Ketua Satgasus KPK Tipikor Keberatan! Sudah Diberi Kuasa Warga yang Dirugikan, Tagih Janji Kades Sialang Sakti

- Penulis

Jumat, 5 September 2025 - 05:37

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siak,Dayun|Buserinvestigasi24.com

Polemik dugaan hutang-piutang antara Kepala Desa Sialang Sakti Thoha nasrudin.S.H dengan warganya bernama Haji Usman kembali mencuat ke permukaan. Kini, kasus ini tak lagi dianggap sepele setelah Ketua Satgasus KPK Tipikor, Julianto, ikut angkat bicara dan menyatakan keberatan.

Jum’at (05/09/2025)

Menurut Julianto, pihaknya telah mendapat kuasa dari warganya yang merasa dirugikan, sehingga persoalan ini menjadi perhatian serius.

“Kami sudah diberi kuasa resmi oleh warga yang bersangkutan. Artinya, persoalan ini bukan lagi sekadar isu, tapi ada dasar yang jelas. Kami keberatan jika janji yang pernah dibuat Kades Sialang Sakti tidak ditepati,” tegasnya.

Sebelumnya, Thoha nasrudin,S.H, Kades Sialang Sakti sempat membantah keras tudingan bahwa dirinya memiliki sangkutan hutang-piutang dengan Haji Usman terkait sisa material proyek drainase belasan tahun silam. Namun, pernyataan itu justru menimbulkan kekecewaan mendalam bagi pihak yang merasa dirugikan.

Haji Usman dengan nada pedas menanggapi bantahan sang Kades.

“Kalau dibilang tidak ada hutang, lalu apa yang saya tunggu belasan tahun ini? Jangan pura-pura lupa! Janji tetaplah janji, apalagi kalau dibuat di hadapan orang banyak,” sindirnya.

Ketua Satgasus KPK Tipikor pun mendesak agar persoalan ini tidak diputarbalikkan dan segera dituntaskan secara terang-benderang tanpa ada kisruh internal.

“Kalau memang tidak ada hutang, buktikan dengan data dan fakta. Jangan hanya sekadar mengelak. Tapi kalau memang ada, sebaiknya diselesaikan dengan jujur, jangan dibiarkan berlarut-larut. Pemimpin itu harus memberi contoh yang baik apalagi anda seorang kades yang jadi panutan para warganya ,” tegas Julianto kepada awak media Buserinvestigasi24.com

Masyarakat desa sialang sakti kini menyoroti kasus ini dengan penuh perhatian. Mereka berharap ada penyelesaian yang transparan, sehingga tidak menimbulkan fitnah yang berkepanjangan. Sebab, seorang kepala desa semestinya bisa menjaga nama baik, bukan justru menambah catatan hitam di mata masyarakat nya sendiri.

Polemik ini seolah menjadi ujian besar: apakah Kades Sialang Sakti mampu membuktikan dirinya bersih dari tuduhan, ataukah janji lama yang diabaikan akan terus menghantuinya di hadapan rakyat?

Kades Sialang Sakti Bantah Keras! Haji Usman Keberatan: “Jangan Ingkari Janji Lama”

Persoalan dugaan hutang-piutang yang menyeret nama Kepala Desa (Kades) Sialang Sakti thoha nasrudin,S.H, semakin memanas dan menjadi bahan perbincangan hangat di tengah masyarakat. Saat dikonfirmasi oleh awak media, Kades Sialang Sakti membantah tegas tudingan tersebut.

Baca Juga:  Aipda Marmin,S.H, Bersama Pemerintah Desa Salurkan Sembako untuk Warga Kurang Mampu, Wujud Kepedulian HUT Bhayangkara ke-80

“Saya tegaskan, saya tidak pernah punya urusan hutang-piutang dengan Haji Usman. Apalagi terkait material proyek drainase yang disebut-sebut itu. Tidak ada,” ucapnya singkat dengan nada serius.

Namun, bantahan itu justru membuat situasi semakin keruh. Haji Usman, warga yang merasa dirugikan, angkat bicara. Ia mengaku kecewa dengan pernyataan sang Kades yang dianggap mengingkari kesepakatan lama.

“Kalau dibilang tidak ada hutang, terus apa yang belasan tahun ini saya tunggu? Jangan main bersih di depan publik, padahal saya masih menunggu janji yang belum diselesaikan,” ungkap Haji Usman dengan nada tegas.

Ia bahkan menambahkan, seorang pemimpin desa seharusnya berani menghadapi kenyataan, bukan justru menghindar dengan dalih tidak pernah merasa berhutang.

“Jangan sampai rakyat kecil yang dikorbankan. Kalau memang tidak ada hutang, buktikan dengan data dan bukti. Jangan hanya omongan kosong,” sindirnya.

Kritikan juga datang dari warga lain yang menilai sikap Kades Sialang Sakti kurang bijak dan kurang jujur Menurut mereka, persoalan ini tidak akan berlarut-larut jika ada itikad baik untuk menyelesaikan secara musyawarah.

