Wabup Husni Tamrin Dampingi Kapolda Riau Sambut Kelahiran “Nona Seroja”, Harapan Baru Konservasi Gajah Sumatera di Tesso Nilo

- Penulis

Kamis, 11 Juni 2026 - 10:51

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PELALAWAN | Buserinvestigasi24.com

Kabar menggembirakan datang dari kawasan konservasi Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN), Kabupaten Pelalawan. Seekor anak gajah Sumatera (Elephas maximus sumatranus) berjenis kelamin betina yang lahir di Camp Elephant Flying Squad resmi diberi nama “Nona Seroja” oleh Kapolda Riau, Irjen Pol. Herry Heryawan, dalam kunjungan kerja yang turut didampingi Wakil Bupati Pelalawan, Husni Tamrin, Kamis (11/06/2026).

Momen tersebut menjadi simbol harapan baru bagi upaya pelestarian satwa langka di Provinsi Riau. Di tengah berbagai tantangan yang mengancam keberlangsungan habitat gajah Sumatera, kelahiran seekor anak gajah dalam kondisi sehat menjadi kabar yang membahagiakan sekaligus membangkitkan optimisme bagi masa depan konservasi.

“Nona Seroja” lahir dari induk bernama Mama Ria pada Rabu (10/6/2026) di Camp Elephant Flying Squad Balai Taman Nasional Tesso Nilo. Anak gajah betina tersebut lahir dalam keadaan sehat dan saat ini berada dalam pengawasan intensif para petugas konservasi.

Kapolda Riau, Irjen Pol. Herry Heryawan, menyampaikan apresiasi kepada seluruh petugas Flying Squad dan jajaran Balai TNTN yang selama ini bekerja keras menjaga kesehatan serta keberlangsungan hidup satwa dilindungi tersebut.

Menurutnya, kelahiran Nona Seroja merupakan bukti nyata bahwa upaya konservasi yang dilakukan secara konsisten mampu memberikan hasil yang positif.

“Ini adalah kabar bahagia bagi kita semua. Kehadiran Nona Seroja menjadi simbol harapan baru bagi kelestarian gajah Sumatera. Semoga semakin banyak pihak yang peduli dan turut menjaga keberadaan satwa yang menjadi kebanggaan Indonesia ini,” ujar Kapolda kepada awak media Buserinvestigasi24.com

Baca Juga:  ABSEN DI PELANTIKAN PPNI, ADA APA? KADISKES PELALAWAN PILIH AUDIENSI DENGAN WAMENKES, PUBLIK BERHAK BERTANYA

Nama “Nona Seroja” dipilih sebagai simbol keindahan, kelembutan, serta harapan baru bagi masa depan konservasi gajah Sumatera di Bumi Lancang Kuning.

Sementara itu, Wakil Bupati Pelalawan, Husni Tamrin, menyambut penuh sukacita kelahiran anak gajah tersebut. Ia menilai kehadiran Nona Seroja menjadi pengingat penting bagi seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga keseimbangan alam dan meningkatkan kepedulian terhadap pelestarian lingkungan.

“Kelahiran Nona Seroja bukan hanya menjadi kebahagiaan bagi Tesso Nilo, tetapi juga kebanggaan bagi masyarakat Pelalawan. Semoga ia tumbuh sehat dan menjadi simbol keberhasilan upaya pelestarian satwa liar yang harus terus kita jaga bersama,” kata Husni Tamrin kepada awak media Buserinvestigasi24.com

Dalam kunjungan tersebut turut hadir unsur Forkopimda Kabupaten Pelalawan, jajaran Balai Taman Nasional Tesso Nilo, serta para petugas Flying Squad yang selama ini menjadi garda terdepan dalam merawat dan melindungi populasi gajah di kawasan konservasi tersebut.

Kelahiran Nona Seroja menjadi secercah harapan di tengah berbagai tantangan yang masih dihadapi gajah Sumatera, mulai dari penyusutan habitat hingga konflik antara manusia dan satwa liar. Peristiwa ini sekaligus mempertegas peran strategis Taman Nasional Tesso Nilo sebagai salah satu benteng terakhir pelestarian gajah Sumatera di Indonesia.

Di balik langkah kecil Nona Seroja, tersimpan harapan besar agar generasi mendatang tetap dapat menyaksikan gajah Sumatera hidup lestari, berkembang biak, dan bebas berkeliaran di habitat alaminya.

(Jono.Ms)

Berita Terkait

Propam Ungkap Dugaan Oknum Jatanras Bekingi Debt Collector, Kuasa Hukum Desak Polisi Bongkar Tuntas Perampasan Mobil Emak-Emak
Kapolda Riau didampingi Kapolres Pelalawan Pimpin Pemadaman Karhutla di Pelalawan, Gunakan Formula X-Fire
Menapaki Mimpi Menjadi Kapolri Perempuan, Prof Sutan Nasomal Apresiasi Cita-Cita Davina Kirana Bintang
Peringati Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H, Wabup Husni Tamrin Ajak Masyarakat Perbanyak Doa dan Introspeksi Diri
Pelalawan Menuju “Kota Aren”, Dorong Ekosistem Ekonomi dari Hulu hingga Hilir
Cegah Karhutla Sejak Dini, Bhabinkamtibmas Desa Angkasa Sosialisasikan Bahaya dan Ancaman Pidana Pembakaran Hutan dan Lahan
Ratusan Jamaah Padati Masjid Fajar Akbar, Wabup Husni Tamrin: GSB Harus Menjadi Gerakan yang Hidup di Tengah Masyarakat
Saksi Ralat Keterangan BAP di Persidangan, Kuasa Hukum Armaita Soroti Akurasi Penyidikan Kasus Pupuk Subsidi
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 08:37

Propam Ungkap Dugaan Oknum Jatanras Bekingi Debt Collector, Kuasa Hukum Desak Polisi Bongkar Tuntas Perampasan Mobil Emak-Emak

Jumat, 11 September 2026 - 03:10

Kapolda Riau didampingi Kapolres Pelalawan Pimpin Pemadaman Karhutla di Pelalawan, Gunakan Formula X-Fire

Kamis, 10 September 2026 - 10:57

Menapaki Mimpi Menjadi Kapolri Perempuan, Prof Sutan Nasomal Apresiasi Cita-Cita Davina Kirana Bintang

Kamis, 10 September 2026 - 08:30

Peringati Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H, Wabup Husni Tamrin Ajak Masyarakat Perbanyak Doa dan Introspeksi Diri

Kamis, 10 September 2026 - 08:15

Pelalawan Menuju “Kota Aren”, Dorong Ekosistem Ekonomi dari Hulu hingga Hilir

Kamis, 10 September 2026 - 05:36

Ratusan Jamaah Padati Masjid Fajar Akbar, Wabup Husni Tamrin: GSB Harus Menjadi Gerakan yang Hidup di Tengah Masyarakat

Kamis, 10 September 2026 - 03:26

Saksi Ralat Keterangan BAP di Persidangan, Kuasa Hukum Armaita Soroti Akurasi Penyidikan Kasus Pupuk Subsidi

Rabu, 9 September 2026 - 17:58

VIRAL! Istri Sah Gerebek Suami di Kamar Kost, Keributan Pecah—Aparat Diminta Tak Tinggal Diam

Berita Terbaru