Prof.Dr.Sutan Nasomal Imbau Organisasi Pers Perkuat Sertifikasi dan Kompetensi Profesi Wartawan

- Penulis

Selasa, 28 Juli 2026 - 13:13

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA | Buserinvestigasi24.com

Tokoh Pers Internasional dan Pakar Hukum Internasional, Prof. Dr.K.H.Sutan Nasomal,S.H.,M.H., mengimbau seluruh organisasi pers di Indonesia untuk terus memperkuat profesionalisme wartawan melalui pendidikan, kaderisasi, serta sertifikasi kompetensi profesi jurnalistik sesuai dengan ketentuan dan mekanisme yang berlaku.

Menurut Prof. Sutan Nasomal, peningkatan kualitas sumber daya manusia di bidang jurnalistik merupakan hal penting dalam menghadapi perkembangan industri media yang semakin dinamis. Wartawan dituntut untuk tidak hanya memiliki kemampuan menulis dan melakukan peliputan, tetapi juga memahami etika jurnalistik, hukum pers, verifikasi informasi, serta tanggung jawab profesional kepada masyarakat.

Selama ini, uji kompetensi wartawan (UKW) yang diselenggarakan oleh lembaga penguji kompetensi yang terverifikasi oleh Dewan Pers telah dikenal luas sebagai salah satu mekanisme untuk mengukur kompetensi wartawan. Di sisi lain, terdapat pula sistem sertifikasi kompetensi kerja yang berada dalam kerangka Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) melalui Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) yang memiliki lisensi sesuai ketentuan yang berlaku.

“Menurut saya, seluruh organisasi pers perlu melakukan evaluasi dan memperkuat program sosialisasi serta kaderisasi bagi anggotanya. Pendidikan dan peningkatan kompetensi harus menjadi bagian penting dalam membangun profesionalisme wartawan di Indonesia,” ujar Prof. Sutan Nasomal saat menjawab pertanyaan sejumlah pemimpin redaksi media cetak dan media online, di Jakarta, Selasa (28/07/2026).

Ia menilai, organisasi pers dapat berperan aktif dalam meningkatkan kompetensi anggotanya melalui berbagai kegiatan pendidikan, pelatihan, maupun program sertifikasi yang dilaksanakan sesuai dengan regulasi dan standar kompetensi yang berlaku.

“Organisasi pers, baik di tingkat pusat maupun daerah, perlu memberikan ruang yang luas bagi anggotanya untuk meningkatkan kapasitas dan kompetensi. Jika diperlukan, dapat membangun kerja sama dengan lembaga-lembaga yang berwenang dalam penyelenggaraan sertifikasi kompetensi profesi,” katanya.

Prof. Sutan Nasomal juga menekankan pentingnya adanya standar kompetensi yang jelas dan dapat dipahami oleh seluruh insan pers. Menurutnya, kualitas wartawan tidak semestinya hanya dilihat dari tingkatan atau label sertifikat, melainkan dari kemampuan, integritas, profesionalisme, dan pemahaman terhadap tugas jurnalistik.

Baca Juga:  Prof. Dr. KH. Sutan Nasomal, S.H., M.H. Serukan Semangat Membangun, Mendidik, Memperjuangkan, Mengayomi dan Melindungi Rakyat

Ia berpandangan bahwa wartawan dan pimpinan redaksi memiliki tanggung jawab masing-masing sesuai dengan fungsi dan kewenangannya dalam struktur perusahaan pers. Namun, keduanya tetap perlu memiliki pemahaman yang kuat mengenai prinsip-prinsip jurnalistik, kode etik jurnalistik, hukum pers, serta ketentuan hukum lainnya yang berkaitan dengan kegiatan jurnalistik.

“Tugas dan tanggung jawab memang memiliki fungsi yang berbeda sesuai dengan posisi masing-masing. Namun, pemahaman terhadap keilmuan jurnalistik, etika pers, dan hukum yang berkaitan dengan profesi ini harus dimiliki bersama. Karena itu, edukasi dan pembekalan menjadi sangat penting dalam setiap program peningkatan kompetensi,” tegasnya.

Menurutnya, tujuan utama dari kegiatan sertifikasi dan peningkatan kompetensi bukan semata-mata mengejar nilai atau predikat tertentu. Yang jauh lebih penting adalah memastikan setiap wartawan benar-benar memahami standar kompetensi profesinya dan mampu menerapkannya secara profesional dalam menjalankan tugas.

