Kasus 170 Mandek di Polsek Mandau! Pelaku Pengeroyokan Tak Juga Dijemput – Ada Apa dengan Komitmen Polisi?

- Penulis

Sabtu, 2 Agustus 2025 - 12:34

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mandau|Buserinvestigasi24.com

Publik kembali dibuat geram dengan kinerja Polsek Mandau. Kasus dugaan pengeroyokan yang dilaporkan dengan sangkaan Pasal 170 KUHP tentang Pengeroyokan hingga kini tak kunjung menunjukkan perkembangan berarti. Padahal, identitas para terlapor sudah jelas dan diketahui, namun pihak kepolisian disebut-sebut belum melakukan upaya penjemputan maupun penahanan terhadap para pelaku.

sementara polsek mandau hanya menangkap 1 org pelaku saja yang bernama “supriadi” yg terjadi di Desa Sebangar jalan  puncak km 18 depan masjid Nurul iman  kecamatan Batin selopan Kabupaten Bengkalis prop Riau

Kronologi Kejadian

Peristiwa pengeyokan bernama Ayub kamis tgl 03 juli pukul 23:00 malam hari

Menurut keterangan korban, ia saat itu tengah berada di lokasi bersama beberapa rekannya. Tiba-tiba, sekelompok orang yang sudah dikenalnya datang menghampiri dan langsung melakukan penyerangan secara bersama-sama tanpa sebab yang jelas. Sabtu (02/08/2025)

Korban mengaku mengalami luka memar di beberapa bagian tubuh akibat dipukul dan ditendang secara bergantian oleh para pelaku. Setelah kejadian, korban sempat mendapat pertolongan medis dan kemudian melaporkan kasus tersebut ke Polsek Mandau dengan bukti visum serta kesaksian beberapa orang yang melihat kejadian.

Bahkan Ketua DPC LSM TOPAN RI Sarijan wijaya yang mendampingi sdr ayub tidak bisa menghubungi Iptu irsyanudin, harahap,S.H.,M.H. sebagai Kanit reskrim polsek mandau yang menangani kasus pengeroyokan ayub beserta penyidiknya pak yuliasman

Suara Korban dan Keluarga

“Saya hanya ingin keadilan. Badan saya masih sakit, tapi lebih sakit hati saya karena pelaku masih bebas berkeliaran seolah-olah kebal hukum,” ungkap korban dengan nada kecewa saat ditemui awak media.

Keluarga korban juga menyuarakan hal senada. “Kami percaya polisi bisa menegakkan keadilan, tapi kalau sudah berminggu-minggu tidak ada tindakan, wajar saja kami merasa kecewa. Jangan sampai kami kehilangan kepercayaan pada penegak hukum,” ujar salah seorang anggota keluarga korban.

Baca Juga:  Bantu Anak Kurang Mampu, Komnas PA Pelalawan Apresiasi Pihak Sekolah di Pangkalan Kerinci

Lambannya penanganan kasus ini menimbulkan sejumlah dampak negatif yang dikhawatirkan meluas di masyarakat, di antaranya:

Menurunnya Kepercayaan Publik terhadap Kepolisian. Jika kasus jelas seperti ini saja tak kunjung dituntaskan, masyarakat akan meragukan komitmen aparat dalam menegakkan hukum.

Rasa Takut dan Trauma pada Korban. Korban dan keluarganya kini hidup dalam ketakutan karena pelaku masih bebas berkeliaran.

Potensi Main Hakim Sendiri. Kekecewaan masyarakat bisa memicu tindakan di luar hukum, seperti main hakim sendiri, yang justru berbahaya.

Citra Buruk Institusi Kepolisian. Kesan bahwa aparat “pilih kasih” dalam menindak kasus bisa mencoreng nama baik Polsek Mandau di mata publik.

Kebal Hukum bagi Pelaku. Jika pelaku tidak segera ditindak, akan muncul anggapan bahwa hukum dapat dibeli atau dinegosiasikan.

Desakan Masyarakat

Masyarakat mendesak Polsek Mandau untuk segera bersikap profesional, menjemput para pelaku, serta menuntaskan kasus ini sesuai hukum yang berlaku.

 

Kasus ini menjadi ujian serius bagi Polsek Mandau. Jika aparat masih berdiam diri dan membiarkan pelaku bebas berkeliaran, maka bukan hanya keadilan korban yang terabaikan, tetapi juga wibawa institusi kepolisian yang dipertaruhkan. Publik tak butuh janji manis, melainkan aksi nyata.

