PROF.DR.SUTAN NASOMAL : RAKYAT INDONESIA APRESIASI LANGKAH PRESIDEN PRABOWO BERANTAS KORUPSI, HUKUM BERAT HARUS DITEGAKKAN

- Penulis

Minggu, 26 Juli 2026 - 09:32

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA | Buserinvestigasi24.com

Upaya pemberantasan tindak pidana korupsi di Indonesia mendapat apresiasi dari Pakar Hukum Internasional dan Ekonom Nasional, Prof. Dr. Sutan Nasomal, S.H., M.H. Ia menyampaikan penghargaan kepada Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto beserta jajaran pemerintah dan aparat penegak hukum yang dinilai terus menunjukkan komitmen dalam mengungkap dugaan praktik korupsi di berbagai lini pemerintahan.

Menurut Prof. Sutan Nasomal, langkah penegakan hukum terhadap kasus-kasus korupsi, termasuk yang melibatkan pejabat atau pihak yang memiliki posisi strategis, menjadi sinyal bahwa pemerintah serius dalam memperkuat pemberantasan korupsi di Indonesia.

“Rakyat Indonesia tentu memberikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Presiden RI Prabowo Subianto bersama jajaran penegak hukum yang terus berupaya membongkar praktik korupsi. Ini menunjukkan bahwa pemerintah serius dalam memerangi korupsi dan menelusurinya hingga ke akar persoalan,” ujar Prof. Sutan Nasomal saat memberikan keterangannya kepada sejumlah pemimpin redaksi media cetak dan online, melalui sambungan telepon seluler dari Jakarta, Jumat (24/7/2026).

Ia menilai, pemberantasan korupsi harus dilakukan secara konsisten, menyeluruh, dan tidak boleh berhenti hanya pada penindakan terhadap pelaku di tingkat tertentu. Menurutnya, setiap dugaan penyalahgunaan keuangan negara harus ditelusuri secara transparan berdasarkan hukum dan bukti yang ada.

“Jangan beri ruang bagi siapa pun yang menyalahgunakan kewenangan untuk memperkaya diri sendiri maupun kelompoknya dengan mengorbankan kepentingan negara. Penegakan hukum harus terus berjalan dan seluruh dugaan penyimpangan harus diusut secara profesional sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku,” tegasnya.

Prof. Sutan Nasomal juga mendorong agar pengawasan terhadap penggunaan anggaran negara diperkuat mulai dari tingkat pemerintahan paling bawah hingga tingkat pusat. Menurutnya, pengawasan dan audit yang transparan merupakan salah satu instrumen penting untuk mencegah terjadinya kebocoran anggaran dan praktik korupsi.

Ia menambahkan, lembaga-lembaga yang memiliki kewenangan dalam mengawasi dan mengaudit keuangan negara juga harus menjalankan tugas secara profesional, independen, dan akuntabel. Pengawasan, kata dia, tidak boleh hanya berfokus pada satu lembaga atau tingkatan pemerintahan tertentu.

Baca Juga:  LAPORAN ANAK DIBAWA KABUR DAN DUGAAN PERBUATAN CABUL DI PANGKALAN KURAS: POLISI DIDESAK BUKA TERANG, JANGAN BIARKAN ADUAN BERHENTI DI ATAS MEJA

“Pengawasan harus dilakukan secara menyeluruh, mulai dari tingkat kelurahan, kecamatan, pemerintah daerah, hingga pemerintah pusat. Lembaga yang memiliki kewenangan melakukan audit terhadap keuangan negara juga harus bekerja secara profesional dan transparan,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Prof. Sutan Nasomal mengingatkan bahwa korupsi merupakan kejahatan yang dapat merusak sendi-sendi kehidupan berbangsa dan bernegara. Praktik korupsi, menurutnya, bukan hanya merugikan keuangan negara, tetapi juga berdampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat dan menghambat pembangunan nasional.

Ia pun meminta seluruh aparat penegak hukum untuk tidak ragu dalam menindak setiap dugaan tindak pidana korupsi yang telah memenuhi unsur hukum dan didukung alat bukti yang sah.

“Siapa pun yang terbukti melakukan korupsi harus diproses dan dihukum secara tegas sesuai dengan peraturan perundang-undangan. Jangan sampai ada pihak yang merasa kebal hukum hanya karena memiliki jabatan atau kekuasaan,” katanya.

Terkait wacana hukuman mati bagi koruptor, Prof. Sutan Nasomal menyebut bahwa persoalan tersebut merupakan bagian dari perdebatan hukum dan kebijakan yang harus dikaji secara serius berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku di Indonesia.

“Jika masyarakat menginginkan hukuman yang lebih berat bagi koruptor, termasuk hukuman mati, maka hal tersebut harus dibahas secara serius melalui mekanisme hukum dan konstitusional. Yang terpenting, penegakan hukum harus tegas, adil, transparan, dan tidak pandang bulu,” ujarnya.

Di akhir pernyataannya, Prof. Dr. Sutan Nasomal menyampaikan dukungan terhadap upaya pemerintah dalam memperkuat pemberantasan korupsi serta mendoakan agar Presiden RI Prabowo Subianto senantiasa diberikan kesehatan dan kekuatan dalam menjalankan tugasnya.

