PELALAWAN | Buserinvestigasi24.com
Pemerintah Kabupaten Pelalawan menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah di Masjid Agung Ulul Azmi, Pangkalan Kerinci, Kamis (10/09/2026). Mengusung semangat meneladani akhlak Rasulullah SAW, kegiatan tersebut menjadi momentum spiritual bagi jajaran Pemerintah Kabupaten Pelalawan dan masyarakat untuk memperkuat keimanan, memperbanyak shalawat, serta meningkatkan kepedulian dan kebersamaan di tengah berbagai tantangan yang dihadapi bangsa.
Peringatan Maulid Nabi turut dihadiri unsur Forkopimda Kabupaten Pelalawan, Sekretaris Daerah Kabupaten Pelalawan Tengku Zulfan, para Asisten Setda, kepala organisasi perangkat daerah (OPD), serta Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pelalawan.
Hikmah dan tausiyah Maulid Nabi disampaikan oleh Ustadz Dr. H. Maghfiroh, M.A., yang mengajak jamaah untuk menjadikan keteladanan Rasulullah SAW sebagai pedoman dalam membangun kehidupan yang lebih baik, baik dalam hubungan dengan Allah SWT maupun dalam kehidupan bermasyarakat.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Pelalawan H. Husni Tamrin, S.H. mengajak seluruh masyarakat menjadikan peringatan Maulid Nabi bukan sekadar agenda seremonial, melainkan sebagai ruang untuk melakukan muhasabah atau introspeksi diri serta memperkuat hubungan spiritual dengan Allah SWT. Menurut Husni, kecintaan kepada Rasulullah SAW hendaknya diwujudkan melalui kebiasaan memperbanyak shalawat, memperkuat doa, menjaga akhlak, serta meningkatkan kepedulian terhadap sesama.
«“Melalui peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW ini, mari kita bersama-sama memperbanyak shalawat dan memanjatkan doa kepada Allah SWT. Semoga bangsa Indonesia, khususnya Kabupaten Pelalawan, senantiasa diberikan perlindungan, keselamatan, kesehatan, serta dijauhkan dari berbagai musibah dan bencana,” ujar Husni kepada awak media Buserinvestigasi24.com»
Ia juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama mendoakan agar Allah SWT menurunkan hujan di wilayah yang membutuhkan, khususnya dalam membantu penanganan kebakaran hutan dan lahan yang berdampak terhadap munculnya kabut asap. Di tengah kondisi tersebut, Husni mengingatkan masyarakat agar tetap menjaga kesehatan dan membatasi aktivitas di luar rumah apabila kondisi udara kurang baik. Perhatian khusus, kata dia, perlu diberikan kepada kelompok rentan seperti anak-anak, lanjut usia, ibu hamil, serta masyarakat yang memiliki kondisi kesehatan tertentu.
Lebih jauh, Wakil Bupati menilai berbagai fenomena dan ujian yang terjadi hendaknya tidak hanya dipandang sebagai persoalan alam, tetapi juga menjadi momentum bagi manusia untuk berhenti sejenak, melakukan introspeksi, memperbaiki diri, dan semakin mendekatkan diri kepada Allah SWT.
“Musibah dan ujian harus menjadi pengingat bagi kita semua untuk terus bermuhasabah. Mari kita perbaiki hubungan kita dengan Allah SWT, dengan sesama manusia, dan dengan lingkungan. Semoga setiap ujian yang kita hadapi dapat kita lalui dengan kesabaran, keikhlasan dan kebersamaan,” pesannya.
Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah tersebut diharapkan mampu menghadirkan nilai lebih dalam kehidupan masyarakat, khususnya dalam menumbuhkan akhlak mulia, kepedulian sosial, semangat gotong royong dan persaudaraan. Keteladanan Rasulullah SAW, lanjutnya, harus terus dihidupkan dalam kehidupan sehari-hari. Bukan hanya melalui ucapan dan peringatan, tetapi melalui sikap nyata berupa kejujuran, kesabaran, kasih sayang, kepedulian kepada sesama serta keikhlasan dalam menjalankan amanah.
Dengan demikian, Maulid Nabi diharapkan menjadi pengingat bersama bahwa membangun Pelalawan tidak hanya membutuhkan pembangunan fisik dan ekonomi, tetapi juga membutuhkan masyarakat yang beriman, berakhlak, saling menghargai dan memiliki kepedulian sosial yang kuat.
“Semoga dengan memperbanyak shalawat, doa dan amal kebaikan, Allah SWT memberikan keberkahan bagi Kabupaten Pelalawan dan seluruh masyarakatnya. Semoga Pelalawan senantiasa menjadi daerah yang aman, damai, maju dan dirahmati Allah SWT,” tutup Husni.
Penulis Berita : Jono.Ms



















