PROF.DR.SUTAN NASOMAL OPTIMISTIS: PELANTIKAN BUNDA GURU ACEH SINGKIL JADI MOMENTUM KEBANGKITAN PENDIDIKAN MENUJU 2027

- Penulis

Minggu, 1 November 2026 - 06:56

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDA ACEH | Buserinvestigasi24.com

Pelantikan Ny. Habibatussania Safriadi Oyon, istri Bupati Aceh Singkil, sebagai Bunda Guru Kabupaten Aceh Singkil diharapkan menjadi momentum penting dalam memperkuat kepedulian, kolaborasi, dan komitmen bersama untuk memajukan dunia pendidikan di daerah tersebut.

Optimisme itu disampaikan Prof. Dr. KH. Sutan Nasomal, S.H., M.H., Rektor UBNB, pakar hukum internasional, ekonom, dan pemerhati pendidikan, saat memberikan tanggapan melalui sambungan telepon seluler pada 25 Oktober 2026.

Menurutnya, pelantikan Bunda Guru bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan amanah yang harus diwujudkan melalui kerja nyata demi meningkatkan kualitas pendidikan, membangun karakter peserta didik, serta menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan mendukung tumbuh kembang anak.

Ia menilai, kehadiran Bunda Guru berpotensi menjadi penggerak sinergi antara pemerintah daerah, tenaga pendidik, orang tua, tokoh agama, tokoh pemuda, organisasi kemasyarakatan, dan seluruh elemen masyarakat.

“Pelantikan Ny. Habibatussania Safriadi Oyon sebagai Bunda Guru Kabupaten Aceh Singkil patut disambut dengan rasa syukur dan optimisme. Kita berharap amanah ini dapat memberikan kontribusi nyata bagi peningkatan mutu pendidikan, sekaligus mendorong lahirnya generasi yang cerdas, berkarakter, berakhlak mulia, dan memiliki daya saing,” ungkap Prof. Sutan Nasomal.

Perkuat Kualitas Sekolah dan Prestasi Peserta Didik

Prof. Sutan Nasomal berharap perhatian terhadap pendidikan di Kabupaten Aceh Singkil semakin meningkat, baik dari aspek kualitas pembelajaran, ketersediaan sarana dan prasarana sekolah, maupun pengembangan potensi peserta didik.

Menurutnya, pembenahan pendidikan perlu dilakukan secara berkelanjutan dan menyentuh berbagai jenjang, mulai dari PAUD, TK, SD/MI, SMP/MTs, hingga SMA/MA dan SMK, sesuai dengan kewenangan serta kebutuhan masing-masing satuan pendidikan.

Ia menekankan bahwa keberhasilan pendidikan tidak semata-mata diukur dari prestasi akademik, tetapi juga dari kemampuan sekolah membentuk karakter, kedisiplinan, etika, sopan santun, kreativitas, dan kepedulian sosial anak.

“Anak-anak kita harus mendapatkan kesempatan yang sama untuk berkembang. Mereka perlu didukung agar mampu berprestasi dalam bidang akademik, seni, olahraga, serta kegiatan ekstrakurikuler lainnya, mulai dari tingkat kabupaten, provinsi, hingga nasional,” ujarnya.

Ia juga menilai bahwa pembangunan pendidikan yang berkualitas harus berjalan seiring dengan perhatian terhadap kondisi fasilitas sekolah. Sarana belajar yang layak, lingkungan yang aman, tenaga pendidik yang kompeten, serta dukungan keluarga merupakan unsur penting dalam menciptakan proses pembelajaran yang optimal.

Pendidikan Karakter Dimulai dari Sekolah dan Keluarga

Selain peningkatan mutu pembelajaran, Prof. Sutan Nasomal menyoroti pentingnya pendidikan karakter sebagai fondasi pembentukan generasi masa depan.

Menurutnya, nilai-nilai kedisiplinan, tanggung jawab, kejujuran, penghormatan kepada guru dan orang tua, serta sikap saling menghargai harus ditanamkan secara konsisten sejak usia dini.

Pembentukan karakter, lanjutnya, tidak dapat dibebankan kepada sekolah semata. Keluarga dan lingkungan masyarakat memiliki peran yang sama pentingnya dalam membentuk perilaku serta kepribadian anak.