“Pemimpin itu dinilai dari sikap dan perbuatannya, Kalau masalah kecil saja tidak bisa dituntaskan, bagaimana mau mengurus kepentingan masyarakat luas?” cetus salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya.

Kini, bola panas ada di tangan Thoha nasrudin sebagai Kades Sialang Sakti. Publik menunggu bukti konkret: apakah benar ia bersih dari tudingan hutang-piutang, atau justru ada sesuatu yang ditutup-tutupi.

Satu hal yang jelas, kepercayaan masyarakat terhadap seorang pemimpin tidak dibangun dari kata-kata manis, melainkan dari tanggung jawab, keberanian menepati janji, dan kejujuran menghadapi masalah.

Apabila persoalan ini tidak segera diklarifikasi dengan bukti yang jelas, bukan tidak mungkin isu ini akan menjadi noda panjang bagi kepemimpinan Thoha nasrudin,S.H, Kades Sialang Sakti di mata masyarakatnya sendiri.

Sumber Berita

Ketua Satgasus KPK Tipikor Propinsi Riau

Julianto dan Tim Redaksi

Berita Terkait

Polsek Tambusai Utara Tangkap Dua Pengedar Narkotika di Mahato, Sita Barang Bukti 22 Paket Sabu
2.090 HEKTARE LAHAN ULAYAT PALAS MEMANAS! Dugaan Panjar Fantastis Mencuat, Aktivitas Panen Akasia Disorot — APH DITANTANG BONGKAR SIAPA YANG BERMAIN
LAHAN ULAYAT 2.090 HEKTARE DI DESA PALAS JADI SOROTAN: KADES SAMSARI DITUDING, PT ARARA ABADI DISOROT — APARAT DITANTANG BUKA-BUKAAN
LAPOR PAK BUPATI! KASI PMD (ASN) KEC.LANGGAM DIDUGA MENELANTARKAN ISTRI SIRIH DAN ANAKNYA YANG MASIH KECIL | “SAAT DIKONFIRMASI SELAMA 24 JAM BELIAU MEMILIH BUNGKAM”
DUGAAN PENELANTARAN ANAK OLEH OKNUM ASN DI KEC.LANGGAM MEMANAS, APARAT DIMINTA TIDAK TUTUP MATA: “INTEGRITAS PELAYAN PUBLIK DIPERTARUHKAN”
PERSOALAN LINGKUNGAN PT ADEI PLANTATION & INDUSTRY MEMANAS! TIGA PEJABAT UTAMA BUNGKAM, DUGAAN LIMBAH DAN SEMPADAN SUNGAI JADI SOROTAN — AKANKAH NEGARA DIAM?
BUNGKAMNYA 3 PEJABAT UTAMA PT ADEI PLANTATION & INDUSTRY, AKANKAH NEGARA TUTUP MATA? DESAKAN WARGA UNTUK MENGAUDIT LINGKUNGAN HIDUP MENGUAT, APARAT JANGAN HANYA MENJADI PENONTON!
DUGAAN PENGABAIAN SEMPADAN SUNGAI DI AREAL PT ADEI PLANTATION & INDUSTRY, WARGA DESAK APARAT PENEGAK HUKUM TURUN TANGAN
Berita ini 42 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 26 September 2026 - 11:21

“Carim Diduga Menjual Lahan Joris Manatar Hutabarat kepada Kalengi Kaban Tanpa Sepengetahuan Joris, Aparat Penegak Hukum Wajib Bertindak Tegas!”

Sabtu, 26 September 2026 - 07:06

Semangat Gotong Royong untuk Kamtibmas, Pos Kamling CSR PT Serikat Putra Hadir di RT 05 Desa Angkasa

Jumat, 25 September 2026 - 10:43

Wujudkan Kepedulian Umat dan Eratkan Silaturahmi, Komunitas Maxim Pekanbaru Bersatu Gelar Bakti Sosial Bersihkan Masjid Darul Hikmah

Jumat, 25 September 2026 - 10:28

Sambang Nusa di Selat Guntung Perkuat Sinergi Polairud, Pemerintah Kampung dan Masyarakat

Jumat, 25 September 2026 - 04:16

Prof. Sutan Nasomal: Menkeu Baru Diharapkan Bawa Terobosan Fiskal dan Perkuat Ekonomi Nasional

Rabu, 23 September 2026 - 11:49

Ratusan Jamaah Padati Masjid Al Munawwarah, Wabup Husni Tamrin Konsisten Tebar Sedekah Subuh

Selasa, 22 September 2026 - 12:43

Wabup Husni Tamrin kepada Mahasiswa Baru ITP2I: Setinggi Apa Pun Cita-Cita, Jangan Pernah Lupakan Orang Tua

Selasa, 22 September 2026 - 10:57

Puslitbang Polri Laksanakan Penelitian Evaluasi Mutu Pengadaan di Polres Pelalawan

Berita Terbaru