“Semoga Presiden RI Prabowo Subianto selalu diberikan kesehatan dan kekuatan dalam memimpin bangsa serta memperjuangkan kepentingan masyarakat Indonesia,” pungkasnya.

Narasumber :

Prof.Dr.Sutan Nasomal, S.H., M.H.

Pakar Hukum Internasional dan Ekonom Nasional

Presiden Partai Oposisi Merdeka

Ketua Umum Perkumpulan Advokat Muda Indonesia (PAMID)

Ketua Umum YPLBH Prof. Sutan Nasomal, S.H., M.H.

Pengasuh Ponpes Ass-Saqwa Plus Jenderal Kompii

Berita Terkait

PROF. DR. SUTAN NASOMAL GUNCANG PUBLIK: “PRESIDEN JANGAN TUTUP MATA! EMPAT BULAN HUTAN TERBAKAR, RAKYAT MENGHIRUP ASAP—APH WAJIB UNGKAP SIAPA DALANGNYA!”
PROF. DR. SUTAN NASOMAL: KARHUTLA ANCAM KESELAMATAN RAKYAT, PEMERINTAH DIMINTA BUKA PINTU BANTUAN INTERNASIONAL
PROF. DR. KH. SUTAN NASOMAL APRESIASI PRESTASI SDN CIBATOK 03: BARU ENAM BULAN BERLATIH, EKSKUL TAEKWONDO RAIH DUA MEDALI PERUNGGU BAPOPSI CUP 2026
PROF. DR. SUTAN NASOMAL: HUKUMAN BERAT BAGI KORUPTOR HARUS DITEGAKKAN, PEMISKINAN RAKYAT TAK BOLEH DIBIARKAN!
APBD SIAK AMBRUK HAMPIR Rp:1 TRILIUN! PROF. SUTAN NASOMAL DESAK PUSAT BUKA KARTU: JANGAN PENDIDIKAN DAN KESEHATAN RAKYAT JADI TUMBAL!
Prof. Dr. Sutan Nasomal Ajak Publik Bersikap Objektif soal Penurunan APBD Siak: Jangan Terburu-buru Salahkan Bupati Afni, Kepentingan Rakyat Harus Diutamakan
SKANDAL KERACUNAN MBG! 103 SISWA SMPN 2 CISARUA DIDUGA TERDAMPAK : PROF. DR. SUTAN NASOMAL DESAK PRESIDEN PRABOWO TURUN TANGAN: USUT TUNTAS, PERIKSA PENGELOLA SPPG, JANGAN BIARKAN HUKUM TUMPUL KEBAWAH!
Peringati HUT 62 Tahun Partai Golkar; Pengurus Golkar Pelalawan Ziarah Taman Makam Pahlawan & Potong Tumpeng
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 09:11

PROF. DR. SUTAN NASOMAL GUNCANG PUBLIK: “PRESIDEN JANGAN TUTUP MATA! EMPAT BULAN HUTAN TERBAKAR, RAKYAT MENGHIRUP ASAP—APH WAJIB UNGKAP SIAPA DALANGNYA!”

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 11:48

PROF. DR. SUTAN NASOMAL: KARHUTLA ANCAM KESELAMATAN RAKYAT, PEMERINTAH DIMINTA BUKA PINTU BANTUAN INTERNASIONAL

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 11:41

PROF. DR. KH. SUTAN NASOMAL APRESIASI PRESTASI SDN CIBATOK 03: BARU ENAM BULAN BERLATIH, EKSKUL TAEKWONDO RAIH DUA MEDALI PERUNGGU BAPOPSI CUP 2026

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 10:15

PROF. DR. SUTAN NASOMAL: HUKUMAN BERAT BAGI KORUPTOR HARUS DITEGAKKAN, PEMISKINAN RAKYAT TAK BOLEH DIBIARKAN!

Kamis, 22 Oktober 2026 - 09:33

APBD SIAK AMBRUK HAMPIR Rp:1 TRILIUN! PROF. SUTAN NASOMAL DESAK PUSAT BUKA KARTU: JANGAN PENDIDIKAN DAN KESEHATAN RAKYAT JADI TUMBAL!

Rabu, 21 Oktober 2026 - 15:28

SKANDAL KERACUNAN MBG! 103 SISWA SMPN 2 CISARUA DIDUGA TERDAMPAK : PROF. DR. SUTAN NASOMAL DESAK PRESIDEN PRABOWO TURUN TANGAN: USUT TUNTAS, PERIKSA PENGELOLA SPPG, JANGAN BIARKAN HUKUM TUMPUL KEBAWAH!

Rabu, 21 Oktober 2026 - 08:18

Peringati HUT 62 Tahun Partai Golkar; Pengurus Golkar Pelalawan Ziarah Taman Makam Pahlawan & Potong Tumpeng

Rabu, 21 Oktober 2026 - 03:10

PROF. DR. SUTAN NASOMAL APRESIASI ASMIDAR, S.Pd. TERPILIH SEBAGAI KETUA PGRI PEREMPUAN PERTAMA DI KUTA BAHARU: MOMENTUM BERSEJARAH BAGI PENDIDIKAN ACEH SINGKIL

Berita Terbaru