Baca Juga:  Profesor Sutan Nasomal Dukung BPJPH: Label Halal Wajib Dicantumkan, Pelaku Usaha Jangan Abaikan Aturan

“Pendidikan yang berhasil bukan hanya melahirkan anak-anak yang pintar menjawab soal, tetapi juga generasi yang mampu menghormati orang lain, menjaga etika, bertanggung jawab, dan memiliki kepedulian terhadap sesama. Apa yang dipelajari di sekolah harus diperkuat melalui keteladanan di rumah dan lingkungan masyarakat,” tegasnya.

Ia berharap Bunda Guru Kabupaten Aceh Singkil dapat mengambil peran strategis sebagai penghubung antara sekolah, keluarga, dan masyarakat, terutama dalam mendorong kepedulian terhadap kebutuhan anak, pencegahan perundungan, serta penciptaan lingkungan pendidikan yang ramah dan inklusif.

Sinergi Bersama untuk Pendidikan Aceh Singkil Menuju 2027

Sebelumnya, Ny. Habibatussania Safriadi Oyon mengikuti pelantikan Bunda Guru se-Aceh yang dilaksanakan pada Sabtu, 24 Oktober 2026, pukul 16.30 WIB, bertempat di Aula Dinas Pendidikan Aceh. Pelantikan tersebut dilakukan oleh Ibunda Guru Aceh, Ny. Marlina Muzakir.

Momentum ini diharapkan menjadi awal penguatan peran Bunda Guru dalam mendukung peningkatan kualitas pembelajaran, memperluas kepedulian terhadap dunia pendidikan, serta membangun lingkungan belajar yang aman dan nyaman bagi anak-anak.

Dalam pernyataannya, Ny. Habibatussania Safriadi Oyon menegaskan bahwa peran Bunda Guru tidak hanya sebatas pendamping, tetapi juga sebagai penggerak kepedulian dan kolaborasi untuk membangun generasi yang cerdas, berkarakter, dan berakhlak mulia.

Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah, tenaga pendidik, orang tua, dan masyarakat agar setiap anak memperoleh kesempatan belajar yang baik serta dukungan untuk mengembangkan potensi dirinya.

“Pendidikan adalah tanggung jawab bersama. Karena itu, Bunda Guru harus mampu menjadi jembatan kolaborasi antara sekolah, keluarga, dan masyarakat agar lahir generasi yang tidak hanya unggul dalam ilmu pengetahuan, tetapi juga kuat dalam karakter, santun dalam perilaku, dan memiliki kepedulian sosial,” demikian pesan yang disampaikannya.

Menanggapi hal tersebut, Prof. Sutan Nasomal menyampaikan keyakinannya bahwa kerja sama yang konsisten dan terarah dapat memberikan dampak positif bagi perkembangan pendidikan di Kabupaten Aceh Singkil.

Ia berharap semangat Sekata Sepekat dapat menjadi landasan kebersamaan dalam memperkuat komitmen seluruh pemangku kepentingan, sehingga program pendidikan tidak berhenti pada wacana, tetapi diwujudkan melalui kegiatan dan hasil yang dapat dirasakan langsung oleh peserta didik.

“Harapan kita, tahun 2027 menjadi momentum untuk memperkuat langkah-langkah nyata dalam memajukan pendidikan Aceh Singkil. Mari bergandengan tangan, membangun kepedulian, memperkuat karakter anak, meningkatkan prestasi, dan memastikan masa depan generasi muda menjadi prioritas bersama,” pungkas Prof. Sutan Nasomal. (Red)

Narasumber :

Prof. Dr. KH. Sutan Nasomal, S.H., M.H. — Rektor UBNB, Pakar Hukum Internasional, Ekonom, Pemerhati Pendidikan, dan Ketua Umum Perkumpulan Advokat Muda Indonesia (PAMID).

Kontak narasumber: WhatsApp 08118419260.

