Bahaya Tak Terlihat: Paparan Asap Ganja di Ruangan Tertutup Bisa Membuat Seseorang Positif Narkoba

- Penulis

Jumat, 29 Mei 2026 - 04:50

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Riau | Pekanbaru | Buserinvestigasi24.com

Dokter Spesialis Paru, dr. Indra Yovi, mengingatkan masyarakat bahwa seseorang dapat dinyatakan positif narkoba akibat terpapar asap ganja secara pasif, meskipun tidak mengonsumsinya secara langsung. Risiko tersebut dinilai lebih besar apabila paparan terjadi di dalam ruangan tertutup dengan sirkulasi udara yang buruk.

“Seperti halnya asap rokok biasa, orang yang berada di sekitar juga bisa terpapar. Saat dilakukan tes, hasilnya bisa positif karena terpapar secara pasif, bukan karena mengisap secara aktif. Kalau rokok biasa tidak menyalahi hukum, tetapi ganja tentu berbeda karena termasuk narkotika,” ujar dr. Indra Yovi saat dikonfirmasi wartawan melalui sambungan telepon di Pekanbaru, Kamis (28/5/2026).

Menurutnya, zat dari asap ganja yang masuk ke tubuh dapat terdeteksi dalam pemeriksaan tertentu, meski hanya berasal dari paparan lingkungan sekitar.

“Kalau melalui rambut, jejaknya bisa bertahan hingga satu bulan. Sedangkan melalui urine, umumnya sekitar dua minggu,” jelasnya.

Ia juga menegaskan bahwa paparan asap ganja tidak membutuhkan waktu lama untuk memengaruhi hasil tes narkoba seseorang, terutama bila berada di ruang tertutup tanpa ventilasi memadai.

Baca Juga:  Iptu Hendra Sebayang Pantau Perkembangan Jagung Pipil di Desa Bukit Lingkar

“Sebentar saja sudah bisa terpapar. Intinya, orang yang tidak mengisap pun tetap bisa terkena dampaknya secara pasif. Untuk kembali negatif biasanya tinggal menunggu waktu hingga zat tersebut hilang dari tubuh,” tambahnya.

Paparan asap ganja secara pasif diketahui berpotensi menyebabkan hasil positif pada tes narkoba, walaupun kemungkinan tersebut lebih kecil dibandingkan pengguna aktif. Namun, sejumlah faktor seperti intensitas paparan, lamanya berada di lokasi, serta kondisi ventilasi ruangan menjadi penentu utama.

Risiko dinilai lebih tinggi apabila paparan terjadi di area tertutup dengan sirkulasi udara minim, seperti di dalam mobil, toilet umum, atau ruangan tanpa ventilasi yang memadai.

Masyarakat diimbau untuk lebih waspada terhadap lingkungan sekitar guna menghindari dampak kesehatan maupun konsekuensi hukum akibat paparan narkotika secara tidak langsung.

 

Penulis : Jono.Ms

(Tim Prabu Siliwangi)

Berita Terkait

2.090 HEKTARE LAHAN ULAYAT PALAS MEMANAS! Dugaan Panjar Fantastis Mencuat, Aktivitas Panen Akasia Disorot — APH DITANTANG BONGKAR SIAPA YANG BERMAIN
LAHAN ULAYAT 2.090 HEKTARE DI DESA PALAS JADI SOROTAN: KADES SAMSARI DITUDING, PT ARARA ABADI DISOROT — APARAT DITANTANG BUKA-BUKAAN
Warga Geram! Galian C ilegal Diduga Milik “Muklis dan Darlin” di Rawang Kao Terus Beroperasi, Aparat Diminta Segera Turun Tangan dan Bertindak Tegas!
LAPOR PAK KAPOLRES! DUGAAN JUDI SABUNG AYAM SEMAKIN MENGGILA DAN MERESAHKAN WARGA DI BUKIT KESUMA, DISEBUT BEBAS BEROPERASI LEBIH DARI SATU TAHUN – WARGA MENYEBUT “NABABAN” SEBAGAI KORLAP
LAPOR PAK BUPATI! KASI PMD (ASN) KEC.LANGGAM DIDUGA MENELANTARKAN ISTRI SIRIH DAN ANAKNYA YANG MASIH KECIL | “SAAT DIKONFIRMASI SELAMA 24 JAM BELIAU MEMILIH BUNGKAM”
DUGAAN PENELANTARAN ANAK OLEH OKNUM ASN DI KEC.LANGGAM MEMANAS, APARAT DIMINTA TIDAK TUTUP MATA: “INTEGRITAS PELAYAN PUBLIK DIPERTARUHKAN”
PERSOALAN LINGKUNGAN PT ADEI PLANTATION & INDUSTRY MEMANAS! TIGA PEJABAT UTAMA BUNGKAM, DUGAAN LIMBAH DAN SEMPADAN SUNGAI JADI SOROTAN — AKANKAH NEGARA DIAM?
BUNGKAMNYA 3 PEJABAT UTAMA PT ADEI PLANTATION & INDUSTRY, AKANKAH NEGARA TUTUP MATA? DESAKAN WARGA UNTUK MENGAUDIT LINGKUNGAN HIDUP MENGUAT, APARAT JANGAN HANYA MENJADI PENONTON!
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 12 Agustus 2026 - 14:18

“Jangan Biarkan Rakyat Kecil Kehilangan Harapan”: Mashuri Memohon Ketua DPRD Pelalawan Bantu Cari Jalan Keadilan atas Kebun Sawit Bersertifikat

Rabu, 12 Agustus 2026 - 07:21

H. Yose Indrawan, ST Nyatakan Kesiapan Maju di Pilkada Pelalawan, Fokus Serap Aspirasi Masyarakat

Selasa, 11 Agustus 2026 - 07:31

Kasus HIV di Pelalawan Bertambah 24 Orang hingga Juli 2026, Total Tercatat 600 Kasus

Selasa, 11 Agustus 2026 - 06:27

DUGAAN KEKERASAN DI LINGKUNGAN PT MPP MENGGUNCANG KOLAKA: PROF SUTAN NASOMAL DESAK KAPOLDA SULTRA PERINTAHKAN KAPOLRES KOLAKA BUKA TERANG SELURUH RANTAI PERISTIWA

Selasa, 11 Agustus 2026 - 03:43

TIGA TAHUN NYAWA POREPADANG–SABRIANI TERENGGUT, KEADILAN MASIH DIPERTANYAKAN: PUBLIK MENAGIH JAWABAN POLDA SULBAR!

Senin, 10 Agustus 2026 - 15:10

Tiga Warga Nias Meninggal dalam Rentang Tiga Bulan, Pemuda Demokrasi Indonesia Desak Pengusutan Transparan

Senin, 10 Agustus 2026 - 13:04

Prof. Sutan Nasomal Dorong Presiden Prabowo Perintahkan Kemenlu dan Kemenaker Selamatkan TKW Asal Tangerang di Libya

Minggu, 9 Agustus 2026 - 14:42

Bupati Pelalawan terima penghargaan, pada peringatan HUT Propinsi Riau ke-69

Berita Terbaru