Prof.Dr.Sutan Nasomal Dorong Pendataan Ulang Pejuang Kemerdekaan, Soroti Jasa TB.A. Basuni sebagai Pahlawan Bogor

- Penulis

Senin, 8 Juni 2026 - 14:45

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta | Buserinvestigasi24.com

Prof.Dr.Sutan Nasomal,S.H.,M.H., menyampaikan keprihatinannya terhadap masih banyaknya pejuang kemerdekaan Indonesia yang dinilai belum memperoleh penghargaan yang layak atas jasa-jasa mereka kepada bangsa dan negara.

Dalam keterangannya kepada sejumlah pimpinan redaksi media cetak dan media online, baik nasional maupun internasional, Senin (08/06/2026), di Jakarta, Prof.Sutan Nasomal menyoroti sosok Kapten Inf. (Purn) TB.A.Basuni, salah satu pejuang asal Bogor yang dinilai memiliki kontribusi besar dalam perjuangan kemerdekaan Indonesia.

Menurutnya, masih banyak nama pejuang bangsa yang belum diabadikan sebagai nama jalan, gedung pemerintahan, maupun fasilitas publik lainnya, baik di Kota Bogor, Kabupaten Bogor, maupun di berbagai daerah di Indonesia.

“Sangat disayangkan apabila jasa para pejuang yang telah mengorbankan tenaga, pikiran, bahkan jiwa dan raganya untuk kemerdekaan bangsa tidak mendapatkan penghargaan yang semestinya. Negara perlu kembali mendata dan memperhatikan para pejuang yang selama ini mungkin belum tercatat secara maksimal,” ujar Prof. Sutan Nasomal.

Ia juga meminta Presiden Republik Indonesia, Jenderal H. Prabowo Subianto, beserta jajaran pemerintah pusat untuk melakukan pendataan ulang terhadap para pejuang kemerdekaan yang dinilai layak mendapatkan penghargaan negara, termasuk gelar Pahlawan Nasional.

Menurutnya, pengakuan terhadap jasa para pejuang bukan hanya bentuk penghormatan kepada sejarah bangsa, tetapi juga menjadi teladan bagi generasi muda agar memahami nilai-nilai perjuangan dan pengorbanan para pendahulu bangsa.

“Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai jasa para pahlawannya,” kutipan pidato Presiden pertama Republik Indonesia, Ir. Soekarno, pada peringatan Hari Pahlawan tanggal 10 November 1961.

Menjelang peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 pada Agustus 2026 dan Hari Ulang Tahun TNI ke-81 pada Oktober 2026, Prof. Sutan Nasomal menilai momentum tersebut sangat tepat untuk kembali mengangkat nama-nama pejuang yang dinilai belum memperoleh perhatian yang memadai.

Baca Juga:  PROF.DR.SUTAN NASOMAL: PEMBANGUNAN JALUR KERETA API BOGOR–PUNCAK–CIANJUR DAPAT KURANGI KEMACETAN DAN DONGKRAK EKONOMI

Salah satu tokoh yang menjadi sorotannya adalah Kapten Inf. (Purn) TB. A. Basuni. Sosok ini tercatat sebagai salah satu pendiri Badan Keamanan Rakyat (BKR) Bogor pada tahun 1945 yang kemudian menjadi cikal bakal terbentuknya Tentara Nasional Indonesia (TNI).

Sejak masa perjuangan kemerdekaan, TB. A. Basuni aktif bergerilya melawan penjajah dan pernah bergabung dengan Pasukan Pembela Tanah Air (PETA) di bawah kepemimpinan KH. Syam’un sebelum melanjutkan perjuangannya di wilayah Bogor.

Ahli waris TB. A. Basuni, Tubagus Hendra Bayu Rota, menjelaskan bahwa almarhum juga terlibat dalam Peristiwa Bojong Kokosan tahun 1945 yang menjadi bagian penting dalam sejarah perjuangan mempertahankan kemerdekaan Indonesia.

Atas dedikasi dan pengabdiannya kepada bangsa dan negara, TB. A. Basuni telah menerima berbagai tanda jasa dan penghargaan, di antaranya Bintang Gerilya, Bintang Kartika Eka Paksi Nararya, Bintang Sewindu, Satya Lencana Kesetiaan XXIV Tahun, Satya Lencana Perang Kemerdekaan I dan II, serta Satya Lencana Gerakan Operasi Militer (GOM) I dan V.

