Prof.Dr.Sutan Nasomal Apresiasi Langkah Presiden Prabowo Perkuat Pengawasan Ekspor-Impor Melalui Sistem Satu Pintu

- Penulis

Senin, 15 Juni 2026 - 14:56

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA | Buserinvestigasi24.com

Profesor Dr. Sutan Nasomal, SH., MH., memberikan apresiasi terhadap langkah Presiden RI, Prabowo Subianto, yang dinilai mulai memperkuat tata kelola ekspor-impor nasional melalui penerapan sistem pelayanan dan pengawasan yang lebih terintegrasi.

Menurut Prof. Sutan Nasomal, kebijakan yang mengarah pada penyederhanaan proses ekspor-impor melalui mekanisme satu pintu (single window) merupakan langkah strategis untuk meningkatkan efisiensi, memperkuat pengawasan, serta mencegah kebocoran potensi penerimaan negara dari sektor perdagangan internasional.

Pernyataan tersebut disampaikan Prof. Sutan Nasomal saat menjawab pertanyaan sejumlah pimpinan redaksi media cetak dan media online, baik dalam maupun luar negeri, dari Markas Pusat Partai Oposisi Merdeka di kawasan Cijantung, Jakarta Timur, pada 14 Juni 2026 melalui sambungan telepon.

“Saya melihat para penasihat Presiden mulai memberikan masukan yang tepat dalam memperkuat sektor perekonomian nasional. Penyederhanaan proses ekspor-impor melalui satu pintu merupakan langkah yang sangat baik untuk meningkatkan efektivitas pengawasan serta mencegah kebocoran kekayaan negara,” ujar Prof. Sutan Nasomal.

Dukung Pengawasan Ketat Sumber Daya Alam

Atas nama masyarakat Indonesia, Prof. Sutan Nasomal menyampaikan apresiasi terhadap upaya pemerintah dalam memperkuat pengawasan sektor ekspor. Ia menilai kebijakan tersebut dapat menjadi instrumen penting dalam menjaga keamanan dan nilai ekonomi sumber daya alam Indonesia.

Sebagai pemerhati sumber daya alam (SDA), Prof. Sutan Nasomal juga mendorong pemerintah untuk memperluas sistem pengawasan terpadu terhadap berbagai sektor strategis, antara lain:

Penjualan energi

Hasil perikanan dan kelautan

Hasil pertanian

Baca Juga:  Jadikan Pancasila Jiwa Pengabdian, Wabup Husni Tamrin Dorong Pelayanan Publik yang Adil dan Humanis

Hasil kehutanan

Hasil getah dan komoditas turunannya

Hasil pertambangan

Hasil minyak dan gas

Hasil perkebunan

Menurutnya, pengawasan yang lebih ketat dan transparan akan membantu menciptakan tata niaga yang sehat, meningkatkan nilai jual komoditas nasional, serta memberikan manfaat yang lebih besar bagi negara dan masyarakat.

“Dengan sistem pengawasan yang baik, harga jual komoditas akan menjadi lebih sehat dan menguntungkan. Semua pihak akan terdorong untuk mengikuti aturan yang berlaku tanpa adanya praktik-praktik yang merugikan negara,” katanya.

Usulkan Audit Perdagangan Ekspor Masa Lalu

Prof. Sutan Nasomal juga menyampaikan pandangannya mengenai pentingnya evaluasi dan audit terhadap tata kelola perdagangan ekspor yang telah berlangsung selama bertahun-tahun.

Ia mengusulkan agar lembaga pengawasan negara seperti Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dilibatkan dalam melakukan penelusuran terhadap berbagai aktivitas perdagangan ekspor pada periode sebelumnya guna memastikan tidak terjadi penyimpangan yang merugikan negara.

“Jika ditemukan adanya penyimpangan yang menyebabkan kerugian negara, maka perlu dilakukan langkah-langkah hukum sesuai ketentuan yang berlaku agar kerugian tersebut dapat dipulihkan,” ujarnya.

