RIAU | ROHUL | Buserinvestigasi24.com
Komitmen untuk membangun komunikasi yang humanis serta menjaga kepercayaan masyarakat ditunjukkan Kapolsek Ujung Batu, Kompol Buyung Kardinal, dengan mendatangi langsung kediaman seorang warga lanjut usia, Ibu Siti, di Perumahan Putri Melayu, Desa Pematang Tebih, Kecamatan Ujung Batu, Kabupaten Rokan Hulu, Riau,pada Rabu (09/09/2026).
Kunjungan tersebut dilakukan sebagai bentuk tanggung jawab sekaligus upaya menyelesaikan secara humanis persoalan yang sebelumnya menjadi perhatian publik setelah beredar di media sosial pada 7 September 2026, terkait perilaku anggota Bhabinkamtibmas Desa Pematang Tebih, Efendi Siregar, saat melaksanakan tugas di tengah masyarakat. Dalam peristiwa tersebut, Efendi Siregar diketahui mendatangi kediaman warga untuk menanyakan keberadaan salah seorang anggota keluarga. Namun, cara penyampaian yang digunakan dinilai kurang tepat sehingga menimbulkan ketidaknyamanan bagi keluarga dan mendapat perhatian masyarakat.
Merespons hal tersebut, Kapolsek Ujung Batu Kompol Buyung Kardinal hadir secara langsung bersama sejumlah personel untuk menyampaikan permohonan maaf kepada Ibu Siti dan keluarganya.
Permohonan maaf tersebut disampaikan baik dalam kapasitasnya sebagai pimpinan maupun secara pribadi, sekaligus menjadi bentuk tanggung jawab institusi dalam memastikan setiap pelaksanaan tugas kepolisian tetap mengedepankan etika, kesantunan, komunikasi yang baik, serta pendekatan yang humanis.
«“Selaku pimpinan maupun secara pribadi, kami menyampaikan permohonan maaf atas perlakuan yang ditunjukkan oleh anggota kami. Peristiwa tersebut tidak mencerminkan sikap seorang anggota Polri, terlebih Bhabinkamtibmas yang semestinya hadir di tengah masyarakat dengan pendekatan yang santun, humanis dan mampu memberikan rasa aman,” ujar Kompol Buyung Kardinal kepada awak media Buserinvestigasi24.com melalui sambungan telpon.»
Menurutnya, Bhabinkamtibmas memiliki posisi penting dalam membangun hubungan antara kepolisian dan masyarakat. Karena itu, setiap anggota yang bertugas di tengah masyarakat dituntut mampu menjaga sikap, tutur kata dan cara berkomunikasi agar kehadiran Polri benar-benar dirasakan sebagai bagian dari solusi.
Kapolsek juga menegaskan bahwa kejadian tersebut menjadi bahan evaluasi bagi jajaran Polsek Ujung Batu untuk terus melakukan pembenahan internal dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
«“Kami berharap peristiwa ini menjadi pembelajaran dan titik tolak bagi kami untuk melakukan perbaikan. Ke depan, kami akan terus meningkatkan kualitas kinerja dan pelayanan agar masyarakat semakin merasa aman, nyaman dan terlindungi,” tambahnya kepada awak media.»
Dalam kunjungan tersebut, Kapolsek Ujung Batu didampingi Kanit Bhabinkamtibmas Aiptu Harry, anggota Bhabinkamtibmas yang bersangkutan Efendi Siregar, serta sejumlah personel dari Unit Lalu Lintas dan Unit Intelijen Polsek Ujung Batu.
Keluarga Berikan Maaf
Sementara itu, Toat, anak Ibu Siti, menyambut baik kedatangan Kapolsek Ujung Batu beserta jajaran. Ia mengapresiasi langkah pimpinan Polsek Ujung Batu yang memilih datang secara langsung untuk bersilaturahmi dan menyampaikan permohonan maaf kepada keluarganya.
Menurut Toat, pihak keluarga telah memberikan maaf kepada Efendi Siregar atas kejadian yang berlangsung beberapa hari sebelumnya.
«“Kami menyampaikan terima kasih kepada Bapak Kapolsek Ujung Batu beserta jajaran yang telah berkenan datang langsung ke kediaman ibu kami. Atas kejadian yang terjadi beberapa hari lalu, seluruh anggota keluarga telah memberikan maaf kepada Bapak Bhabinkamtibmas Efendi Siregar,” ungkap Toat kepada awak media.»
Ia berharap kejadian serupa tidak kembali terjadi di kemudian hari. Menurutnya, keberadaan Bhabinkamtibmas di tengah masyarakat memiliki arti penting, khususnya dalam membangun komunikasi, menjaga keamanan dan menciptakan suasana lingkungan yang kondusif.
«“Kami berharap ke depan hal seperti ini tidak terulang kembali. Bhabinkamtibmas merupakan bagian penting dari masyarakat. Kehadirannya diharapkan dapat memberikan rasa aman, nyaman dan menjadi jembatan komunikasi antara masyarakat dengan kepolisian,” tuturnya.»
Menjaga Kepercayaan Publik
Langkah Kapolsek Ujung Batu mendatangi langsung keluarga warga dan menyampaikan permohonan maaf menjadi bagian penting dalam membangun hubungan yang sehat antara institusi kepolisian dan masyarakat. Sikap tersebut juga menunjukkan bahwa setiap evaluasi terhadap pelaksanaan tugas di lapangan dapat menjadi momentum untuk melakukan perbaikan, sekaligus memperkuat budaya pelayanan publik yang mengedepankan profesionalisme, etika dan pendekatan kemanusiaan.
Di sisi lain, pemberian maaf dari pihak keluarga menunjukkan adanya ruang dialog dan penyelesaian yang mengedepankan nilai-nilai kemasyarakatan.
Bagi institusi kepolisian, kepercayaan publik tidak hanya dibangun melalui keberhasilan dalam menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga melalui kemampuan untuk mendengar, mengakui kekurangan, meminta maaf ketika terjadi kekeliruan, serta melakukan perbaikan secara nyata. Terlebih bagi warga lanjut usia dan kelompok masyarakat yang membutuhkan perhatian khusus, pendekatan yang santun, komunikatif dan humanis merupakan bagian penting dari wajah pelayanan Polri di tengah masyarakat.
Momentum tersebut diharapkan menjadi pembelajaran bersama bahwa profesionalisme aparat bukan hanya tentang menjalankan tugas, tetapi juga tentang bagaimana tugas itu dilaksanakan dengan sikap yang menghormati martabat setiap warga negara.
Dengan komunikasi yang baik, keterbukaan dan komitmen untuk terus berbenah, hubungan antara kepolisian dan masyarakat diharapkan semakin erat, sehingga tercipta lingkungan yang aman, nyaman dan kondusif bagi seluruh warga.
Penulis Berita : Jono.Ms



















