Rantau Tak Memutus Seduluran: Halal Bihalal IKB Jateng Pelalawan Hangatkan Kebersamaan Warga Jawa di Bumi Melayu

- Penulis

Selasa, 14 April 2026 - 10:49

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pelalawan | Buserinvestigasi24.com

Suasana penuh kehangatan, kekeluargaan, dan kental dengan nilai-nilai budaya Jawa terasa begitu hidup dalam kegiatan Halal Bihalal Ikatan Keluarga Besar (IKB) Jawa Tengah DPD Pelalawan yang digelar di kediaman Ketua DPD IKB Jateng Pelalawan, H.Turmin, di Sorek 1, Kecamatan Pangkalan Kuras. Minggu (12/04/2026).

Acara yang berlangsung sederhana namun sarat makna itu menjadi momen istimewa bagi warga Jawa di tanah rantau untuk kembali mempererat tali persaudaraan. Dengan nuansa adat Jawa yang terasa kuat, para tamu yang hadir saling bersalaman,bermaaf-maafan, dan larut dalam suasana penuh keakraban.Nilai-nilai luhur budaya Jawa seperti guyub rukun, tepo seliro, andhap asor, serta semangat seduluran sak lawase terasa begitu hidup sepanjang acara. Bagi masyarakat Jawa di perantauan, momentum seperti ini bukan hanya sekadar tradisi tahunan, tetapi juga menjadi ruang untuk menjaga jati diri budaya serta memperkuat rasa kebersamaan.

Kegiatan tersebut turut dihadiri sejumlah tokoh penting, di antaranya perwakilan DPW Provinsi Dr. Kusnadi, DPD Pekanbaru yang diwakili Yuli Miftahuddin, serta Ketua Srikandi Riau Mbak Pris. Hadir pula Anggota DPRD Pelalawan H.Saniman,SE yang mewakili Ikatan Keluarga Jawa Riau (IKJR) Pelalawan, serta Ketua Baznas Pelalawan H.Karmani yang ikut menambah kekhidmatan suasana.

Tidak hanya itu, sejumlah paguyuban Jawa di Kabupaten Pelalawan seperti Seruling Mas, Pakuwojo, Mukti Raharjan, dan KWS Sragen turut hadir memeriahkan kegiatan, bersama masyarakat sekitar Sorek dan seluruh anggota IKB Jateng DPD Pelalawan.

Dalam sambutannya, H. Turmin menyampaikan bahwa Halal Bihalal merupakan tradisi yang sangat bermakna bagi masyarakat Jawa, khususnya bagi mereka yang hidup di tanah perantauan.

Baca Juga:  Jeritan Buruh di Balik Kilang Sagu Milik "Sio A Hiang": Upah Diduga Murah, Tanpa BPJS, APD Nihil, Limbah Mengalir ke Laut – APH Wajib Bertindak

“Halal Bihalal ini bukan hanya sekadar acara berkumpul, tetapi menjadi sarana memperkuat tali paseduluran. Di tengah kondisi ekonomi yang penuh tantangan seperti sekarang ini, kebersamaan dan kekompakan menjadi kekuatan utama kita. Yen rukun, mesthi bakal kuat,” ujar H.Turmin kepada kepada awak media, Ia juga mengajak seluruh anggota IKB Jateng Pelalawan untuk terus menjaga nilai-nilai kebersamaan serta memperkuat semangat gotong royong. Menurutnya, sinergi antara masyarakat dan pemerintah daerah juga penting dalam mendorong kegiatan sosial serta memperkuat ekonomi kerakyatan di Kabupaten Pelalawan.

Acara kemudian ditutup dengan doa bersama dan ramah tamah yang berlangsung penuh kehangatan. Tawa, canda, serta cerita khas perantau semakin menambah eratnya rasa persaudaraan di antara para hadirin. Momentum Halal Bihalal ini menjadi bukti bahwa meskipun berada jauh dari tanah kelahiran, masyarakat Jawa di Kabupaten Pelalawan tetap mampu menjaga dan merawat nilai-nilai luhur budaya leluhur.

