Save TNTN, Dr Ragil : Pelestarian Kawasan Konservasi Strategis Riau Tanggung Jawab Bersama

- Penulis

Kamis, 26 Juni 2025 - 12:14

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PEKANBARU – Sejatinya, dalam melindungi keanekaragaman hayati dan ekosistem di Indonesia ini, sudah ada dasar hukum yang kuat yang harus dipatuhi oleh setiap warga negara dalam perlindungan hutan konservasi. Melalui undang undang Nomor 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya, serta pemanfaatan sumber daya alam yang berkelanjutan harus tidak terusik oleh kepentingan ekonomi, baik korporasi maupun atas nama petani atau sebutan ekstrim Perambah hutan.

 

Hal ini diungkapkan oleh praktisi hukum Riau, Dr Ragil Ibnu Hajar SH MKn yang menyebutkan perlindungan terhadap Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN) merupakan amanat dari undang undang nomor 5 tahun 1990.

 

“TNTN termasuk dalam kawasan pelestarian alam yang bertujuan untuk melindungi keanekaragama hayati,”kata Ragil, Kamis (26/6/2025)

 

Ditambahkan oleh Notaris yang membuka kantor di jantung ibukota Kabupaten Pelalawan ini, di dalam undang undang kehutanan nomor 41 Tahun 1999 disebutkan klasifikasi taman nasional sebagai bagian dari kawasan hutan konservasi.

 

Pentingnya pelestarian alam, membuat pemerintah mengeluarkan lagi aturan bernomor 28 tahun 2011 tentang Pengelolaan Kawasan Suaka Alam dan Kawasan Pelestarian Alam, yakni Mengatur teknis pengelolaan taman nasional, termasuk zonasi, perlindungan, dan pemanfaatan secara terbatas.

 

“Regulasi di buat dimaksudkan untuk melindungi taman nasional,” jelasnya

 

Sebagai hutan hujan tropis yang masih lengkap ekosistemnya didalamnya, menjadi rumah terakhir gajah sumatera, TNTN kemudian ditetapkan berdasarkan Keputusan Menteri Kehutanan Nomor SK.255/Menhut-II/2004, waktu itu hutan alam Riau diterapkan hanya seluas lebih kutang 38.576 hektare sebagai bagian dari Taman Nasional Tesso Nilo.

 

“Sedangkan peluasan TNTN menjadi lebih kurang 83 ribu hektar lebih tertuang di dalam Keputusan Menteri Kehutanan Nomor SK.663/Menhut-II/2009, ini lah yang menjadi dasar luas kawasan konservasi yang akan dikembalikan fungsi hutannya oleh satgas PKH setelah belasan tahun dirambah, di alih fungsikan jadi kebun sawit dan akasia,” beber Pria yang juga menjabat Ketua IKA UIR saat ini.

Baca Juga:  Kisah Ramadan Menggetarkan Hati: Senyum Bahagia Ibu Pemulung dan Lima Anaknya Diajak Belanja Baju Lebaran Oleh HT Group

 

Tersebab itu, atas dasar keprihatinan terhadap kondisi hutan yang menjadi tempat hidup banyak fauna dan flora endemik ini, Doktor Ragil menyampaikan dukungan penuhnya terhadap upaya pelestarian TNTN sebagai kawasan konservasi strategis di Provinsi Riau.

 

“Keberadaan TNTN tidak hanya memiliki nilai ekologis, tetapi juga berperan besar dalam menjaga keseimbangan lingkungan, sumber daya air, dan sebagai kawasan penyangga perubahan iklim. Oleh karena itu,”tegas Ragil.

 

Untuk itu, jebolan doktor dari Universitas Islam Riau ini mengingatkan segala bentuk perambahan, aktivitas ilegal, dan eksploitasi yang mengancam keberlangsungan TNTN harus dihentikan dan ditindak sesuai hukum yang berlaku.

 

“Kami mengajak seluruh pemangku kepentingan, pemerintah pusat dan daerah, aparat penegak hukum, masyarakat setempat, dunia akademik, serta generasi muda untuk bersinergi menjaga kelestarian TNTN.”himbaunya.

 

“Upaya pelestarian ini harus menjadi agenda bersama demi masa depan lingkungan yang berkelanjutan,”tambah Doktor Ragil.