Sudah saatnya Polsek Mandau membuktikan bahwa hukum benar-benar berlaku untuk semua, bukan hanya untuk rakyat kecil, agar kepercayaan masyarakat tidak hilang selamanya.

Tim Redaksi

Sumber Berita : Ketua DPC LSM Topan RI

Sarijan Wijaya

Berita Terkait

2.090 HEKTARE LAHAN ULAYAT PALAS MEMANAS! Dugaan Panjar Fantastis Mencuat, Aktivitas Panen Akasia Disorot — APH DITANTANG BONGKAR SIAPA YANG BERMAIN
LAHAN ULAYAT 2.090 HEKTARE DI DESA PALAS JADI SOROTAN: KADES SAMSARI DITUDING, PT ARARA ABADI DISOROT — APARAT DITANTANG BUKA-BUKAAN
Warga Geram! Galian C ilegal Diduga Milik “Muklis dan Darlin” di Rawang Kao Terus Beroperasi, Aparat Diminta Segera Turun Tangan dan Bertindak Tegas!
LAPOR PAK KAPOLRES! DUGAAN JUDI SABUNG AYAM SEMAKIN MENGGILA DAN MERESAHKAN WARGA DI BUKIT KESUMA, DISEBUT BEBAS BEROPERASI LEBIH DARI SATU TAHUN – WARGA MENYEBUT “NABABAN” SEBAGAI KORLAP
LAPOR PAK BUPATI! KASI PMD (ASN) KEC.LANGGAM DIDUGA MENELANTARKAN ISTRI SIRIH DAN ANAKNYA YANG MASIH KECIL | “SAAT DIKONFIRMASI SELAMA 24 JAM BELIAU MEMILIH BUNGKAM”
DUGAAN PENELANTARAN ANAK OLEH OKNUM ASN DI KEC.LANGGAM MEMANAS, APARAT DIMINTA TIDAK TUTUP MATA: “INTEGRITAS PELAYAN PUBLIK DIPERTARUHKAN”
PERSOALAN LINGKUNGAN PT ADEI PLANTATION & INDUSTRY MEMANAS! TIGA PEJABAT UTAMA BUNGKAM, DUGAAN LIMBAH DAN SEMPADAN SUNGAI JADI SOROTAN — AKANKAH NEGARA DIAM?
BUNGKAMNYA 3 PEJABAT UTAMA PT ADEI PLANTATION & INDUSTRY, AKANKAH NEGARA TUTUP MATA? DESAKAN WARGA UNTUK MENGAUDIT LINGKUNGAN HIDUP MENGUAT, APARAT JANGAN HANYA MENJADI PENONTON!
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 12 Agustus 2026 - 14:18

“Jangan Biarkan Rakyat Kecil Kehilangan Harapan”: Mashuri Memohon Ketua DPRD Pelalawan Bantu Cari Jalan Keadilan atas Kebun Sawit Bersertifikat

Rabu, 12 Agustus 2026 - 07:21

H. Yose Indrawan, ST Nyatakan Kesiapan Maju di Pilkada Pelalawan, Fokus Serap Aspirasi Masyarakat

Selasa, 11 Agustus 2026 - 07:31

Kasus HIV di Pelalawan Bertambah 24 Orang hingga Juli 2026, Total Tercatat 600 Kasus

Selasa, 11 Agustus 2026 - 06:27

DUGAAN KEKERASAN DI LINGKUNGAN PT MPP MENGGUNCANG KOLAKA: PROF SUTAN NASOMAL DESAK KAPOLDA SULTRA PERINTAHKAN KAPOLRES KOLAKA BUKA TERANG SELURUH RANTAI PERISTIWA

Selasa, 11 Agustus 2026 - 03:43

TIGA TAHUN NYAWA POREPADANG–SABRIANI TERENGGUT, KEADILAN MASIH DIPERTANYAKAN: PUBLIK MENAGIH JAWABAN POLDA SULBAR!

Senin, 10 Agustus 2026 - 15:10

Tiga Warga Nias Meninggal dalam Rentang Tiga Bulan, Pemuda Demokrasi Indonesia Desak Pengusutan Transparan

Senin, 10 Agustus 2026 - 13:04

Prof. Sutan Nasomal Dorong Presiden Prabowo Perintahkan Kemenlu dan Kemenaker Selamatkan TKW Asal Tangerang di Libya

Minggu, 9 Agustus 2026 - 14:42

Bupati Pelalawan terima penghargaan, pada peringatan HUT Propinsi Riau ke-69

Berita Terbaru