Profesor.Dr.Sutan Nasomal Ingatkan Presiden Prabowo Antisipasi Dampak Konflik Global, Prioritaskan Kesiapsiagaan Nasional

- Penulis

Minggu, 31 Mei 2026 - 03:09

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta | Buserinvestigasi24.com

Pengamat hukum internasional dan geopolitik, Prof. Dr. Sutan Nasomal, SH., MH., mengingatkan Pemerintah Republik Indonesia untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap dinamika konflik global yang berpotensi memengaruhi stabilitas keamanan, ekonomi, dan ketahanan nasional Indonesia.

Pernyataan tersebut disampaikan Prof. Sutan Nasomal saat menjawab pertanyaan sejumlah pimpinan redaksi media cetak dan media online nasional maupun internasional dari Markas Pusat Partai Koalisi Rakyat Indonesia di kawasan Cijantung, Jakarta, Minggu (31/5/2026).

Menurutnya, perkembangan situasi geopolitik di Timur Tengah dalam beberapa waktu terakhir perlu dicermati secara serius oleh seluruh negara, termasuk Indonesia. Ia mengibaratkan pentingnya kesiapsiagaan pemerintah dengan pepatah lama, “Sedia payung sebelum hujan.”

“Negara Kesatuan Republik Indonesia harus mempersiapkan berbagai langkah antisipatif terhadap kemungkinan dampak yang dapat timbul dari eskalasi konflik internasional. Kesiapan nasional menjadi faktor penting untuk menjaga stabilitas negara,” ujarnya.

Prof. Sutan menilai meningkatnya ketegangan di berbagai kawasan dunia berpotensi memicu perluasan konflik yang melibatkan lebih banyak negara. Menurutnya, jika situasi terus memburuk dan jalur diplomasi tidak berjalan efektif, dunia dapat menghadapi krisis keamanan yang lebih luas dibandingkan sebelumnya.

Ia juga menyoroti kondisi Timur Tengah yang hingga kini masih menjadi pusat ketegangan geopolitik global. Menurutnya, berbagai keputusan politik dan militer yang diambil oleh negara-negara besar akan sangat menentukan arah stabilitas kawasan serta dampaknya terhadap perekonomian dunia.

Lebih lanjut, Prof. Sutan mengungkapkan bahwa konflik yang berkepanjangan telah memberikan dampak nyata terhadap kondisi ekonomi global, mulai dari gangguan rantai pasok, kenaikan harga energi, hingga meningkatnya harga kebutuhan pokok yang dirasakan masyarakat di berbagai negara.

Baca Juga:  NASIB GURU HONORER SEMAKIN TERHIMPIT DAMPAK MELEMAHNYA RUPIAH, PROF.DR.SUTAN NASOMAL DIMINTA PRESIDEN SERIUS PERHATIKAN DUNIA PENDIDIKAN

“Krisis energi dan tekanan ekonomi global saat ini sudah mulai dirasakan oleh banyak negara. Harga berbagai kebutuhan mengalami kenaikan dan kondisi tersebut tentu memberikan beban tambahan bagi masyarakat, khususnya kelompok ekonomi menengah ke bawah,” jelasnya.

Dalam pandangannya, penyelesaian konflik melalui jalur diplomasi dan penghormatan terhadap hukum internasional harus menjadi prioritas seluruh pihak guna mencegah meluasnya peperangan yang dapat mengancam keselamatan umat manusia.

Prof. Sutan juga mengingatkan bahwa perkembangan konflik di sejumlah kawasan berpotensi berdampak pada stabilitas kawasan Asia Pasifik apabila tidak segera dikelola dengan baik oleh para pemimpin dunia.

Oleh karena itu, ia mengimbau Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, untuk tetap mengedepankan politik luar negeri bebas aktif, menjaga posisi Indonesia sebagai negara yang mendorong perdamaian dunia, serta tidak terjebak dalam berbagai kepentingan geopolitik yang dapat merugikan kepentingan nasional.

“Indonesia harus tetap fokus pada kepentingan nasional, memperkuat ketahanan ekonomi, keamanan, dan persatuan bangsa. Diplomasi perdamaian harus terus dikedepankan demi menjaga stabilitas kawasan dan dunia,” tegasnya.

