Puskesmas Pangkalan Kerinci II Klarifikasi Layanan Balita, Tegaskan Sudah Sesuai Prosedur

- Penulis

Rabu, 29 April 2026 - 13:46

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pangkalan Kerinci, Rabu (29/4/2026) — Puskesmas Pangkalan Kerinci II akhirnya memberikan klarifikasi resmi terkait informasi yang beredar di masyarakat mengenai pelayanan terhadap seorang pasien balita yang sebelumnya disebut tidak mendapatkan penanganan optimal.

Dalam keterangan persnya, pihak Puskesmas menegaskan bahwa penanganan medis yang diberikan telah sesuai dengan standar dan pedoman yang berlaku, khususnya mengacu pada Manajemen Terpadu Balita Sakit (MTBS).

Dijelaskan, pada kunjungan awal, balita tersebut datang dengan keluhan batuk tanpa disertai demam maupun tanda bahaya lainnya. Berdasarkan hasil pemeriksaan, pasien diklasifikasikan mengalami batuk pilek ringan atau bukan pneumonia. Oleh karena itu, tenaga kesehatan memberikan terapi suportif serta anjuran perawatan di rumah, termasuk pemberian cairan seperti jus buah untuk membantu pemulihan.

“Penatalaksanaan awal sudah sesuai dengan pedoman MTBS berdasarkan kondisi klinis saat itu,” demikian disampaikan dalam rilis resmi Puskesmas.

Lebih lanjut, pada hari ketiga setelah kunjungan pertama, tim dokter klaster anak dari Puskesmas melakukan kunjungan rumah (home visit) sebagai bagian dari pemantauan aktif. Dari hasil pemeriksaan lanjutan, kondisi pasien dilaporkan dalam keadaan baik, sadar, aktif, serta menunjukkan perbaikan pada keluhan batuk.

Baca Juga:  Aipda Marmin,S.H, Berikan Himbauan Humanis kepada Remaja, Cegah Aktivitas Negatif di Malam Hari

Namun demikian, dari penelusuran riwayat penyakit, diketahui bahwa sehari setelah kunjungan awal, pasien mengalami ruam kemerahan yang secara medis mengarah pada dugaan campak (morbili). Kondisi ini disebut sebagai bagian dari perjalanan alami infeksi virus.

Dalam kunjungan tersebut, tenaga kesehatan juga memberikan terapi tambahan berupa vitamin A sesuai pedoman Kementerian Kesehatan dan WHO, serta edukasi kepada keluarga mengenai tanda bahaya dan langkah perawatan di rumah.

Pihak Puskesmas juga mengungkapkan bahwa sebelumnya pasien sempat mendapatkan obat batuk dari fasilitas kesehatan lain. Hal ini turut menjadi bagian dari evaluasi dalam penanganan lanjutan.

Selama proses kunjungan rumah, keluarga pasien disebut bersikap kooperatif dan menerima penjelasan dari tim medis dengan baik.

Menutup klarifikasinya, Puskesmas Pangkalan Kerinci II mengimbau masyarakat agar tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum terverifikasi. Masyarakat juga diharapkan dapat langsung mengonfirmasi ke pihak Puskesmas untuk mendapatkan informasi yang akurat dan dapat dipertanggungjawabkan.

