JATENG | PEKALONGAN | Buserinvestigasi24.com
Pakar Hukum Internasional Prof. Dr. KH. Sutan Nasomal, S.H., M.H., menyambut positif langkah Polres Pekalongan Kota, Polda Jawa Tengah, yang menggelar patroli skala besar dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) serta keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas), khususnya pada akhir pekan.
Menurut Prof. Sutan Nasomal, kehadiran aparat kepolisian melalui kegiatan patroli secara rutin merupakan bentuk nyata pelayanan dan perlindungan kepada masyarakat. Langkah tersebut dinilai penting untuk memberikan rasa aman sekaligus mencegah potensi gangguan keamanan dan ketertiban yang kerap terjadi pada malam akhir pekan.
“Saya menyambut positif langkah Polres Pekalongan Kota yang melaksanakan patroli skala besar sebagai bentuk pengayoman dan perlindungan kepada masyarakat. Kehadiran polisi di tengah masyarakat tentu sangat dibutuhkan untuk memberikan rasa aman dan mencegah berbagai potensi gangguan Kamtibmas,” ujar Prof. Sutan Nasomal saat menjawab pertanyaan sejumlah pimpinan redaksi media cetak dan online melalui sambungan telepon selulernya, Sabtu (26/7/2026).
Ia menilai, patroli skala besar yang melibatkan personel gabungan Polres dan Polsek merupakan langkah strategis dalam menciptakan situasi yang aman dan kondusif, khususnya di lokasi-lokasi yang berpotensi menjadi titik berkumpulnya masyarakat pada malam akhir pekan.
Patroli tersebut dilaksanakan Polres Pekalongan Kota pada Sabtu malam hingga Minggu pagi dengan menyasar sejumlah potensi gangguan keamanan, antara lain kejahatan jalanan atau street crime, seperti pencurian dengan kekerasan (curas), pencurian dengan pemberatan (curat), pencurian kendaraan bermotor (curanmor), penyalahgunaan narkoba, aksi balap liar, tawuran, serta berbagai bentuk gangguan Kamtibmas lainnya.
Sebelum pelaksanaan patroli, personel terlebih dahulu menerima arahan yang dipimpin Kabag Ops Polres Pekalongan Kota, Kompol Paryudi, S.H., M.H., didampingi Kasat Samapta AKP Seno Ajang P. serta sejumlah perwira Polres. Kegiatan tersebut diikuti personel gabungan dari Polres dan Polsek jajaran.
Dalam pelaksanaannya, personel menyambangi sejumlah lokasi yang dinilai rawan gangguan Kamtibmas, termasuk kawasan Exit Tol Setono yang menjadi salah satu titik perhatian dalam upaya mencegah aksi balap liar.
Petugas juga memberikan imbauan kepada para pemuda dan pemudi yang sedang berkumpul agar tidak melakukan aktivitas yang dapat mengganggu keamanan dan ketertiban umum. Masyarakat juga diingatkan untuk tidak menggunakan knalpot yang tidak sesuai dengan spesifikasi teknis, menghindari konsumsi minuman keras, serta turut berperan aktif dalam menjaga situasi Kamtibmas agar tetap aman dan kondusif.
Prof. Sutan Nasomal menilai pendekatan kepolisian yang mengedepankan pencegahan dan edukasi kepada masyarakat merupakan langkah yang tepat.
“Penegakan hukum harus berjalan seiring dengan langkah-langkah preventif dan pendekatan humanis. Polisi hadir bukan hanya ketika terjadi tindak pidana, tetapi juga harus hadir untuk mencegah terjadinya gangguan keamanan dan memberikan edukasi kepada masyarakat,” katanya.
Sementara itu, Kapolres Pekalongan Kota Polda Jawa Tengah AKBP Riki Yariandi, S.H., S.I.K., M.H., melalui Ps. Kasi Humas Iptu Purno Utomo, S.H., menegaskan bahwa patroli skala besar yang melibatkan personel Polres dan Polsek jajaran merupakan bagian dari implementasi Polri Hadir di tengah masyarakat.
Kegiatan tersebut dilakukan untuk memastikan keamanan, kenyamanan, serta kelancaran aktivitas masyarakat di wilayah hukum Polres Pekalongan Kota.
“Polres Pekalongan Kota hadir untuk memastikan situasi Kamtibmas dan kelancaran arus lalu lintas, sehingga aktivitas masyarakat di Kota Pekalongan aman dan nyaman,” ujar Iptu Purno.
Ia juga mengimbau masyarakat agar tidak ragu melaporkan apabila mengetahui adanya potensi gangguan keamanan atau membutuhkan bantuan kepolisian.
“Kami siagakan personel selama 1×24 jam. Masyarakat dapat menghubungi Call Center Polri 110 secara gratis apabila membutuhkan kehadiran anggota Polri di lapangan,” pungkasnya.
Prof. Sutan Nasomal berharap kegiatan patroli skala besar dan kegiatan preventif lainnya dapat dilakukan secara berkesinambungan, terutama pada waktu dan lokasi yang memiliki potensi gangguan Kamtibmas.
Menurutnya, keamanan merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan sinergi antara aparat kepolisian, pemerintah daerah, tokoh masyarakat, pemuda, dan seluruh lapisan masyarakat.
“Keamanan yang terjaga akan menciptakan rasa nyaman bagi masyarakat dan mendukung aktivitas ekonomi serta kehidupan sosial. Karena itu, sinergi antara kepolisian dan masyarakat harus terus diperkuat,” tutup Prof. Sutan Nasomal.
(Redaksi)




