Berita Terkait

PROF. DR. SUTAN NASOMAL GEMPUR BUDAYA FITNAH DI BATAM: “SIAPA BERANI MENUDUH, WAJIB SIAP MEMBUKTIKAN! JANGAN JADIKAN MARWAH MELAYU TAMENG UNTUK MEMBUNUH KARAKTER ORANG!”
Prof. Dr. Sutan Nasomal Dukung Prabowo Perluas Kerja Sama Internet dengan Negara Maju: Indonesia Harus Berdaulat dan Tidak Bergantung pada Satu Mitra
Prof. Dr. Sutan Nasomal Usulkan Gerakan Nasional Jumling: Prabowo Diminta Perkuat Sinergi TNI–Polri dan Masyarakat Cegah Narkoba, Begal, serta Tawuran
PROF.DR.SUTAN NASOMAL GEBRAK PEMERINTAH: “RAKYAT MAKIN SUSAH, JANGAN TUNGGU KEMARAHAN SOSIAL MELEDAK! APARAT HUKUM JANGAN TUTUP MATA!”
PROF. DR. KH. SUTAN NASOMAL PASANG BADAN UNTUK SIAK: APBD TERTEKAN, PEMERINTAH PUSAT DIMINTA TURUN TANGAN DAN PT BSP DISOROT
Prof. Dr. KH. Sutan Nasomal Sematkan Gelar CFLE kepada Ahmad Husein Batu Bara, Penerima ke-2.500: Apresiasi Dedikasi Jurnalistik dan Pengabdian Sosial
PROF. DR. SUTAN NASOMAL GUNCANG PUBLIK: “PRESIDEN JANGAN TUTUP MATA! EMPAT BULAN HUTAN TERBAKAR, RAKYAT MENGHIRUP ASAP—APH WAJIB UNGKAP SIAPA DALANGNYA!”
PROF. DR. SUTAN NASOMAL: KARHUTLA ANCAM KESELAMATAN RAKYAT, PEMERINTAH DIMINTA BUKA PINTU BANTUAN INTERNASIONAL
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 1 November 2026 - 10:36

PROF. DR. SUTAN NASOMAL GEMPUR BUDAYA FITNAH DI BATAM: “SIAPA BERANI MENUDUH, WAJIB SIAP MEMBUKTIKAN! JANGAN JADIKAN MARWAH MELAYU TAMENG UNTUK MEMBUNUH KARAKTER ORANG!”

Minggu, 1 November 2026 - 07:12

Prof. Dr. Sutan Nasomal Dukung Prabowo Perluas Kerja Sama Internet dengan Negara Maju: Indonesia Harus Berdaulat dan Tidak Bergantung pada Satu Mitra

Minggu, 1 November 2026 - 07:03

Prof. Dr. Sutan Nasomal Usulkan Gerakan Nasional Jumling: Prabowo Diminta Perkuat Sinergi TNI–Polri dan Masyarakat Cegah Narkoba, Begal, serta Tawuran

Minggu, 1 November 2026 - 06:56

PROF.DR.SUTAN NASOMAL OPTIMISTIS: PELANTIKAN BUNDA GURU ACEH SINGKIL JADI MOMENTUM KEBANGKITAN PENDIDIKAN MENUJU 2027

Minggu, 1 November 2026 - 03:58

PROF.DR.SUTAN NASOMAL GEBRAK PEMERINTAH: “RAKYAT MAKIN SUSAH, JANGAN TUNGGU KEMARAHAN SOSIAL MELEDAK! APARAT HUKUM JANGAN TUTUP MATA!”

Rabu, 28 Oktober 2026 - 10:32

Prof. Dr. KH. Sutan Nasomal Sematkan Gelar CFLE kepada Ahmad Husein Batu Bara, Penerima ke-2.500: Apresiasi Dedikasi Jurnalistik dan Pengabdian Sosial

Senin, 26 Oktober 2026 - 09:11

PROF. DR. SUTAN NASOMAL GUNCANG PUBLIK: “PRESIDEN JANGAN TUTUP MATA! EMPAT BULAN HUTAN TERBAKAR, RAKYAT MENGHIRUP ASAP—APH WAJIB UNGKAP SIAPA DALANGNYA!”

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 11:48

PROF. DR. SUTAN NASOMAL: KARHUTLA ANCAM KESELAMATAN RAKYAT, PEMERINTAH DIMINTA BUKA PINTU BANTUAN INTERNASIONAL

Berita Terbaru