Berita Terkait

PERSOALAN LINGKUNGAN PT ADEI PLANTATION & INDUSTRY MEMANAS! TIGA PEJABAT UTAMA BUNGKAM, DUGAAN LIMBAH DAN SEMPADAN SUNGAI JADI SOROTAN — AKANKAH NEGARA DIAM?
BUNGKAMNYA 3 PEJABAT UTAMA PT ADEI PLANTATION & INDUSTRY, AKANKAH NEGARA TUTUP MATA? DESAKAN WARGA UNTUK MENGAUDIT LINGKUNGAN HIDUP MENGUAT, APARAT JANGAN HANYA MENJADI PENONTON!
DUGAAN PENGABAIAN SEMPADAN SUNGAI DI AREAL PT ADEI PLANTATION & INDUSTRY, WARGA DESAK APARAT PENEGAK HUKUM TURUN TANGAN
Luar Biasa! Bupati Pelalawan Turun Langsung Tinjau Warganya Yang Kena macet di KM 83 Desa Kemang, Pekerjaan Jalan Dihentikan Sementara
K.Yose Silaban,S.H. & Partner Desak Kasat Reskrim Polres Siak Segera Tangkap dan Proses Hukum “AMARONES NDURU Cs” — Tokoh Adat Nias Bersuara: “Kalau Tak Sanggup Bekerja Untuk Rakyat, Mundur Saja Pak!”
Aipda Marmin,S.H, Bersama Pemerintah Desa Salurkan Sembako untuk Warga Kurang Mampu, Wujud Kepedulian HUT Bhayangkara ke-80
PT.MERIDAN SEJATI SURYA PLANTATION/ANAK PERUSAHAAN SURYA DUMAI GROUP DIDUGA MELINDUNGI DAN MEMELIHARA SEORANG “PERAMPOK/BEGAL”
PT.Meridan Sejati Surya Plantation (PT.MSSP) Diduga MELINDUNGI dan MEMELIHARA “Amarones Nduru Cs” Pelaku Perampasan 2 Unit Motor Milik Firman Jaya Lase & Diana Rohani Laia
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 26 Juni 2026 - 08:31

PERSOALAN LINGKUNGAN PT ADEI PLANTATION & INDUSTRY MEMANAS! TIGA PEJABAT UTAMA BUNGKAM, DUGAAN LIMBAH DAN SEMPADAN SUNGAI JADI SOROTAN — AKANKAH NEGARA DIAM?

Jumat, 26 Juni 2026 - 07:07

BUNGKAMNYA 3 PEJABAT UTAMA PT ADEI PLANTATION & INDUSTRY, AKANKAH NEGARA TUTUP MATA? DESAKAN WARGA UNTUK MENGAUDIT LINGKUNGAN HIDUP MENGUAT, APARAT JANGAN HANYA MENJADI PENONTON!

Jumat, 26 Juni 2026 - 06:59

DUGAAN PENGABAIAN SEMPADAN SUNGAI DI AREAL PT ADEI PLANTATION & INDUSTRY, WARGA DESAK APARAT PENEGAK HUKUM TURUN TANGAN

Kamis, 25 Juni 2026 - 12:31

Luar Biasa! Bupati Pelalawan Turun Langsung Tinjau Warganya Yang Kena macet di KM 83 Desa Kemang, Pekerjaan Jalan Dihentikan Sementara

Rabu, 24 Juni 2026 - 14:11

K.Yose Silaban,S.H. & Partner Desak Kasat Reskrim Polres Siak Segera Tangkap dan Proses Hukum “AMARONES NDURU Cs” — Tokoh Adat Nias Bersuara: “Kalau Tak Sanggup Bekerja Untuk Rakyat, Mundur Saja Pak!”

Rabu, 24 Juni 2026 - 04:35

PT.MERIDAN SEJATI SURYA PLANTATION/ANAK PERUSAHAAN SURYA DUMAI GROUP DIDUGA MELINDUNGI DAN MEMELIHARA SEORANG “PERAMPOK/BEGAL”

Selasa, 23 Juni 2026 - 16:25

PT.Meridan Sejati Surya Plantation (PT.MSSP) Diduga MELINDUNGI dan MEMELIHARA “Amarones Nduru Cs” Pelaku Perampasan 2 Unit Motor Milik Firman Jaya Lase & Diana Rohani Laia

Selasa, 23 Juni 2026 - 04:25

Jeritan Korban dari Balik Kebun Sawit: Dua Motor Dirampas, Seorang Istri Diduga Ditahan, Warga Desak Polisi Segera Tangkap! “AMARONES NDURU CS”

Berita Terbaru