Maraknya Ninja Sawit di Kerinci Kanan, Masyarakat Mendesak Penindakan Tegas dari Aparat Kepolisian

- Penulis

Kamis, 28 Agustus 2025 - 10:17

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kerinci Kanan|Buserinvestigasi24.com

Fenomena “Ninja Sawit” alias pencuri buah sawit di wilayah Kerinci Kanan semakin meresahkan warga. Aktivitas ilegal ini bukan hanya merugikan pemilik kebun, tetapi juga menimbulkan keresahan sosial yang dapat memicu konflik horizontal di tengah masyarakat.

Masyarakat menilai, aksi para pelaku pencurian sawit ini seakan berlangsung bebas tanpa hambatan, seolah-olah tidak ada pengawasan maupun langkah tegas dari aparat kepolisian setempat. Pertanyaan besar pun mencuat: sampai kapan praktik pencurian sawit ini dibiarkan? Kamis (28/08/2025)

“Kalau dibiarkan terus, bisa-bisa masyarakat main hakim sendiri. Kami butuh kehadiran polisi untuk menindak tegas pelaku, bukan sekadar janji-janji,” ujar salah seorang warga Kerinci Kanan dengan nada kesal.

Selain merugikan petani, perbuatan para Ninja Sawit ini jelas masuk kategori tindak pidana pencurian. Dalam Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) Pasal 362, disebutkan bahwa setiap orang yang mengambil barang milik orang lain dengan maksud untuk dimiliki secara melawan hukum dapat dipidana dengan penjara maksimal lima tahun.

Ironisnya, meski aturan hukum sudah jelas, masyarakat menilai penegakan hukum di lapangan masih jauh panggang dari api. Kegiatan Ninja Sawit kerap terjadi hampir setiap malam, namun aparat seolah tutup mata.

Dampak Negatif Maraknya Ninja Sawit

Fenomena pencurian sawit yang kian marak di Kerinci Kanan membawa segudang dampak buruk bagi masyarakat, di antaranya:

1. Kerugian Ekonomi Petani – Para petani sawit yang menggantungkan hidup dari hasil kebun terpaksa menanggung kerugian besar.

Baca Juga:  Kadis Kesehatan Pelalawan Tinjau Posko Lebaran, Puskesmas dan Rumah Sakit Pastikan Pelayanan Kesehatan Siaga

2. Munculnya Konflik Sosial – Aksi Ninja Sawit berpotensi menimbulkan bentrokan antarwarga karena masyarakat mulai nekat menghadang pelaku.

3. Hilangnya Kepercayaan pada Aparat Hukum – Jika aksi ini dibiarkan, masyarakat bisa kehilangan keyakinan pada kepolisian.

4. Mengganggu Kamtibmas – Lingkungan yang seharusnya aman berubah mencekam setiap malam.

5. Efek Psikologis bagi Petani – Rasa was-was dan cemas menghantui warga setiap kali pergi ke kebun.

Maraknya aksi Ninja Sawit di Kerinci Kanan tidak bisa lagi dianggap persoalan kecil. Setiap tandan buah sawit yang dicuri bukan hanya merugikan petani, tetapi juga merampas hak hidup masyarakat yang menggantungkan nafkah dari hasil kebun.

Jika aparat kepolisian terus bersikap lamban, dingin, dan seolah tutup mata, maka wajar bila muncul dugaan bahwa ada pembiaran terhadap praktik ilegal ini. Hukum harus ditegakkan, bukan dipelintir.

Masyarakat tidak butuh janji-janji manis, tetapi tindakan nyata: tangkap pelaku, proses hukum, dan berikan efek jera. Sebab jika aparat gagal hadir di tengah rakyat, jangan salahkan bila kepercayaan masyarakat runtuh dan keadilan dipaksa ditegakkan dengan cara mereka sendiri.

Polisi ditunggu hadir sebagai pelindung rakyat, bukan sekadar penonton dalam panggung kejahatan.

