Diduga Dianiaya di Lingkungan Sekolah, Orang Tua Lapor Polisi dan Minta Pendampingan Komnas PA Pelalawan

- Penulis

Senin, 4 Mei 2026 - 13:39

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pelalawan | Buserinvestigasi24.com

Dugaan kekerasan terhadap anak kembali mencuat di Kabupaten Pelalawan. Seorang siswa sekolah dasar (SD) dilaporkan menjadi korban penganiayaan oleh seorang pria di lingkungan sekolahnya di Kecamatan Pangkalan Kerinci, Sabtu (25/04/2026) sekitar pukul 15.30 WIB.

Peristiwa ini sontak mengejutkan keluarga korban. Orang tua korban, Hertina Elisa, langsung melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian agar diproses sesuai hukum yang berlaku. Tak hanya itu, pihak keluarga juga meminta pendampingan kepada Komnas Perlindungan Anak (PA) Kabupaten Pelalawan guna mengawal kasus tersebut.

Pada Senin (04/05/2026), Hertina Elisa mendatangi kantor Komnas PA Pelalawan dan bertemu langsung dengan Ketua Komnas PA Erik Suhenra, didampingi Bendahara Syamsul Harifin, untuk menyampaikan kronologi kejadian sekaligus meminta bantuan hukum.

Kepada Komnas PA, Hertina menuturkan bahwa ia pertama kali mengetahui insiden tersebut dari pesan WhatsApp seorang teman anaknya. Dalam pesan itu disebutkan bahwa anaknya, R, sedang menangis di sekolah dan diminta segera dijemput.

Merasa khawatir, Hertina segera menghubungi pengirim pesan untuk mengetahui apa yang terjadi. Dari informasi yang didapat, anaknya diduga telah dipukul oleh seorang pria. Ia pun langsung menuju sekolah, namun di tengah perjalanan bertemu anaknya di simpang Jalan Keluarga.

“Anak saya bilang dia dipukul oleh laki-laki yang tidak dikenal,” ungkap Hertina.

Tidak tinggal diam, ia kemudian membawa anaknya kembali ke sekolah untuk mencari pelaku. Namun, setibanya di lokasi, terduga pelaku tidak ditemukan.

Baca Juga:  Ketum PPWI Wilson Lalengke S.Pd., M.Sc., M.A. Angkat Bicara: Bantuan Untuk Nenek Nursiam Jangan Lagi Terkendala Alasan Administrasi

Di sekitar sekolah, Hertina bertemu tiga perempuan di sebuah warung yang mengaku melihat kejadian tersebut. Dari keterangan saksi, korban diduga mengalami kekerasan oleh seorang pria berinisial RS. Pelaku disebut memukul kepala korban menggunakan siku, menampar wajah, hingga memukul bagian dahi anak tersebut.

Lebih mengejutkan, saksi menyebutkan bahwa terduga pelaku merupakan seorang guru di salah satu SMK Negeri di Kabupaten Pelalawan.

Usai mendapatkan informasi tersebut, Hertina membawa anaknya pulang sebelum akhirnya melaporkan kejadian ini ke Polres Pelalawan untuk ditindaklanjuti secara hukum.

Sementara itu, Ketua Komnas PA Kabupaten Pelalawan, Erik Suhenra, menegaskan pihaknya akan mengawal penuh kasus ini, termasuk memberikan pendampingan hukum kepada korban dan keluarga.

“Kami akan memberikan pendampingan hukum dan juga memastikan korban mendapatkan pendampingan psikologis untuk memulihkan trauma,” ujarnya.

Ia juga menegaskan bahwa segala bentuk kekerasan terhadap anak tidak dapat ditoleransi, apalagi jika dilakukan oleh sosok yang seharusnya menjadi pelindung dan pendidik.

“Kami mengingatkan kepada seluruh satuan pendidikan, apa pun kesalahan anak, jangan pernah diselesaikan dengan kekerasan. Guru seharusnya menjadi pelindung, bukan pelaku,” tegasnya.