Prof.Dr.Sutan Nasomal berharap seluruh pemimpin dunia dapat mengutamakan dialog, diplomasi, dan penyelesaian konflik secara damai guna menghindari dampak kemanusiaan yang lebih luas bagi masyarakat global.

Narasumber : Prof.Dr.Sutan Nasomal, SH., MH.Pakar Hukum Pidana Internasional dan Ekonomi Nasional, Presiden Partai Koalisi Rakyat Indonesia, Ketua Umum Perkumpulan Advokat Muda Indonesia (Association of Young Indonesian Advocates), serta Pengasuh Pondok Pesantren Ass Saqwa Plus.(jono)

Berita Terkait

WTP HARUMKAN NAMA PELALAWAN SEBAGAI DUTA PARIWISATA RIAU 2026; ORANG TUA DIEN PUGA SAMPAIKAN APRESIASI DAN PESAN MORAL
Prof Sutan Nasomal Harap Prabowo Dukung Aceh Singkil–Subulussalam Jadi Satu Dapil
PROF.DR.SUTAN NASOMAL DUKUNG RUDI SUSMANTO PERANGI JUDOL, BEGAL DAN PEREDARAN TELUR INFERTIL DI KABUPATEN BOGOR
NASIB GURU HONORER SEMAKIN TERHIMPIT DAMPAK MELEMAHNYA RUPIAH, PROF.DR.SUTAN NASOMAL DIMINTA PRESIDEN SERIUS PERHATIKAN DUNIA PENDIDIKAN
‎Tingkatkan Produksi Jagung Pipil, Polsek Batang Cenaku dan BPP Kecamatan Batang Lakukan Pendampingan di Desa Aur Cina 
Prof.Dr.Sutan Nasomal Minta Kapolda Aceh Tuntaskan Dugaan Penganiayaan dan Mafia Tanah Transmigrasi Longkib
Prof.Dr.Sutan Nasomal : Oknum Tokoh Pendidik Agama Melakukan Skandal Pelecehan Sexsual Wajib Di Hukum Mati Oleh Hukum Indonesia
Profesor.Dr,Sutan Nasomal: Presiden RI Jangan Sembarangan Menyetujui Wacana Jalan Provinsi Berbayar di Jawa Barat
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 30 Mei 2026 - 04:57

Polsek Pangkalan Kuras Dampingi KUD Sawit Harapan Jaya Tanam Jagung 3 Hektar program ketahanan pangan

Jumat, 29 Mei 2026 - 05:44

Kapolsek Pangkalan Kuras Cek Progres Jagung ketahanan pangan 12 Hektar di Sialang Indah, Hasil Kuartal I Tumbuh Subur

Jumat, 29 Mei 2026 - 04:50

Bahaya Tak Terlihat: Paparan Asap Ganja di Ruangan Tertutup Bisa Membuat Seseorang Positif Narkoba

Kamis, 28 Mei 2026 - 10:09

Prof.Dr.Sutan Nasomal: Rakyat Berharap Presiden Prabowo Instruksikan Menteri Agar Pejabat Bermasalah Hukum Tidak Dilantik

Kamis, 28 Mei 2026 - 03:02

Kapolsek Ujung Batu Turun Langsung Panen Jagung Bersama Petani, Wujud Polri Presisi Peduli Kesejahteraan Masyarakat

Rabu, 27 Mei 2026 - 10:06

Aipda Marmin,S.H. Turun Langsung Jadi Panitia Kurban, Wujud Nyata Polri Presisi di Tengah Masyarakat

Rabu, 27 Mei 2026 - 08:24

Wabup Husni Thamrin Gelar Open House Idul Adha 1447 H, Cerminkan Kedekatan Pemimpin dengan Rakyatnya

Rabu, 27 Mei 2026 - 06:25

Semangat Kebersamaan Warnai Pelaksanaan Qurban di Desa Pasir Indah, 13 Ekor Sapi Disembelih dengan Tertib dan Lancar

Berita Terbaru