Dari Masjid Al-Muhajirin, Wabup Husni Tamrin Bersama Warga Ketuk Pintu Langit, Mohon Hujan dan Keselamatan Pelalawan

- Penulis

Senin, 7 September 2026 - 15:27

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RIAU | PELALAWAN | Buserinvestigasi24.com

Bukan sekadar berkumpul, ratusan masyarakat Kabupaten Pelalawan malam itu menyatukan hati dan harapan dalam lantunan sholawat serta doa. Dari Masjid Al-Muhajirin, Jalan Pepaya, Pangkalan Kerinci, Senin malam (07/09/2026), Wakil Bupati Pelalawan H. Husni Tamrin, S.H. bersama ratusan jamaah “mengetuk pintu langit”, memohon rahmat dan pertolongan Allah SWT agar Kabupaten Pelalawan segera mendapatkan hujan serta dijauhkan dari berbagai musibah, khususnya ancaman kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).

Kegiatan tersebut dikemas dalam Kabupaten Pelalawan Bersholawat (Maulid Keliling Kampung 13). Lantunan sholawat menggema di dalam masjid, menciptakan suasana religius, hangat dan penuh kekeluargaan.

Hadir bersama masyarakat dalam kegiatan tersebut Al Habib Muhammad, Wali Kota Dumai H. Faisal, sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), camat dan lurah se-Kecamatan Pangkalan Kerinci, tokoh agama, tokoh masyarakat serta ratusan jamaah.

Kehadiran H. Husni Tamrin di tengah masyarakat menjadi bagian dari upaya membangun kedekatan antara pemerintah dan warga. Tidak ada jarak yang terasa dalam suasana malam itu. Semua larut dalam satu kegiatan: bersholawat, bersilaturahmi dan berdoa untuk kebaikan daerah.

Dalam sambutannya, Husni Tamrin mengungkapkan rasa syukur karena dapat hadir bersama masyarakat dalam suasana penuh keberkahan tersebut.

«“Alhamdulillah, malam ini kita diberikan kesempatan untuk berkumpul bersama, bersholawat dan mengingat kembali perjuangan serta keteladanan Rasulullah SAW. Tentunya kita berharap kegiatan ini membawa keberkahan untuk kita semua dan untuk Kabupaten Pelalawan,” ujar Husni Tamrin kepada awak media Buserinvestigasi24.com saat di lokasi.»

Menurutnya, kegiatan bersholawat tidak hanya menjadi momentum memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW, tetapi juga menjadi sarana memperkuat ukhuwah, silaturahmi dan kepedulian antarsesama. Terlebih, Kabupaten Pelalawan saat ini sedang menghadapi musim kemarau dengan kondisi cuaca panas dan kering yang meningkatkan potensi terjadinya kebakaran hutan dan lahan.

Karena itu, Husni Tamrin mengajak seluruh jamaah untuk bersama-sama memanjatkan doa agar Allah SWT memberikan pertolongan dan menurunkan hujan.

«“Mari kita bersama-sama berdoa kepada Allah SWT agar Pelalawan dijauhkan dari segala musibah. Kita saat ini sedang menghadapi kemarau panjang. Mudah-mudahan Allah segera menurunkan hujan, sehingga Karhutla dapat mereda dan masyarakat kita diberikan keselamatan,” ungkapnya kepada masyarakat.»

Namun, Husni Tamrin mengingatkan bahwa doa harus senantiasa berjalan bersama ikhtiar. Pemerintah bersama TNI, Polri, perusahaan dan masyarakat terus berupaya melakukan pencegahan serta penanganan Karhutla. Menurutnya, keberhasilan menjaga Pelalawan dari bencana juga sangat bergantung pada kepedulian seluruh elemen masyarakat.

Baca Juga:  Cegah Karhutla Berulang, Tim Penyuluhan Mabes TNI Perkuat Sinergi dengan Polres Pelalawan

«“Doa adalah bagian dari ikhtiar kita. Kita berusaha di lapangan, dan malam ini kita mengetuk pintu langit. Semoga Allah SWT memberikan pertolongan, menurunkan hujan dan memberikan keselamatan bagi seluruh masyarakat Pelalawan,” katanya.»

Ia pun mengajak masyarakat untuk tidak membuka atau membersihkan lahan dengan cara membakar, terlebih dalam kondisi cuaca panas dan kering.

«“Jangan sampai karena kelalaian kita, terjadi kebakaran yang merugikan banyak orang. Mari kita jaga lingkungan, saling mengingatkan dan bersama-sama mencegah Karhutla,” pesannya.»

Pesan tersebut menjadi pengingat bahwa menjaga Pelalawan bukan hanya tugas pemerintah, melainkan tanggung jawab bersama. Kepedulian masyarakat, kesadaran menjaga lingkungan serta sinergi antara pemerintah, aparat, perusahaan dan warga menjadi bagian penting dalam menghadapi ancaman Karhutla.

Husni Tamrin juga berharap kegiatan Kabupaten Pelalawan Bersholawat dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan dan menjangkau masyarakat di berbagai wilayah.

Baginya, kegiatan keagamaan seperti ini memiliki makna yang lebih luas karena dapat menjadi ruang untuk mempererat persaudaraan, membangun kepedulian sosial serta menumbuhkan semangat kebersamaan di tengah masyarakat.

«“Mudah-mudahan sholawat yang kita lantunkan malam ini menjadi wasilah bagi turunnya rahmat dan keberkahan Allah SWT untuk Kabupaten Pelalawan. Semoga daerah kita aman, masyarakatnya sehat, sejahtera dan dijauhkan dari segala musibah,” tuturnya.»

Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan lantunan sholawat dan doa bersama. Ratusan jamaah mengikuti kegiatan dengan penuh kekhusyukan hingga selesai.

Malam itu, Masjid Al-Muhajirin seakan menjadi tempat bertemunya doa dan ikhtiar.

Di tengah kemarau yang panjang, masyarakat tidak hanya berharap kepada turunnya hujan, tetapi juga memohon agar seluruh elemen diberikan kekuatan untuk menjaga lingkungan dan mencegah Karhutla.

Dari masjid tersebut, satu harapan dipanjatkan bersama:

Semoga hujan segera turun, Karhutla dijauhkan, masyarakat Pelalawan senantiasa diberi kesehatan dan keselamatan, serta Kabupaten Pelalawan menjadi daerah yang aman, sejahtera dan penuh keberkahan di bawah lindungan Allah SWT. Karena ketika pemerintah dan rakyat duduk bersama, bersholawat dan berdoa, yang dibangun bukan hanya kedekatan tetapi juga rasa persaudaraan dan harapan untuk masa depan Pelalawan yang lebih baik.

Penulis Berita : Jono.Ms

Berita Terkait

PROF. DR. SUTAN NASOMAL GUNCANG PUBLIK: “PRESIDEN JANGAN TUTUP MATA! EMPAT BULAN HUTAN TERBAKAR, RAKYAT MENGHIRUP ASAP—APH WAJIB UNGKAP SIAPA DALANGNYA!”
PROF. DR. SUTAN NASOMAL: KARHUTLA ANCAM KESELAMATAN RAKYAT, PEMERINTAH DIMINTA BUKA PINTU BANTUAN INTERNASIONAL
PROF. DR. KH. SUTAN NASOMAL APRESIASI PRESTASI SDN CIBATOK 03: BARU ENAM BULAN BERLATIH, EKSKUL TAEKWONDO RAIH DUA MEDALI PERUNGGU BAPOPSI CUP 2026
PROF. DR. SUTAN NASOMAL: HUKUMAN BERAT BAGI KORUPTOR HARUS DITEGAKKAN, PEMISKINAN RAKYAT TAK BOLEH DIBIARKAN!
APBD SIAK AMBRUK HAMPIR Rp:1 TRILIUN! PROF. SUTAN NASOMAL DESAK PUSAT BUKA KARTU: JANGAN PENDIDIKAN DAN KESEHATAN RAKYAT JADI TUMBAL!
Prof. Dr. Sutan Nasomal Ajak Publik Bersikap Objektif soal Penurunan APBD Siak: Jangan Terburu-buru Salahkan Bupati Afni, Kepentingan Rakyat Harus Diutamakan
SKANDAL KERACUNAN MBG! 103 SISWA SMPN 2 CISARUA DIDUGA TERDAMPAK : PROF. DR. SUTAN NASOMAL DESAK PRESIDEN PRABOWO TURUN TANGAN: USUT TUNTAS, PERIKSA PENGELOLA SPPG, JANGAN BIARKAN HUKUM TUMPUL KEBAWAH!
Peringati HUT 62 Tahun Partai Golkar; Pengurus Golkar Pelalawan Ziarah Taman Makam Pahlawan & Potong Tumpeng
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 09:11

PROF. DR. SUTAN NASOMAL GUNCANG PUBLIK: “PRESIDEN JANGAN TUTUP MATA! EMPAT BULAN HUTAN TERBAKAR, RAKYAT MENGHIRUP ASAP—APH WAJIB UNGKAP SIAPA DALANGNYA!”

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 11:48

PROF. DR. SUTAN NASOMAL: KARHUTLA ANCAM KESELAMATAN RAKYAT, PEMERINTAH DIMINTA BUKA PINTU BANTUAN INTERNASIONAL

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 11:41

PROF. DR. KH. SUTAN NASOMAL APRESIASI PRESTASI SDN CIBATOK 03: BARU ENAM BULAN BERLATIH, EKSKUL TAEKWONDO RAIH DUA MEDALI PERUNGGU BAPOPSI CUP 2026

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 10:15

PROF. DR. SUTAN NASOMAL: HUKUMAN BERAT BAGI KORUPTOR HARUS DITEGAKKAN, PEMISKINAN RAKYAT TAK BOLEH DIBIARKAN!

Kamis, 22 Oktober 2026 - 09:33

APBD SIAK AMBRUK HAMPIR Rp:1 TRILIUN! PROF. SUTAN NASOMAL DESAK PUSAT BUKA KARTU: JANGAN PENDIDIKAN DAN KESEHATAN RAKYAT JADI TUMBAL!

Rabu, 21 Oktober 2026 - 15:28

SKANDAL KERACUNAN MBG! 103 SISWA SMPN 2 CISARUA DIDUGA TERDAMPAK : PROF. DR. SUTAN NASOMAL DESAK PRESIDEN PRABOWO TURUN TANGAN: USUT TUNTAS, PERIKSA PENGELOLA SPPG, JANGAN BIARKAN HUKUM TUMPUL KEBAWAH!

Rabu, 21 Oktober 2026 - 08:18

Peringati HUT 62 Tahun Partai Golkar; Pengurus Golkar Pelalawan Ziarah Taman Makam Pahlawan & Potong Tumpeng

Rabu, 21 Oktober 2026 - 03:10

PROF. DR. SUTAN NASOMAL APRESIASI ASMIDAR, S.Pd. TERPILIH SEBAGAI KETUA PGRI PEREMPUAN PERTAMA DI KUTA BAHARU: MOMENTUM BERSEJARAH BAGI PENDIDIKAN ACEH SINGKIL

Berita Terbaru