 

Tim Redaksi

Sumber Berita : Mas Bray

Berita Terkait

Luar Biasa! Bupati Pelalawan Turun Langsung Tinjau Warganya Yang Kena macet di KM 83 Desa Kemang, Pekerjaan Jalan Dihentikan Sementara
PT.MERIDAN SEJATI SURYA PLANTATION/ANAK PERUSAHAAN SURYA DUMAI GROUP DIDUGA MELINDUNGI DAN MEMELIHARA SEORANG “PERAMPOK/BEGAL”
PT.Meridan Sejati Surya Plantation (PT.MSSP) Diduga MELINDUNGI dan MEMELIHARA “Amarones Nduru Cs” Pelaku Perampasan 2 Unit Motor Milik Firman Jaya Lase & Diana Rohani Laia
Merampas 2 Unit Motor & Menyandera Wanita? NAGA LINTAS BERSUARA : “Apakah Polres Siak Berani Menangkap Amarones Nduru Cs?” Ingat Pak! Gaji Bapak dari Hasil Keringat Pajak Rakyat
Ketum PPWI Desak Kasat Reskrim Polres Siak Segera Tuntaskan Kasus, “Amarones Nduru Cs” Diminta Diproses Hukum, Warga: Kepastian Hukum Adalah Hak Masyarakat & Keadilan Harus Hadir
Jeritan Korban dari Balik Kebun Sawit: Dua Motor Dirampas, Seorang Istri Diduga Ditahan, Warga Desak Polisi Segera Tangkap! “AMARONES NDURU CS”
Dugaan Asusila Seret Nama Oknum Plt Kepsek SD 03 Tanjung Belit, Dinas Pendidikan Masih Bungkam, Publik Pertanyakan Keseriusan Pengawasan
Korbankan Diri Demi Tugas! Kejar Pelaku Pencurian, Aipda Agus Wahyudi Alami Patah Tangan, Kapolres Rohul Beri Apresiasi
Berita ini 36 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 26 Juni 2026 - 08:31

PERSOALAN LINGKUNGAN PT ADEI PLANTATION & INDUSTRY MEMANAS! TIGA PEJABAT UTAMA BUNGKAM, DUGAAN LIMBAH DAN SEMPADAN SUNGAI JADI SOROTAN — AKANKAH NEGARA DIAM?

Jumat, 26 Juni 2026 - 07:07

BUNGKAMNYA 3 PEJABAT UTAMA PT ADEI PLANTATION & INDUSTRY, AKANKAH NEGARA TUTUP MATA? DESAKAN WARGA UNTUK MENGAUDIT LINGKUNGAN HIDUP MENGUAT, APARAT JANGAN HANYA MENJADI PENONTON!

Jumat, 26 Juni 2026 - 06:59

DUGAAN PENGABAIAN SEMPADAN SUNGAI DI AREAL PT ADEI PLANTATION & INDUSTRY, WARGA DESAK APARAT PENEGAK HUKUM TURUN TANGAN

Kamis, 25 Juni 2026 - 12:31

Luar Biasa! Bupati Pelalawan Turun Langsung Tinjau Warganya Yang Kena macet di KM 83 Desa Kemang, Pekerjaan Jalan Dihentikan Sementara

Rabu, 24 Juni 2026 - 14:11

K.Yose Silaban,S.H. & Partner Desak Kasat Reskrim Polres Siak Segera Tangkap dan Proses Hukum “AMARONES NDURU Cs” — Tokoh Adat Nias Bersuara: “Kalau Tak Sanggup Bekerja Untuk Rakyat, Mundur Saja Pak!”

Rabu, 24 Juni 2026 - 04:35

PT.MERIDAN SEJATI SURYA PLANTATION/ANAK PERUSAHAAN SURYA DUMAI GROUP DIDUGA MELINDUNGI DAN MEMELIHARA SEORANG “PERAMPOK/BEGAL”

Selasa, 23 Juni 2026 - 16:25

PT.Meridan Sejati Surya Plantation (PT.MSSP) Diduga MELINDUNGI dan MEMELIHARA “Amarones Nduru Cs” Pelaku Perampasan 2 Unit Motor Milik Firman Jaya Lase & Diana Rohani Laia

Selasa, 23 Juni 2026 - 04:25

Jeritan Korban dari Balik Kebun Sawit: Dua Motor Dirampas, Seorang Istri Diduga Ditahan, Warga Desak Polisi Segera Tangkap! “AMARONES NDURU CS”

Berita Terbaru