melindungi rakyat sekaligus memastikan pertumbuhan ekonomi tetap berjalan,” katanya.

Respons Publik Menguat

Di media sosial, pernyataan terkait peningkatan penerimaan pajak juga memicu diskusi luas. Sejumlah warganet mempertanyakan sejauh mana kebijakan tersebut akan berdampak terhadap kondisi ekonomi masyarakat, khususnya kelompok berpenghasilan rendah dan menengah.

Prof. Sutan Nasomal menilai pemerintah dan DPR perlu membuka ruang dialog yang lebih luas dengan masyarakat sebelum mengambil langkah-langkah strategis yang berpotensi memengaruhi kehidupan ekonomi rakyat.

“Setiap kebijakan yang menyangkut hajat hidup orang banyak harus dibahas secara terbuka dan mempertimbangkan aspirasi masyarakat. Jangan sampai rakyat merasa hanya menjadi objek kebijakan tanpa dilibatkan dalam proses pengambilan keputusan,” ujarnya.

Dorong Pengelolaan Utang yang Transparan

Sebagai penutup, Prof. Sutan Nasomal menegaskan bahwa pengelolaan utang negara harus dilakukan secara transparan, akuntabel, dan berorientasi pada kepentingan nasional.

“Yang dibutuhkan saat ini bukan sekadar peningkatan penerimaan pajak, tetapi pengelolaan keuangan negara yang lebih efektif, efisien, dan berpihak kepada kesejahteraan rakyat. Negara harus memastikan bahwa setiap kebijakan fiskal memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” pungkasnya.

Narasumber:

Prof. Dr. KH. Sutan Nasomal, SH, MH.Pakar Hukum Internasional | Ekonom Nasional | Presiden Partai Oposisi Merdeka | Ketua Umum Perkumpulan Advokat Muda Indonesia (PAMI) | Pengasuh Ponpes Ass Saqwa Plus.

Berita Terkait

Prof. Dr. Sutan Nasomal, SH, MH Desak Kapolri Instruksikan Kapolda Riau Usut Dugaan Penyekapan Advokat Perempuan di Pekanbaru: “Tindak Tegas Pelaku Jika Terbukti!”
UPACARA HARI JADI KE-27 KABUPATEN PELALAWAN BERLANGSUNG KHIDMAT DI HALAMAN DPRD
CURANMOR DI KM 28 SIMPANG BERINGIN, PELAKU DITANGKAP KORBAN DAN DIAMANKAN POLSEK BANDAR SEKIJANG
PELALAWAN BERSHALAWAT BERSAMA HADDAD ALWI, MERIAHKAN HELAT PELALAWAN KE-27
TIM URC RAGA POLRES PELALAWAN GENCAR PATROLI MALAM, BERANTAS PREMANISME DAN GENK MOTOR
Terjebak dalam Hubungan Manipulatif: “Pria Perlu Waspada terhadap Rayuan, Tekanan Emosional, dan Tuntutan Finansial Wanita”
Anggun dan Berwibawa, Busana Melayu Wakil Bupati Husni Tamrin Bersama Istri Curi Perhatian di Kirab Budaya Helat Pelalawan ke-27
Mengenal AIPDA Feggi, Sosok WALPRI yang tegas disiplin serta Setia Mendampingi Wabup Pelalawan H. Husni Tamrin
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 12 Oktober 2026 - 18:21

Prof. Dr. Sutan Nasomal, SH, MH Desak Kapolri Instruksikan Kapolda Riau Usut Dugaan Penyekapan Advokat Perempuan di Pekanbaru: “Tindak Tegas Pelaku Jika Terbukti!”

Senin, 12 Oktober 2026 - 11:31

UPACARA HARI JADI KE-27 KABUPATEN PELALAWAN BERLANGSUNG KHIDMAT DI HALAMAN DPRD

Senin, 12 Oktober 2026 - 11:25

CURANMOR DI KM 28 SIMPANG BERINGIN, PELAKU DITANGKAP KORBAN DAN DIAMANKAN POLSEK BANDAR SEKIJANG

Senin, 12 Oktober 2026 - 11:18

PELALAWAN BERSHALAWAT BERSAMA HADDAD ALWI, MERIAHKAN HELAT PELALAWAN KE-27

Senin, 12 Oktober 2026 - 11:09

TIM URC RAGA POLRES PELALAWAN GENCAR PATROLI MALAM, BERANTAS PREMANISME DAN GENK MOTOR

Minggu, 11 Oktober 2026 - 03:09

Anggun dan Berwibawa, Busana Melayu Wakil Bupati Husni Tamrin Bersama Istri Curi Perhatian di Kirab Budaya Helat Pelalawan ke-27

Minggu, 11 Oktober 2026 - 03:00

Mengenal AIPDA Feggi, Sosok WALPRI yang tegas disiplin serta Setia Mendampingi Wabup Pelalawan H. Husni Tamrin

Minggu, 11 Oktober 2026 - 02:54

Malam Ketiga Helat Pelalawan ke-27 Membara! Parade Tari Suguhkan Pesona Budaya Melayu, Dewan Kesenian Angkat Bakat Lokal

Berita Terbaru