 

Sebagai Taman Nasional, TNTN merupakan bagian dari kawasan pelestarian alam yang dilindungi, yang berarti ada upaya untuk menjaga kelestarian lingkungan dan keanekaragaman hayati di dalamnya.

 

“Kami menegaskan bahwa pelestarian Taman Nasional Tesso Nilo adalah tanggung jawab kolektif kita semua yang wajib kita jaga.”pungkas nya (Jono)

Berita Terkait

2.090 HEKTARE LAHAN ULAYAT PALAS MEMANAS! Dugaan Panjar Fantastis Mencuat, Aktivitas Panen Akasia Disorot — APH DITANTANG BONGKAR SIAPA YANG BERMAIN
LAHAN ULAYAT 2.090 HEKTARE DI DESA PALAS JADI SOROTAN: KADES SAMSARI DITUDING, PT ARARA ABADI DISOROT — APARAT DITANTANG BUKA-BUKAAN
LAPOR PAK BUPATI! KASI PMD (ASN) KEC.LANGGAM DIDUGA MENELANTARKAN ISTRI SIRIH DAN ANAKNYA YANG MASIH KECIL | “SAAT DIKONFIRMASI SELAMA 24 JAM BELIAU MEMILIH BUNGKAM”
DUGAAN PENELANTARAN ANAK OLEH OKNUM ASN DI KEC.LANGGAM MEMANAS, APARAT DIMINTA TIDAK TUTUP MATA: “INTEGRITAS PELAYAN PUBLIK DIPERTARUHKAN”
Luar Biasa! Bupati Pelalawan Turun Langsung Tinjau Warganya Yang Kena macet di KM 83 Desa Kemang, Pekerjaan Jalan Dihentikan Sementara
PT.MERIDAN SEJATI SURYA PLANTATION/ANAK PERUSAHAAN SURYA DUMAI GROUP DIDUGA MELINDUNGI DAN MEMELIHARA SEORANG “PERAMPOK/BEGAL”
PT.Meridan Sejati Surya Plantation (PT.MSSP) Diduga MELINDUNGI dan MEMELIHARA “Amarones Nduru Cs” Pelaku Perampasan 2 Unit Motor Milik Firman Jaya Lase & Diana Rohani Laia
Merampas 2 Unit Motor & Menyandera Wanita? NAGA LINTAS BERSUARA : “Apakah Polres Siak Berani Menangkap Amarones Nduru Cs?” Ingat Pak! Gaji Bapak dari Hasil Keringat Pajak Rakyat
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 12 Agustus 2026 - 14:18

“Jangan Biarkan Rakyat Kecil Kehilangan Harapan”: Mashuri Memohon Ketua DPRD Pelalawan Bantu Cari Jalan Keadilan atas Kebun Sawit Bersertifikat

Rabu, 12 Agustus 2026 - 07:21

H. Yose Indrawan, ST Nyatakan Kesiapan Maju di Pilkada Pelalawan, Fokus Serap Aspirasi Masyarakat

Selasa, 11 Agustus 2026 - 07:31

Kasus HIV di Pelalawan Bertambah 24 Orang hingga Juli 2026, Total Tercatat 600 Kasus

Selasa, 11 Agustus 2026 - 06:27

DUGAAN KEKERASAN DI LINGKUNGAN PT MPP MENGGUNCANG KOLAKA: PROF SUTAN NASOMAL DESAK KAPOLDA SULTRA PERINTAHKAN KAPOLRES KOLAKA BUKA TERANG SELURUH RANTAI PERISTIWA

Selasa, 11 Agustus 2026 - 03:43

TIGA TAHUN NYAWA POREPADANG–SABRIANI TERENGGUT, KEADILAN MASIH DIPERTANYAKAN: PUBLIK MENAGIH JAWABAN POLDA SULBAR!

Senin, 10 Agustus 2026 - 15:10

Tiga Warga Nias Meninggal dalam Rentang Tiga Bulan, Pemuda Demokrasi Indonesia Desak Pengusutan Transparan

Senin, 10 Agustus 2026 - 13:04

Prof. Sutan Nasomal Dorong Presiden Prabowo Perintahkan Kemenlu dan Kemenaker Selamatkan TKW Asal Tangerang di Libya

Minggu, 9 Agustus 2026 - 14:42

Bupati Pelalawan terima penghargaan, pada peringatan HUT Propinsi Riau ke-69

Berita Terbaru