Di tanah rantau Bumi Melayu ini, semangat guyub rukun, tepo seliro, dan andhap asor terus hidup, menjadi perekat kuat dalam kehidupan bermasyarakat serta menjaga harmoni di tengah keberagaman.Bagi warga Jawa di Pelalawan, kebersamaan seperti ini bukan hanya sekadar pertemuan biasa. Ia adalah pengingat bahwa sejauh apa pun merantau, seduluran dan budaya tetap menjadi rumah yang selalu menyatukan hati.

Penulis Berita : Jono.Ms

Berita Terkait

KEJARI ROKAN HULU BERHASIL PULIHKAN KERUGIAN NEGARA Rp;862 JUTA DARI DUGAAN PENYIMPANGAN DANA BOS SMAN 1 UJUNG BATU
Dua Truk Bermuatan Kayu Alam Diduga Hasil Pembalakan Liar Diamankan Polsek Bunut
Prof Dr Sutan Nasomal Harapkan Presiden Tinjau Ulang Kebijakan Pajak yang Dinilai Membebani Ekonomi Kerakyatan
SOROTAN TERHADAP PERUMDA TUAH SEKATA MEMANAS, APH DIDESAK BUKTIKAN KEHADIRAN NEGARA DI TENGAH DUGAAN KISRUH KEUANGAN MILIARAN RUPIAH
SPBU 14.284.633 Kerinci Kota Disorot Publik! Diduga Abaikan K3 dan Penyaluran BBM Bersubsidi Perlu Diawasi Lebih Ketat
Bupati Sudah Bergerak, Lalu Di Mana Pengawasan Dinas Perkebunan? Harga TBS Sawit di Pelalawan Masih Menjadi Sorotan
Wakapolres Pelalawan dan Kapolsek Pangkalan Kuras Cek 40 Hektare Jagung, dalam program ketahanan pangan
Diduga Tarif Parkir Tak Transparan, Warga Pertanyakan Pengawasan dan Akuntabilitas Pengelolaan Parkir di Pangkalan Kerinci
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 4 Juni 2026 - 16:03

KEJARI ROKAN HULU BERHASIL PULIHKAN KERUGIAN NEGARA Rp;862 JUTA DARI DUGAAN PENYIMPANGAN DANA BOS SMAN 1 UJUNG BATU

Kamis, 4 Juni 2026 - 03:51

Dua Truk Bermuatan Kayu Alam Diduga Hasil Pembalakan Liar Diamankan Polsek Bunut

Kamis, 4 Juni 2026 - 03:21

Prof Dr Sutan Nasomal Harapkan Presiden Tinjau Ulang Kebijakan Pajak yang Dinilai Membebani Ekonomi Kerakyatan

Rabu, 3 Juni 2026 - 09:15

SOROTAN TERHADAP PERUMDA TUAH SEKATA MEMANAS, APH DIDESAK BUKTIKAN KEHADIRAN NEGARA DI TENGAH DUGAAN KISRUH KEUANGAN MILIARAN RUPIAH

Selasa, 2 Juni 2026 - 07:19

Bupati Sudah Bergerak, Lalu Di Mana Pengawasan Dinas Perkebunan? Harga TBS Sawit di Pelalawan Masih Menjadi Sorotan

Selasa, 2 Juni 2026 - 06:30

Wakapolres Pelalawan dan Kapolsek Pangkalan Kuras Cek 40 Hektare Jagung, dalam program ketahanan pangan

Senin, 1 Juni 2026 - 14:52

Diduga Tarif Parkir Tak Transparan, Warga Pertanyakan Pengawasan dan Akuntabilitas Pengelolaan Parkir di Pangkalan Kerinci

Senin, 1 Juni 2026 - 04:34

Presisi di Tengah Masyarakat, Bhabinkamtibmas Dorong Produktivitas Petani Cabai Desa Angkasa

Berita Terbaru