Kasus ini kini dalam penanganan pihak kepolisian. Masyarakat berharap agar proses hukum berjalan transparan dan pelaku mendapat sanksi tegas sesuai perbuatannya. (Tim)

Berita Terkait

Polsek Tambusai Utara Tangkap Dua Pengedar Narkotika di Mahato, Sita Barang Bukti 22 Paket Sabu
2.090 HEKTARE LAHAN ULAYAT PALAS MEMANAS! Dugaan Panjar Fantastis Mencuat, Aktivitas Panen Akasia Disorot — APH DITANTANG BONGKAR SIAPA YANG BERMAIN
LAHAN ULAYAT 2.090 HEKTARE DI DESA PALAS JADI SOROTAN: KADES SAMSARI DITUDING, PT ARARA ABADI DISOROT — APARAT DITANTANG BUKA-BUKAAN
Warga Geram! Galian C ilegal Diduga Milik “Muklis dan Darlin” di Rawang Kao Terus Beroperasi, Aparat Diminta Segera Turun Tangan dan Bertindak Tegas!
LAPOR PAK KAPOLRES! DUGAAN JUDI SABUNG AYAM SEMAKIN MENGGILA DAN MERESAHKAN WARGA DI BUKIT KESUMA, DISEBUT BEBAS BEROPERASI LEBIH DARI SATU TAHUN – WARGA MENYEBUT “NABABAN” SEBAGAI KORLAP
LAPOR PAK BUPATI! KASI PMD (ASN) KEC.LANGGAM DIDUGA MENELANTARKAN ISTRI SIRIH DAN ANAKNYA YANG MASIH KECIL | “SAAT DIKONFIRMASI SELAMA 24 JAM BELIAU MEMILIH BUNGKAM”
DUGAAN PENELANTARAN ANAK OLEH OKNUM ASN DI KEC.LANGGAM MEMANAS, APARAT DIMINTA TIDAK TUTUP MATA: “INTEGRITAS PELAYAN PUBLIK DIPERTARUHKAN”
PERSOALAN LINGKUNGAN PT ADEI PLANTATION & INDUSTRY MEMANAS! TIGA PEJABAT UTAMA BUNGKAM, DUGAAN LIMBAH DAN SEMPADAN SUNGAI JADI SOROTAN — AKANKAH NEGARA DIAM?
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 26 September 2026 - 11:21

“Carim Diduga Menjual Lahan Joris Manatar Hutabarat kepada Kalengi Kaban Tanpa Sepengetahuan Joris, Aparat Penegak Hukum Wajib Bertindak Tegas!”

Sabtu, 26 September 2026 - 07:06

Semangat Gotong Royong untuk Kamtibmas, Pos Kamling CSR PT Serikat Putra Hadir di RT 05 Desa Angkasa

Jumat, 25 September 2026 - 10:43

Wujudkan Kepedulian Umat dan Eratkan Silaturahmi, Komunitas Maxim Pekanbaru Bersatu Gelar Bakti Sosial Bersihkan Masjid Darul Hikmah

Jumat, 25 September 2026 - 10:28

Sambang Nusa di Selat Guntung Perkuat Sinergi Polairud, Pemerintah Kampung dan Masyarakat

Jumat, 25 September 2026 - 04:16

Prof. Sutan Nasomal: Menkeu Baru Diharapkan Bawa Terobosan Fiskal dan Perkuat Ekonomi Nasional

Rabu, 23 September 2026 - 11:49

Ratusan Jamaah Padati Masjid Al Munawwarah, Wabup Husni Tamrin Konsisten Tebar Sedekah Subuh

Selasa, 22 September 2026 - 12:43

Wabup Husni Tamrin kepada Mahasiswa Baru ITP2I: Setinggi Apa Pun Cita-Cita, Jangan Pernah Lupakan Orang Tua

Selasa, 22 September 2026 - 10:57

Puslitbang Polri Laksanakan Penelitian Evaluasi Mutu Pengadaan di Polres Pelalawan

Berita Terbaru