Jalan Poros Sungai Ara–Merbau Hancur, Warga Desak APH dan Pemda Usut Penyebab Kerusakan: Jangan Biarkan Uang Rakyat Tergerus Tanpa Pertanggungjawaban

- Penulis

Minggu, 19 Juli 2026 - 13:18

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PELALAWAN | Bunut |Buserinvestigasi24.com

Kondisi Jalan Poros Sungai Ara–Merbau, Kabupaten Pelalawan, yang sebelumnya telah dibangun menggunakan anggaran pemerintah, kini mengalami kerusakan cukup parah di sejumlah titik. Aspal yang mengelupas dan lubang besar yang memakan hampir separuh badan jalan menjadi ancaman nyata bagi keselamatan masyarakat yang setiap hari melintas.

Pantauan di lapangan pada Minggu (19/7/2026) menunjukkan kerusakan jalan semakin meluas. Hingga berita ini diterbitkan, belum terlihat adanya perbaikan maupun pemasangan rambu-rambu peringatan di lokasi yang dinilai rawan kecelakaan.

Sejumlah warga menduga kerusakan tersebut berkaitan dengan tingginya aktivitas kendaraan berat yang keluar masuk menuju kawasan perkebunan melalui salah satu simpang di sepanjang ruas jalan tersebut. Dugaan tersebut juga diperkuat dengan sering terlihatnya alat berat melintas di lokasi.

Salah seorang warga, Naldo, mengatakan bahwa aktivitas kendaraan bertonase besar diduga menjadi salah satu faktor penyebab rusaknya badan jalan.

«”Aspal ini rusak diduga karena aktivitas perkebunan. Hampir setiap hari kendaraan besar maupun alat berat keluar masuk melalui jalan ini. Lama-kelamaan aspal menjadi rusak seperti sekarang,” ujar Naldo kepada awak media Buserinvestigasi melalui sambungan telpon.»

Pernyataan tersebut merupakan keterangan narasumber dan masih memerlukan verifikasi lebih lanjut dari pihak perusahaan, pemerintah daerah, maupun instansi terkait.

Masyarakat mendesak Pemerintah Kabupaten Pelalawan, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Dinas Perhubungan, serta aparat penegak hukum untuk melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap penyebab kerusakan jalan tersebut. Apabila ditemukan adanya pelanggaran, termasuk penggunaan kendaraan yang melebihi batas muatan sesuai ketentuan yang berlaku, warga meminta agar penegakan hukum dilakukan secara tegas tanpa pandang bulu.

Selain itu, masyarakat juga meminta dilakukan evaluasi terhadap aktivitas kendaraan berat yang melintasi jalan umum agar tidak mengakibatkan kerusakan fasilitas publik yang dibangun menggunakan anggaran negara.

Dampak Sosial

Kerusakan jalan tidak hanya menghambat mobilitas masyarakat, tetapi juga meningkatkan risiko kecelakaan lalu lintas, memperlambat distribusi hasil pertanian dan perdagangan, menambah biaya transportasi masyarakat, serta mengganggu akses pelajar, tenaga kesehatan, dan kendaraan darurat.

Baca Juga:  Prof. Sutan Nasomal Soroti Klarifikasi Suami Fenny Frans: Jangan Alihkan Pokok Persoalan, Permintaan Maaf Terbuka Dinilai Lebih Tepat

Warga menilai apabila kondisi tersebut terus dibiarkan tanpa penanganan, maka kerugian masyarakat akan semakin besar dan berpotensi menghambat pertumbuhan ekonomi desa.

Dampak Lingkungan

Kerusakan badan jalan menimbulkan debu saat musim kemarau yang dapat mengganggu kesehatan masyarakat. Saat musim hujan, lubang-lubang yang dipenuhi air meningkatkan risiko kecelakaan serta mempercepat degradasi konstruksi jalan. Apabila kerusakan terus meluas, biaya rehabilitasi juga akan semakin besar dan berdampak pada penggunaan anggaran daerah.

Landasan Hukum

Apabila hasil pemeriksaan menunjukkan adanya kendaraan yang beroperasi melebihi ketentuan muatan atau dimensi sehingga mengakibatkan kerusakan jalan, penanganannya dapat mengacu pada ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku, antara lain:

Over dimension masuk kategori tindak pidana lalu lintas dan diatur dalam Pasal 277 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ).

Dalam pasal tersebut dijelaskan bahwa pihak yang memodifikasi kendaraan sehingga menyebabkan perubahan tipe tanpa memenuhi kewajiban uji tipe dapat dipidana penjara paling lama satu tahun atau denda paling banyak Rp:24 juta. Adapun pelanggaran overload diatur dalam Pasal 307 UU LLAJ dan lebih masuk kategori pelanggaran lalu lintas.

Apabila dalam proses penyelidikan ditemukan unsur tindak pidana, maka penegakan hukum dilakukan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan berdasarkan hasil penyelidikan dan pembuktian oleh aparat yang berwenang.

