Insiden Tragis di KM 11 Langgam: Dua Pegawai BUMD Pelalawan Gugur dalam Kecelakaan

- Penulis

Selasa, 13 Januari 2026 - 04:31

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pelalawan|Buserinvestigasi24.com

Kecelakaan lalu lintas tunggal terjadi di Jalan Koridor PT RAPP KM 11, Desa Rantau Baru, Kecamatan Pangkalan Kerinci, Kabupaten Pelalawan, Riau, sekitar pukul 12.10 WIB. Sebuah mobil Toyota Rush berwarna putih dengan nomor polisi BM 1466 CM dilaporkan terjun ke dalam kanal di sisi kanan jalan.Senin (12/01/2026)

Peristiwa tragis tersebut mengakibatkan dua orang meninggal dunia di tempat kejadian perkara (TKP). Korban diketahui bukan pasangan suami istri, melainkan dua orang karyawan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Kabupaten Pelalawan, yakni Bank PT. BPR Dana Amanah.

Kasat Lantas Polres Pelalawan, AKP Tatit Rizkyan Hanafi, S.Tr.K., S.I.K., M.H., menjelaskan bahwa kendaraan tersebut dikemudikan oleh Bagus Ari Firmansyah (34), karyawan Bank PT. BPR Dana Amanah, yang beralamat di Desa Rawang Sari, Kecamatan Pangkalan Lesung, Kabupaten Pelalawan, Riau. Ia membawa seorang penumpang perempuan bernama Tengku Elly Yarti (44), juga karyawan Bank PT. BPR Dana Amanah, warga Desa Makmur, Kecamatan Pangkalan Kerinci, Kabupaten Pelalawan.

“Mobil bergerak dari arah Pangkalan Kerinci menuju Langgam. Setibanya di lokasi kejadian, kendaraan diduga melaju dengan kecepatan tinggi sehingga pengemudi kehilangan kendali,” ungkap AKP Tatit.

Baca Juga:  Hadiri Halal Bihalal IMKP Pekanbaru, Wabup Husni Tamrin ajak Pererat Silaturahmi Masyarakat Pelalawan

Akibatnya, kendaraan keluar jalur ke sisi kanan jalan dan menabrak pembatas tanah di pinggir jalan sebelum akhirnya masuk dan tenggelam ke dalam kanal. Pengemudi dan penumpang sempat berusaha keluar dari dalam kendaraan, namun tidak berhasil menyelamatkan diri sehingga keduanya meninggal dunia di lokasi kejadian.

Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara, kondisi jalan di lokasi berupa jalan tanah yang dikeraskan dengan batu, dengan karakter lurus, lebar, dan datar. Cuaca pada saat kejadian dalam kondisi cerah, arus lalu lintas relatif sepi, dan lokasi kejadian jauh dari permukiman warga.

Dari hasil analisa sementara pihak kepolisian, kecelakaan diduga terjadi akibat human error, yakni kelalaian pengemudi yang melaju dengan kecepatan tinggi hingga kehilangan kendali. Sementara itu, faktor kendaraan dinyatakan layak pakai dan tidak ditemukan unsur force majeure.

Usai menerima laporan, petugas Satlantas Polres Pelalawan langsung mendatangi TKP untuk melakukan olah tempat kejadian perkara, mengamankan barang bukti, mencatat keterangan saksi, serta mendata identitas korban. Pihak kepolisian mengimbau masyarakat agar selalu berhati-hati dan mematuhi aturan lalu lintas, terutama saat melintasi jalan koridor yang memiliki tingkat kerawanan kecelakaan. (Jono.Ms)

Berita Terkait

Polsek Tambusai Utara Tangkap Dua Pengedar Narkotika di Mahato, Sita Barang Bukti 22 Paket Sabu
2.090 HEKTARE LAHAN ULAYAT PALAS MEMANAS! Dugaan Panjar Fantastis Mencuat, Aktivitas Panen Akasia Disorot — APH DITANTANG BONGKAR SIAPA YANG BERMAIN
LAHAN ULAYAT 2.090 HEKTARE DI DESA PALAS JADI SOROTAN: KADES SAMSARI DITUDING, PT ARARA ABADI DISOROT — APARAT DITANTANG BUKA-BUKAAN
LAPOR PAK BUPATI! KASI PMD (ASN) KEC.LANGGAM DIDUGA MENELANTARKAN ISTRI SIRIH DAN ANAKNYA YANG MASIH KECIL | “SAAT DIKONFIRMASI SELAMA 24 JAM BELIAU MEMILIH BUNGKAM”
DUGAAN PENELANTARAN ANAK OLEH OKNUM ASN DI KEC.LANGGAM MEMANAS, APARAT DIMINTA TIDAK TUTUP MATA: “INTEGRITAS PELAYAN PUBLIK DIPERTARUHKAN”
PERSOALAN LINGKUNGAN PT ADEI PLANTATION & INDUSTRY MEMANAS! TIGA PEJABAT UTAMA BUNGKAM, DUGAAN LIMBAH DAN SEMPADAN SUNGAI JADI SOROTAN — AKANKAH NEGARA DIAM?
BUNGKAMNYA 3 PEJABAT UTAMA PT ADEI PLANTATION & INDUSTRY, AKANKAH NEGARA TUTUP MATA? DESAKAN WARGA UNTUK MENGAUDIT LINGKUNGAN HIDUP MENGUAT, APARAT JANGAN HANYA MENJADI PENONTON!
DUGAAN PENGABAIAN SEMPADAN SUNGAI DI AREAL PT ADEI PLANTATION & INDUSTRY, WARGA DESAK APARAT PENEGAK HUKUM TURUN TANGAN
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 26 September 2026 - 11:21

“Carim Diduga Menjual Lahan Joris Manatar Hutabarat kepada Kalengi Kaban Tanpa Sepengetahuan Joris, Aparat Penegak Hukum Wajib Bertindak Tegas!”

Sabtu, 26 September 2026 - 07:06

Semangat Gotong Royong untuk Kamtibmas, Pos Kamling CSR PT Serikat Putra Hadir di RT 05 Desa Angkasa

Jumat, 25 September 2026 - 10:43

Wujudkan Kepedulian Umat dan Eratkan Silaturahmi, Komunitas Maxim Pekanbaru Bersatu Gelar Bakti Sosial Bersihkan Masjid Darul Hikmah

Jumat, 25 September 2026 - 10:28

Sambang Nusa di Selat Guntung Perkuat Sinergi Polairud, Pemerintah Kampung dan Masyarakat

Jumat, 25 September 2026 - 04:16

Prof. Sutan Nasomal: Menkeu Baru Diharapkan Bawa Terobosan Fiskal dan Perkuat Ekonomi Nasional

Rabu, 23 September 2026 - 11:49

Ratusan Jamaah Padati Masjid Al Munawwarah, Wabup Husni Tamrin Konsisten Tebar Sedekah Subuh

Selasa, 22 September 2026 - 12:43

Wabup Husni Tamrin kepada Mahasiswa Baru ITP2I: Setinggi Apa Pun Cita-Cita, Jangan Pernah Lupakan Orang Tua

Selasa, 22 September 2026 - 10:57

Puslitbang Polri Laksanakan Penelitian Evaluasi Mutu Pengadaan di Polres Pelalawan

Berita Terbaru