PELALAWAN | Buserinvestigasi24.com
Ratusan jamaah memadati Masjid Al-Muthmainnah, Jalan Raja, Kelurahan Kerinci Kota, Kabupaten Pelalawan, untuk melaksanakan Salat Subuh berjamaah dalam rangkaian kegiatan Gerakan Subuh Berjamaah (GSB), Rabu (26/08/2026).
Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Pelalawan H. Husni Tamrin, S.H., bersama istri Hj. Rohani Tamrin serta rombongan Gerakan Subuh Berjamaah. Tingginya antusiasme masyarakat terlihat dari ramainya jamaah yang hadir sejak waktu Subuh, meskipun kondisi udara di wilayah tersebut tengah diselimuti kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Dalam kesempatan tersebut, H. Husni Tamrin menyampaikan apresiasi sekaligus rasa syukurnya atas semangat masyarakat dalam meramaikan dan memakmurkan masjid.
Menurutnya, kondisi kabut asap yang melanda sejumlah wilayah tidak seharusnya menghilangkan semangat masyarakat untuk beribadah. Namun, ia juga mengingatkan agar aktivitas ibadah dan kegiatan masyarakat tetap diiringi dengan kesadaran menjaga kesehatan.
«“Kita bersyukur Salat Subuh berjamaah pagi ini sangat ramai. Walaupun kondisi lingkungan kita saat ini berkabut asap, namun hal itu tidak menyurutkan semangat masyarakat untuk memakmurkan masjid,” ujar Husni Tamrin kepada awak media Buserinvestigasi24.com»
Di sisi lain, Wakil Bupati mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati menjaga kesehatan selama kualitas udara menurun akibat dampak karhutla. Warga yang tidak memiliki kepentingan mendesak di luar rumah diminta untuk mengurangi aktivitas di luar ruangan.
«“Asap akibat karhutla sudah membuat sebagian warga mengalami sesak. Untuk itu, kita berharap masyarakat menjaga kesehatan dan tidak keluar rumah apabila tidak ada kepentingan yang mendesak,” pesannya.»
Wabup Ingatkan Masyarakat Tidak Membakar Lahan
Dalam kesempatan itu, Husni Tamrin juga menyampaikan perkembangan penanganan karhutla di sejumlah wilayah Kabupaten Pelalawan.
Ia menjelaskan, kebakaran di wilayah Kerumutan telah berhasil diatasi. Sementara itu, penanganan karhutla di Desa Rantau Baru masih terus dilakukan oleh tim gabungan melalui upaya pemadaman dan pendinginan di lokasi terdampak.
Husni juga mengajak seluruh masyarakat untuk ikut berperan aktif dalam mencegah terjadinya karhutla. Ia mengingatkan warga agar tidak melakukan pembakaran lahan serta tidak membuang puntung rokok sembarangan, terutama ketika melakukan aktivitas di kawasan yang rawan terbakar.
«“Untuk di Kerumutan, kebakaran sudah dapat diatasi. Sementara di Rantau Baru, tim gabungan masih terus bekerja keras melakukan pemadaman. Kami juga mengimbau masyarakat untuk tidak membakar lahan. Bagi warga yang bepergian atau memancing, jangan membuang puntung rokok sembarangan karena dapat memicu kebakaran yang merugikan masyarakat luas,” tegasnya.»
Menurutnya, pencegahan karhutla bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah maupun petugas di lapangan, tetapi membutuhkan kesadaran dan kepedulian seluruh elemen masyarakat.
Diisi Tausiah dan Sedekah Subuh
Usai pelaksanaan Salat Subuh berjamaah, kegiatan dilanjutkan dengan tausiah yang disampaikan Ustadz Edi Iskandar. Dalam tausiyahnya, Ustadz Edi mengajak jamaah untuk menjadikan Salat Subuh berjamaah sebagai bagian dari kebiasaan positif dalam kehidupan sehari-hari. Ia juga menyampaikan keutamaan bangun di waktu Subuh serta pentingnya membangun kepedulian sosial melalui sedekah.
Suasana kegiatan semakin hangat ketika memasuki agenda sedekah Subuh. Wakil Bupati Pelalawan H. Husni Tamrin secara langsung memberikan uang tunai kepada anak-anak yang hadir dan mengikuti Salat Subuh berjamaah. Tidak hanya anak-anak, seluruh jamaah yang hadir juga mendapatkan bingkisan berupa minyak goreng sebagai bentuk kepedulian dan semangat berbagi kepada masyarakat.
Kegiatan tersebut tidak sekadar menjadi momentum memperkuat semangat beribadah, tetapi juga menjadi ruang untuk mempererat silaturahmi antara pemerintah daerah dan masyarakat.
Di tengah kondisi kabut asap yang masih menjadi perhatian akibat karhutla, kegiatan Gerakan Subuh Berjamaah di Masjid Al-Muthmainnah menjadi pesan penting bahwa semangat memakmurkan rumah ibadah dapat berjalan beriringan dengan kepedulian terhadap kesehatan, lingkungan, serta kepentingan masyarakat luas.
Pemerintah daerah bersama seluruh elemen masyarakat diharapkan terus memperkuat sinergi dalam mencegah karhutla, menjaga lingkungan, sekaligus membangun kehidupan sosial dan keagamaan yang semakin harmonis di Kabupaten Pelalawan. (Jono.Ms)



















