Prof.Dr.Sutan Nasomal: Rakyat Berharap Presiden Prabowo Instruksikan Menteri Agar Pejabat Bermasalah Hukum Tidak Dilantik

- Penulis

Kamis, 28 Mei 2026 - 10:09

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jabar | Banten | Buserinvestigasi24.com

Pakar Hukum Internasional Prof. Dr.KH Sutan Nasomal,S.H.,M.H., menyampaikan kritik keras terhadap pelantikan pejabat yang masih tersandung persoalan hukum di Indonesia. Ia menilai, praktik tersebut dapat mencederai rasa keadilan masyarakat serta merusak citra penegakan hukum di negara demokrasi.

Pernyataan itu disampaikan Prof. Dr. Sutan Nasomal saat menjawab pertanyaan sejumlah pimpinan redaksi media cetak dan online di Markas Pusat Partai Koalisi Rakyat Indonesia, Cijantung, Jakarta, pada Rabu (27/05/2026) melalui sambungan telepon seluler.

Menurutnya, rakyat berharap Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, memberikan instruksi tegas kepada para menteri dan pejabat negara agar tidak melantik individu yang sedang menghadapi persoalan hukum sebelum seluruh proses hukumnya selesai.

“Negara demokrasi harus menjunjung tinggi moralitas dan integritas pejabat publik. Jangan sampai seseorang yang masih tersangkut masalah hukum justru diberikan jabatan baru. Hal seperti ini melukai rasa keadilan masyarakat,” tegas Prof. Dr. Sutan Nasomal.

Ia juga meminta DPR RI tidak tinggal diam terhadap fenomena tersebut. Menurutnya, hukum tidak boleh “tajam ke bawah dan tumpul ke atas”. Semua warga negara, termasuk pejabat, harus diperlakukan sama di hadapan hukum sesuai amanat undang-undang.

Sorotan tersebut muncul menyusul pelantikan Ahmad Mursidi, yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Pandeglang, Banten, menjadi Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik.

Pelantikan dilakukan langsung oleh Bupati Pandeglang, Raden Dewi Setiani, di Oproom Setda Pandeglang pada. Selasa (26/5/2026).

Baca Juga:  Dicari! BPKB Mobil Mazda BT-50 A/N "Jasmiartuti" Telah Hilang di Jalur Sorek–Dundangan, Pemilik Mohon Bantuan Masyarakat

Pelantikan tersebut menuai perhatian publik karena Ahmad Mursidi diketahui tengah menghadapi kasus kecelakaan lalu lintas yang terjadi pada 30 April 2026 lalu di depan SDN Sukaratu 5. Dalam insiden itu, sembilan orang menjadi korban dan dua di antaranya meninggal dunia, termasuk seorang siswa sekolah dasar dan seorang pedagang.

Prof. Dr. Sutan Nasomal menilai, selama proses hukum masih berjalan, seharusnya pejabat yang bersangkutan tidak menerima promosi jabatan ataupun penempatan strategis lainnya.

“Penegakan hukum harus dilakukan secara transparan dan adil. Jangan sampai masyarakat kehilangan kepercayaan terhadap institusi hukum akibat adanya kesan perlakuan istimewa terhadap pihak tertentu,” ujarnya.

Ia juga menghimbau aparat penegak hukum (APH) agar lebih tegas dan profesional dalam menangani setiap perkara hukum tanpa intervensi pihak manapun.

Menurutnya, publik saat ini semakin kritis dalam menilai proses hukum di Indonesia. Oleh karena itu, pemerintah dan lembaga penegak hukum diminta menjaga marwah hukum agar tetap berdiri di atas prinsip keadilan, kepastian, dan kesetaraan di depan hukum.

Di akhir pernyataannya, Prof.Dr. Sutan Nasomal menegaskan bahwa rakyat Indonesia berharap Presiden RI dan DPR RI dapat memberikan perhatian serius terhadap persoalan tersebut demi menjaga kepercayaan masyarakat terhadap hukum dan demokrasi di Indonesia.