“Yang terpenting bukan hanya mendapatkan nilai yang tinggi atau selembar sertifikat. Substansi utamanya adalah bagaimana wartawan memahami ilmu jurnalistik, menjalankan kode etik, melakukan verifikasi informasi, menghormati hak masyarakat, dan bekerja secara profesional serta bertanggung jawab,” jelas Prof. Sutan Nasomal.

Ia berharap seluruh organisasi pers di Indonesia dapat terus berkontribusi dalam meningkatkan kualitas dan profesionalisme insan pers. Dengan penguatan pendidikan, kaderisasi, dan kompetensi yang berkelanjutan, ia meyakini pers Indonesia akan semakin dipercaya masyarakat dan mampu menjalankan fungsi kontrol sosial secara bertanggung jawab.

“Semoga gagasan ini dapat menjadi masukan positif bagi seluruh organisasi pers di Indonesia. Mari bersama-sama membangun ekosistem pers yang profesional, berintegritas, berkompeten, dan tetap menjunjung tinggi kemerdekaan pers serta kepentingan masyarakat,” pungkasnya.

Narasumber :

Prof.Dr.K.H.Sutan Nasomal,S.H., M.H.

Pakar Hukum Internasional, Tokoh Pers Internasional, Ekonom, Ketua Umum Perkumpulan Advokat Muda Indonesia (PAMID), Ketua Umum YPLBH Profesor Sutan Nasomal, serta Pendiri dan Pengasuh Ponpes Ass-Saqwa Plus.

Berita Terkait

“Carim Diduga Menjual Lahan Joris Manatar Hutabarat kepada Kalengi Kaban Tanpa Sepengetahuan Joris, Aparat Penegak Hukum Wajib Bertindak Tegas!”
Semangat Gotong Royong untuk Kamtibmas, Pos Kamling CSR PT Serikat Putra Hadir di RT 05 Desa Angkasa
Wujudkan Kepedulian Umat dan Eratkan Silaturahmi, Komunitas Maxim Pekanbaru Bersatu Gelar Bakti Sosial Bersihkan Masjid Darul Hikmah
Sambang Nusa di Selat Guntung Perkuat Sinergi Polairud, Pemerintah Kampung dan Masyarakat
Prof. Sutan Nasomal: Menkeu Baru Diharapkan Bawa Terobosan Fiskal dan Perkuat Ekonomi Nasional
Prof. Dr. Sutan Nasomal Soroti Penegakan Hukum di Era Prabowo: “Tidak Ada yang Kebal Hukum”
Ratusan Jamaah Padati Masjid Al Munawwarah, Wabup Husni Tamrin Konsisten Tebar Sedekah Subuh
Wabup Husni Tamrin kepada Mahasiswa Baru ITP2I: Setinggi Apa Pun Cita-Cita, Jangan Pernah Lupakan Orang Tua
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 26 September 2026 - 11:21

“Carim Diduga Menjual Lahan Joris Manatar Hutabarat kepada Kalengi Kaban Tanpa Sepengetahuan Joris, Aparat Penegak Hukum Wajib Bertindak Tegas!”

Sabtu, 26 September 2026 - 07:06

Semangat Gotong Royong untuk Kamtibmas, Pos Kamling CSR PT Serikat Putra Hadir di RT 05 Desa Angkasa

Jumat, 25 September 2026 - 10:43

Wujudkan Kepedulian Umat dan Eratkan Silaturahmi, Komunitas Maxim Pekanbaru Bersatu Gelar Bakti Sosial Bersihkan Masjid Darul Hikmah

Jumat, 25 September 2026 - 10:28

Sambang Nusa di Selat Guntung Perkuat Sinergi Polairud, Pemerintah Kampung dan Masyarakat

Jumat, 25 September 2026 - 04:16

Prof. Sutan Nasomal: Menkeu Baru Diharapkan Bawa Terobosan Fiskal dan Perkuat Ekonomi Nasional

Rabu, 23 September 2026 - 11:49

Ratusan Jamaah Padati Masjid Al Munawwarah, Wabup Husni Tamrin Konsisten Tebar Sedekah Subuh

Selasa, 22 September 2026 - 12:43

Wabup Husni Tamrin kepada Mahasiswa Baru ITP2I: Setinggi Apa Pun Cita-Cita, Jangan Pernah Lupakan Orang Tua

Selasa, 22 September 2026 - 10:57

Puslitbang Polri Laksanakan Penelitian Evaluasi Mutu Pengadaan di Polres Pelalawan

Berita Terbaru