Di akhir keterangannya, Prof. Sutan Nasomal berharap kebijakan dan ketegasan pemerintah dalam memperkuat tata kelola perdagangan internasional dapat memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi nasional serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat Indonesia.

Narasumber:

Prof. Dr. Sutan Nasomal, SH., MH.

Pakar Hukum Internasional dan Ekonomi Nasional, Presiden Partai Oposisi Merdeka, Ketua Umum Perkumpulan Advokat Muda Indonesia, serta Pengasuh Ponpes Ass Saqwa Plus.

Berita Terkait

Prof.Dr.Sutan Nasomal,S.H.,M.H.: “Membebankan Utang Negara kepada Rakyat Melalui Pajak Bukan Solusi”
Prof.Sutan Nasomal: Presiden RI Harus Waspada, Jangan Terjebak Permainan Kepentingan Elit Global
Horor Antrean BBM Jadi Dilema Masyarakat, Prof. Sutan Nasomal Minta Pemerintah Jamin Ketersediaan Stok
Prof.Dr.Sutan Nasomal Minta Presiden Prabowo Rumuskan Strategi Penguatan Rupiah dan Pemulihan Ekonomi Nasional
Dukung UMKM Naik Kelas, Hj. Rohani Tamrin Hadiri Temu Ramah Ketua Umum Dekranas Bersama Selvi Gibran di Pekanbaru
Wabup Husni Tamrin Dampingi Kapolda Riau Sambut Kelahiran “Nona Seroja”, Harapan Baru Konservasi Gajah Sumatera di Tesso Nilo
Tim Opsnal Satresnarkoba Polres Pelalawan Amankan Pemuda Desa Segati, 2 Paket Sabu Disita dari Dompet Pelaku
Kompol Rinaldi Parlindungan,S.H., dan Aipda Samuel Sihite Cek Progres Jagung Pipil 12 Ha di KUD Sialang Makmur, Menjaga program Ketahanan pangan
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 15 Juni 2026 - 14:46

Prof.Dr.Sutan Nasomal Dorong Pemerintah Perketat Penanganan Fenomena LGBT di Indonesia

Senin, 15 Juni 2026 - 14:35

Bintan Darurat Tambang ilegal? Prof.Dr.Sutan Nasomal,S.H.,M.H.Pertanyakan Ketegasan Aparat Penegak Hukum

Senin, 15 Juni 2026 - 12:58

Dugaan Asusila Seret Nama Oknum Plt Kepsek SD 03 Tanjung Belit, Dinas Pendidikan Masih Bungkam, Publik Pertanyakan Keseriusan Pengawasan

Rabu, 10 Juni 2026 - 14:00

Korbankan Diri Demi Tugas! Kejar Pelaku Pencurian, Aipda Agus Wahyudi Alami Patah Tangan, Kapolres Rohul Beri Apresiasi

Selasa, 9 Juni 2026 - 12:45

Bhabinkamtibmas Desa Angkasa Gencarkan Pencegahan Karhutla, Serahkan Maklumat Forkopimda dan Kapolda Riau kepada Pemerintah Desa

Selasa, 9 Juni 2026 - 05:19

BHABINKAMTIBMAS DESA ANGKASA HADIRI PENYALURAN BLT DD, WUJUDKAN PELAYANAN HUMANIS DAN PENGAWALAN PROGRAM PEMERINTAH

Senin, 8 Juni 2026 - 12:10

Hadiri Peluncuran Forum DPR RI Dapil Riau, Wabup Husni Tamrin Dorong Penguatan Sinergi Pembangunan Daerah

Senin, 8 Juni 2026 - 07:58

Prof.Sutan Nasomal Dukung Penertiban, Minta Pemerintah Perhatikan Masyarakat Terdampak

Berita Terbaru