Narasumber: Prof. Dr. KH Sutan Nasomal, S.H.,M.H.Pakar Hukum Internasional, Ekonom, Presiden Partai Koalisi Rakyat Indonesia, Ketua Umum Perkumpulan Advokat Muda Indonesia, sekaligus Penanggung Jawab Timpas1.

Berita Terkait

Menteri Kehutanan RI Tinjau Lokasi Karhutla dan Gelar Bakti Kesehatan di Ukui Pelalawan
Polsek Tambusai Utara Tangkap Dua Pengedar Narkotika di Mahato, Sita Barang Bukti 22 Paket Sabu
2.090 HEKTARE LAHAN ULAYAT PALAS MEMANAS! Dugaan Panjar Fantastis Mencuat, Aktivitas Panen Akasia Disorot — APH DITANTANG BONGKAR SIAPA YANG BERMAIN
LAHAN ULAYAT 2.090 HEKTARE DI DESA PALAS JADI SOROTAN: KADES SAMSARI DITUDING, PT ARARA ABADI DISOROT — APARAT DITANTANG BUKA-BUKAAN
Warga Geram! Galian C ilegal Diduga Milik “Muklis dan Darlin” di Rawang Kao Terus Beroperasi, Aparat Diminta Segera Turun Tangan dan Bertindak Tegas!
LAPOR PAK KAPOLRES! DUGAAN JUDI SABUNG AYAM SEMAKIN MENGGILA DAN MERESAHKAN WARGA DI BUKIT KESUMA, DISEBUT BEBAS BEROPERASI LEBIH DARI SATU TAHUN – WARGA MENYEBUT “NABABAN” SEBAGAI KORLAP
LAPOR PAK BUPATI! KASI PMD (ASN) KEC.LANGGAM DIDUGA MENELANTARKAN ISTRI SIRIH DAN ANAKNYA YANG MASIH KECIL | “SAAT DIKONFIRMASI SELAMA 24 JAM BELIAU MEMILIH BUNGKAM”
DUGAAN PENELANTARAN ANAK OLEH OKNUM ASN DI KEC.LANGGAM MEMANAS, APARAT DIMINTA TIDAK TUTUP MATA: “INTEGRITAS PELAYAN PUBLIK DIPERTARUHKAN”
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 26 September 2026 - 11:21

“Carim Diduga Menjual Lahan Joris Manatar Hutabarat kepada Kalengi Kaban Tanpa Sepengetahuan Joris, Aparat Penegak Hukum Wajib Bertindak Tegas!”

Sabtu, 26 September 2026 - 07:06

Semangat Gotong Royong untuk Kamtibmas, Pos Kamling CSR PT Serikat Putra Hadir di RT 05 Desa Angkasa

Jumat, 25 September 2026 - 10:43

Wujudkan Kepedulian Umat dan Eratkan Silaturahmi, Komunitas Maxim Pekanbaru Bersatu Gelar Bakti Sosial Bersihkan Masjid Darul Hikmah

Jumat, 25 September 2026 - 10:28

Sambang Nusa di Selat Guntung Perkuat Sinergi Polairud, Pemerintah Kampung dan Masyarakat

Jumat, 25 September 2026 - 04:16

Prof. Sutan Nasomal: Menkeu Baru Diharapkan Bawa Terobosan Fiskal dan Perkuat Ekonomi Nasional

Rabu, 23 September 2026 - 11:49

Ratusan Jamaah Padati Masjid Al Munawwarah, Wabup Husni Tamrin Konsisten Tebar Sedekah Subuh

Selasa, 22 September 2026 - 12:43

Wabup Husni Tamrin kepada Mahasiswa Baru ITP2I: Setinggi Apa Pun Cita-Cita, Jangan Pernah Lupakan Orang Tua

Selasa, 22 September 2026 - 10:57

Puslitbang Polri Laksanakan Penelitian Evaluasi Mutu Pengadaan di Polres Pelalawan

Berita Terbaru