Masyarakat berharap Pemerintah Kabupaten Pelalawan tidak hanya melakukan tambal sulam, tetapi juga mengusut penyebab utama kerusakan agar kejadian serupa tidak terus berulang. Warga menilai setiap pihak yang memanfaatkan jalan umum memiliki tanggung jawab moral dan hukum untuk menjaga fasilitas publik yang dibangun dari uang rakyat. (Red)

Hingga berita ini diterbitkan, pihak perusahaan yang diduga menggunakan akses jalan tersebut maupun instansi terkait belum memberikan keterangan resmi. Demi keberimbangan sesuai Kode Etik Jurnalistik, redaksi membuka ruang hak jawab dan hak klarifikasi kepada seluruh pihak yang disebutkan dalam pemberitaan ini.

Berita Terkait

PROF. DR. SUTAN NASOMAL GUNCANG PUBLIK: “PRESIDEN JANGAN TUTUP MATA! EMPAT BULAN HUTAN TERBAKAR, RAKYAT MENGHIRUP ASAP—APH WAJIB UNGKAP SIAPA DALANGNYA!”
PROF. DR. SUTAN NASOMAL: KARHUTLA ANCAM KESELAMATAN RAKYAT, PEMERINTAH DIMINTA BUKA PINTU BANTUAN INTERNASIONAL
PROF. DR. KH. SUTAN NASOMAL APRESIASI PRESTASI SDN CIBATOK 03: BARU ENAM BULAN BERLATIH, EKSKUL TAEKWONDO RAIH DUA MEDALI PERUNGGU BAPOPSI CUP 2026
PROF. DR. SUTAN NASOMAL: HUKUMAN BERAT BAGI KORUPTOR HARUS DITEGAKKAN, PEMISKINAN RAKYAT TAK BOLEH DIBIARKAN!
APBD SIAK AMBRUK HAMPIR Rp:1 TRILIUN! PROF. SUTAN NASOMAL DESAK PUSAT BUKA KARTU: JANGAN PENDIDIKAN DAN KESEHATAN RAKYAT JADI TUMBAL!
Prof. Dr. Sutan Nasomal Ajak Publik Bersikap Objektif soal Penurunan APBD Siak: Jangan Terburu-buru Salahkan Bupati Afni, Kepentingan Rakyat Harus Diutamakan
SKANDAL KERACUNAN MBG! 103 SISWA SMPN 2 CISARUA DIDUGA TERDAMPAK : PROF. DR. SUTAN NASOMAL DESAK PRESIDEN PRABOWO TURUN TANGAN: USUT TUNTAS, PERIKSA PENGELOLA SPPG, JANGAN BIARKAN HUKUM TUMPUL KEBAWAH!
Peringati HUT 62 Tahun Partai Golkar; Pengurus Golkar Pelalawan Ziarah Taman Makam Pahlawan & Potong Tumpeng
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 09:11

PROF. DR. SUTAN NASOMAL GUNCANG PUBLIK: “PRESIDEN JANGAN TUTUP MATA! EMPAT BULAN HUTAN TERBAKAR, RAKYAT MENGHIRUP ASAP—APH WAJIB UNGKAP SIAPA DALANGNYA!”

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 11:48

PROF. DR. SUTAN NASOMAL: KARHUTLA ANCAM KESELAMATAN RAKYAT, PEMERINTAH DIMINTA BUKA PINTU BANTUAN INTERNASIONAL

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 11:41

PROF. DR. KH. SUTAN NASOMAL APRESIASI PRESTASI SDN CIBATOK 03: BARU ENAM BULAN BERLATIH, EKSKUL TAEKWONDO RAIH DUA MEDALI PERUNGGU BAPOPSI CUP 2026

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 10:15

PROF. DR. SUTAN NASOMAL: HUKUMAN BERAT BAGI KORUPTOR HARUS DITEGAKKAN, PEMISKINAN RAKYAT TAK BOLEH DIBIARKAN!

Kamis, 22 Oktober 2026 - 09:33

APBD SIAK AMBRUK HAMPIR Rp:1 TRILIUN! PROF. SUTAN NASOMAL DESAK PUSAT BUKA KARTU: JANGAN PENDIDIKAN DAN KESEHATAN RAKYAT JADI TUMBAL!

Rabu, 21 Oktober 2026 - 15:28

SKANDAL KERACUNAN MBG! 103 SISWA SMPN 2 CISARUA DIDUGA TERDAMPAK : PROF. DR. SUTAN NASOMAL DESAK PRESIDEN PRABOWO TURUN TANGAN: USUT TUNTAS, PERIKSA PENGELOLA SPPG, JANGAN BIARKAN HUKUM TUMPUL KEBAWAH!

Rabu, 21 Oktober 2026 - 08:18

Peringati HUT 62 Tahun Partai Golkar; Pengurus Golkar Pelalawan Ziarah Taman Makam Pahlawan & Potong Tumpeng

Rabu, 21 Oktober 2026 - 03:10

PROF. DR. SUTAN NASOMAL APRESIASI ASMIDAR, S.Pd. TERPILIH SEBAGAI KETUA PGRI PEREMPUAN PERTAMA DI KUTA BAHARU: MOMENTUM BERSEJARAH BAGI PENDIDIKAN ACEH SINGKIL

Berita Terbaru