PELALAWAN | Buserinvestigasi24.com
Suasana religius menyelimuti Masjid Fajar Akbar, Gang Fajar, Pangkalan Kerinci, Kabupaten Pelalawan, Rabu (09/09/2026) dini hari. Ratusan jamaah dari berbagai kalangan memadati masjid untuk mengikuti Gerakan Subuh Berjamaah (GSB) bersama Wakil Bupati Pelalawan, H. Husni Tamrin, S.H.
Sejak sebelum azan berkumandang, jamaah mulai berdatangan. Tidak hanya orang dewasa, sejumlah keluarga turut membawa anak-anak mereka untuk bersama-sama menunaikan salat Subuh berjamaah. Pemandangan tersebut menjadi gambaran bahwa masjid tidak hanya menjadi tempat pelaksanaan ibadah, tetapi juga ruang untuk mempererat silaturahmi, membangun kebersamaan, serta menanamkan nilai-nilai keagamaan kepada generasi muda.
Dalam kesempatan tersebut, Wabup Husni Tamrin menegaskan bahwa Gerakan Subuh Berjamaah tidak boleh berhenti sebagai kegiatan seremonial. Menurutnya, GSB harus tumbuh menjadi kebiasaan dan gerakan bersama yang hidup di tengah masyarakat Pelalawan.
«“Kita ingin Gerakan Subuh Berjamaah ini terus digalakkan dan dilaksanakan secara konsisten. Jangan hanya ramai hari ini, tetapi bagaimana kita bersama-sama membangun kebiasaan untuk meramaikan masjid setiap waktu, khususnya Subuh,” ujar Husni Tamrin kepada awak media Buserinvestigasi24.com»
Ia menilai, membangun masyarakat yang religius tidak cukup hanya melalui pembangunan fisik, tetapi juga membutuhkan penguatan nilai keimanan, akhlak dan kepedulian sosial. Karena itu, Husni Tamrin secara khusus mengajak para orang tua untuk menjadikan masjid sebagai bagian dari pendidikan karakter anak sejak usia dini.
«“Mari kita ajak anak-anak kita ke masjid. Kita tanamkan sejak kecil kecintaan terhadap masjid, kecintaan terhadap ibadah dan kecintaan terhadap kegiatan-kegiatan positif. Insyaallah, dari masjid akan lahir generasi Pelalawan yang kuat iman dan akhlaknya,” katanya.»
Nuansa kebersamaan semakin terasa ketika Husni Tamrin turut berbagi dengan jamaah melalui sedekah Subuh berupa minyak goreng. Anak-anak yang hadir dan mengikuti salat Subuh berjamaah juga mendapatkan uang jajan. Bagi Husni Tamrin, berbagi dalam suasana Subuh bukan semata-mata tentang nilai pemberian, melainkan tentang bagaimana membangun kepedulian dan menghadirkan kebahagiaan sederhana di tengah masyarakat.
Sementara itu, penceramah H. Muhammad Amin, S.Ag., M.H., dalam tausiyahnya mengajak jamaah untuk terus meningkatkan keimanan dan ketakwaan, menjaga silaturahmi, serta menjadikan masjid sebagai pusat pembinaan umat dan kegiatan-kegiatan positif masyarakat. Ia juga mengingatkan bahwa keberadaan masjid akan semakin bermakna apabila tidak hanya ramai pada waktu-waktu tertentu, tetapi benar-benar menjadi bagian dari kehidupan masyarakat sehari-hari.
GSB sebagai Ikhtiar Memakmurkan Masjid
Husni Tamrin kembali menegaskan komitmennya untuk terus mendorong Gerakan Subuh Berjamaah agar semakin berkembang di berbagai wilayah Kabupaten Pelalawan.
«“Kita akan terus dorong dan gaungkan GSB ini. Mari kita makmurkan masjid, ramaikan masjid dan jadikan masjid sebagai tempat kita memperkuat ukhuwah serta membangun kehidupan masyarakat yang lebih baik,” tegasnya kepada awak media Buserinvestigasi24.com»
Semangat tersebut sejalan dengan pesan Rasulullah SAW tentang keutamaan salat Subuh berjamaah:
«“Barang siapa yang salat Subuh berjamaah, maka ia berada dalam jaminan Allah.”
(HR. Muslim)»
Bagi masyarakat yang hadir, kegiatan GSB di Masjid Fajar Akbar bukan sekadar rutinitas keagamaan. Lebih dari itu, Subuh berjamaah menjadi ruang untuk mempertemukan hati, memperkuat persaudaraan dan menumbuhkan kepedulian sosial.
Dengan hadirnya ratusan jamaah, termasuk keluarga dan anak-anak, kegiatan tersebut menjadi momentum positif untuk terus menghidupkan masjid serta menanamkan kecintaan terhadap ibadah sejak dini.
Gerakan Subuh Berjamaah diharapkan tidak berhenti pada satu kegiatan atau satu tempat, tetapi terus tumbuh dari masjid ke masjid, dari keluarga ke keluarga, hingga menjadi bagian dari budaya religius masyarakat Kabupaten Pelalawan. Dari masjid, ukhuwah dirawat. Dari Subuh, kebersamaan dimulai. Dan dari generasi yang mencintai masjid, masa depan Pelalawan diharapkan semakin kuat dalam iman, akhlak dan kepedulian sosial.
Penulis Berita : Jono.Ms



















