Pemuda Muhammadiyah Pelalawan Dukung Satgas PKH Reforestasi TNTN

- Penulis

Sabtu, 28 Juni 2025 - 12:29

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pangkalan Kerinci ()-Pemuda Muhammadyah Pelalawan menegaskan dukungan penuhnya kepada Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH) dalam mengembalikan fungsi hutan konservasi Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN).

 

Hal ini diungkapkan oleh Ketua Pemuda Muhammadyah Pelalawan Agung Maulana kepada media ini menyampaikan bahwa organisasi pemuda Islam yang menjunjung semangat Fastabiqul Khairat atau berlomba-lomba dalam kebaikan itu mengapresiasi langkah langkah yang diambil oleh Satgas PKH untuk mengembalikan habitat ekosistem di TNTN yang telah rusak puluhan tahun akibat dari Perambahan hutan dan peralihan fungsi hutan menjadi sawit oleh segelintir orang yang tidak bertanggung jawab.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

“Kita mendukung apa yang dilakukan Satgas PKH dalam mengembalikan fungsi hutan di TNTN, selama ini rumah gajah, beruang dan harimau telah di rumah oleh orang orang tamak yang mengedepankan kepentingan pribadi, merambah hutan dan menjadikannya kebun sawit untuk memperkaya diri sendiri,” kata Agung Maulana, Sabtu (28/6/2025)

 

Selama ini, beber Agung. Hutan TNTN yang seharusnya di jaga dan di lindungi oleh negara berdasarkan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 45 Tahun 2004 mengatur tentangp Perlindungan Hutan. Akibat perambahan hutan secara liar yang di sebabkan oleh orang-orang yang yang tidak bertanggungjawab hewan satwa liar seperti harimau, gajah dan tapir pergi masuk ke pemukiman penduduk masyarakat

Baca Juga:  KAPOLRES JOHN LOIS LETEDARA DUKUNG PENUH WAHYU TRINANDA PUTERI DI GRAND FINAL DUTA PARIWISATA RIAU 2026

 

Agung menghimbau kepada seluruh tokoh adat, Ninik mamak, tokoh masyarakat, tokoh pemuda dan alim ulama untuk tidak terprovokasi oleh oknum oknum yang ingin menghambat reforestasi yang dijalankan oleh Satgas PKH.

 

“Dan untuk itu saya menghimbau kepada seluruh tokoh adat, tokoh masyarakat dan juga berbagai aktivis-aktivis organisasi agar tidak terprovokasi oleh oknum mafia tanah dan juga para cukong,” Himbaunya.

 

Pemuda Muhammadyah Pelalawan mendesak Satgas PKH untuk melakukan tindakan tegas atau penegakan hukum terhadap oknum oknum yang bertanggung jawab atas beralih fungsinya hutan menjadi kebun sawit, oknum yang menjual belikan tanah negara ke perambah rakus dan serakah itu.

 

“Kita juga mendesak Satgas PKH melalui Polis dan jaksa yang juga tergabung kedlaan satgas PKH untuk mengusut tuntas dan menindak tegas cukong corporate dan juga oknum-oknum mafia tanah yang ada di kawasan hutan TNTN, para Kades dan Ninik mamak yang memperjualbelikan lahan milik negara itu, “desaknya.

 

Namun, Agung juga berharap, Pemerintah juga memberikan solusi humanis kepada rakyat kecil yang hanya memiliki secuil tanah yang dibeli dari oknum hasil dari jual tanah di kampung.

 

“Harapan kita solusi yang manusiawi terhadap masyarakat yang terdampak di kawasan hutan TNTN.,”pungkasnya. (Jono)

Berita Terkait

Prof Dr KH Sutan Nasomal Usulkan Presiden Prabowo Dirikan Industri Aspal Berbahan Limbah Plastik dan Karet
KETUA LSM PENJARA Kritik Tajam Kinerja Kades Pasirringgit : Dana Desa Mengalir, Warga Miskin Tetap Menjerit!
PGRI Aceh Singkil Dukung Penuh Kebijakan Kadisdik Larang Kegiatan Siswa ke Luar Daerah
|“JANGAN KALAH DENGAN MAKSIAT!”| Ketua LSM Penjara Semprot Keras Kinerja Satpol PP Rohul yang Dinilai Mandul!, Warga: “Perda Jangan Jadi Pajangan Pak!”
Bupati Zukri Pimpin Apel Siaga Satgas Anti Narkoba Kabupaten Pelalawan 2026
Hasil Rapat Internal, Ketua PD IWO INHU Rudi Walker Purba Resmi Laporkan ‘Bujang Mas’ Ke Mapolres Inhu
Kades “Mestimaimunah” Abaikan Teguran Warga: Aset Desa Sungai Tengah Belum Dikembalikan: Warga Desak APH dan Inspektorat Turun Tangan
Hutang Listrik Rp;18 Miliar Perumda Tuah Sekata Jadi Sorotan, Aktivis: “Uang Pelanggan ke Mana?”
Berita ini 62 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 15 Mei 2026 - 02:49

Profesor.Dr,Sutan Nasomal: Presiden RI Jangan Sembarangan Menyetujui Wacana Jalan Provinsi Berbayar di Jawa Barat

Sabtu, 9 Mei 2026 - 13:03

‎Polsek Batang Cenaku Aktif Dampingi Petani, Iptu Hendra Sebayang: Bentuk Dukungan Polri terhadap Kemajuan Para Petani

Selasa, 28 April 2026 - 03:12

Balita Batuk Tak Diberi Obat, Warga Soroti Pelayanan Puskesmas 2 Pangkalan Kerinci

Berita Terbaru