Namun demikian, menurut Prof. Sutan Nasomal, sosok Kapten Inf. (Purn) TB. A. Basuni hingga saat ini dinilai belum mendapatkan perhatian yang sebanding dengan jasa perjuangannya.

Karena itu, ia berharap Pemerintah Kota Bogor, Pemerintah Kabupaten Bogor, Pemerintah Provinsi Jawa Barat, serta pemerintah pusat dapat memberikan penghormatan yang layak terhadap jasa-jasa TB. A. Basuni dan para pejuang lainnya yang telah berkontribusi besar dalam sejarah perjuangan bangsa Indonesia.

“Jangan sampai generasi penerus kehilangan jejak sejarah perjuangan para pendahulu bangsa. Penghargaan terhadap pahlawan adalah bentuk penghormatan terhadap identitas dan martabat bangsa Indonesia,” tegas Prof. Sutan Nasomal.

Narasumber:

Prof.Dr.Sutan Nasomal, S.H.,M.H.

Pakar Hukum Internasional, Ekonom, Presiden Partai Oposisi Merdeka, serta Ketua Umum Perkumpulan Advokat Muda Indonesia (PAMI). (Red)

Berita Terkait

Prof. DR. Sutan Nasomal Dorong Wacana Rutan Khusus Berfasilitas Lengkap: Negara Perlu Hindari Kesenjangan Perlakuan Tahanan
Prof. Dr. Sutan Nasomal: Penanganan Dugaan Korupsi di Kabupaten Bogor Harus Tuntas, Jangan Berhenti di Permukaan
Patroli Malam Diperkuat, Tim URC Raga Polres Pelalawan Cegah Balap Liar dan Premanisme
SHM Berhadapan dengan Klaim AJB 1984, Mashuri Pertanyakan Dasar Klaim Kebun Sawit di Pelalawan
“Carim Diduga Menjual Lahan Joris Manatar Hutabarat kepada Kalengi Kaban Tanpa Sepengetahuan Joris, Aparat Penegak Hukum Wajib Bertindak Tegas!”
Semangat Gotong Royong untuk Kamtibmas, Pos Kamling CSR PT Serikat Putra Hadir di RT 05 Desa Angkasa
Wujudkan Kepedulian Umat dan Eratkan Silaturahmi, Komunitas Maxim Pekanbaru Bersatu Gelar Bakti Sosial Bersihkan Masjid Darul Hikmah
Sambang Nusa di Selat Guntung Perkuat Sinergi Polairud, Pemerintah Kampung dan Masyarakat
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 27 September 2026 - 10:12

Prof. DR. Sutan Nasomal Dorong Wacana Rutan Khusus Berfasilitas Lengkap: Negara Perlu Hindari Kesenjangan Perlakuan Tahanan

Minggu, 27 September 2026 - 10:04

Prof. Dr. Sutan Nasomal: Penanganan Dugaan Korupsi di Kabupaten Bogor Harus Tuntas, Jangan Berhenti di Permukaan

Minggu, 27 September 2026 - 09:21

Patroli Malam Diperkuat, Tim URC Raga Polres Pelalawan Cegah Balap Liar dan Premanisme

Minggu, 27 September 2026 - 08:53

SHM Berhadapan dengan Klaim AJB 1984, Mashuri Pertanyakan Dasar Klaim Kebun Sawit di Pelalawan

Sabtu, 26 September 2026 - 11:21

“Carim Diduga Menjual Lahan Joris Manatar Hutabarat kepada Kalengi Kaban Tanpa Sepengetahuan Joris, Aparat Penegak Hukum Wajib Bertindak Tegas!”

Jumat, 25 September 2026 - 10:43

Wujudkan Kepedulian Umat dan Eratkan Silaturahmi, Komunitas Maxim Pekanbaru Bersatu Gelar Bakti Sosial Bersihkan Masjid Darul Hikmah

Jumat, 25 September 2026 - 10:28

Sambang Nusa di Selat Guntung Perkuat Sinergi Polairud, Pemerintah Kampung dan Masyarakat

Jumat, 25 September 2026 - 04:16

Prof. Sutan Nasomal: Menkeu Baru Diharapkan Bawa Terobosan Fiskal dan Perkuat Ekonomi Nasional

Berita Terbaru