Profesor Sutan Nasomal Yakini Presiden Prabowo Subianto Dukung Percepatan Daerah Otonomi Baru, Masyarakat Menanti Realisasinya

- Penulis

Sabtu, 11 Juli 2026 - 13:27

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta | Buserinvestigasi24.com

Pakar Hukum Internasional dan Ekonomi, Prof. Dr. Sutan Nasomal, S.H., M.H., meyakini Presiden RI Prabowo Subianto memiliki komitmen untuk mempercepat pembentukan Daerah Otonomi Baru (DOB) sebagai bagian dari upaya pemerataan pembangunan nasional.

Hal tersebut disampaikan Prof. Sutan Nasomal saat menjawab pertanyaan sejumlah pemimpin redaksi media cetak dan media daring dari dalam maupun luar negeri melalui sambungan telepon seluler dari Markas Pusat Partai Oposisi Merdeka di kawasan Kompleks Asrama Kopassus, Cijantung, Jakarta, Sabtu (11/07/2026).

Menurutnya, masyarakat di berbagai daerah telah lama menantikan keberanian pemerintah pusat untuk merealisasikan pembentukan DOB yang selama ini masih tertahan akibat kebijakan moratorium.

«”Masyarakat sudah sangat lama menunggu realisasi Daerah Otonomi Baru. Pemekaran wilayah bukan sekadar membentuk daerah administratif baru, tetapi merupakan upaya mempercepat pemerataan pembangunan, memperkuat ekonomi daerah, meningkatkan pelayanan publik, serta memperkokoh pertahanan dan ketahanan nasional,” ujar Prof. Sutan Nasomal.»

Ia menjelaskan, masih banyak masyarakat maupun aparatur sipil negara, anggota TNI, dan Polri yang harus menempuh perjalanan sangat jauh hanya untuk mengurus administrasi pemerintahan.

“Bahkan masih ada masyarakat yang harus menggunakan transportasi air hingga berjam-jam hanya untuk memperoleh pelayanan pemerintahan. Kondisi seperti ini sudah seharusnya menjadi perhatian serius pemerintah,” katanya.

Menurut Prof. Sutan Nasomal, pembentukan DOB yang diatur dalam peraturan perundang-undangan akan memberikan banyak manfaat, antara lain:

– Meningkatkan kualitas pelayanan publik karena masyarakat tidak lagi harus menempuh perjalanan jauh untuk mengurus administrasi kependudukan maupun perizinan.

– Mempercepat pemerataan pembangunan infrastruktur, seperti jalan, sekolah, rumah sakit, dan fasilitas pelayanan masyarakat lainnya hingga ke daerah terpencil.

– Mendorong pertumbuhan ekonomi lokal melalui lahirnya pusat-pusat ekonomi baru yang mampu membuka lapangan pekerjaan.

– Meningkatkan efektivitas pemerintahan karena rentang kendali birokrasi menjadi lebih pendek sehingga pelayanan kepada masyarakat dapat dilakukan secara cepat, efisien, dan tepat sasaran.

Prof. Sutan Nasomal menilai bahwa keberhasilan pembentukan DOB akan sangat bergantung pada kebijakan Presiden Republik Indonesia bersama DPR RI dan kementerian terkait.

«”Kunci percepatan Daerah Otonomi Baru berada di tangan Presiden Republik Indonesia. Harapan masyarakat sangat besar agar pemerataan pembangunan benar-benar dapat diwujudkan,” tegasnya.»

Sejumlah Usulan Daerah Otonomi Baru

Dalam keterangannya, Prof. Sutan Nasomal juga menyoroti berbagai usulan pemekaran wilayah yang berkembang di sejumlah provinsi di Indonesia, di antaranya:

Baca Juga:  Prof. Sutan Nasomal Sesalkan Polemik SPMB Kepri 2026, Minta Dugaan Pelanggaran SOP Diusut Tuntas

Wilayah Sumatera

– Kabupaten Peureulak Raya (Aceh Timur).

– Kabupaten Pantai Barat Pesisir.

Jawa Barat

– Kabupaten Bogor Barat.

– Kabupaten Bogor Timur.

– Kabupaten Sukabumi Utara.

– Kabupaten Garut Selatan.

– Kabupaten Indramayu Barat.

– Kabupaten Cianjur Selatan.

– Kabupaten Tasikmalaya Selatan.

– Kabupaten Garut Utara.

– Kabupaten Subang Utara.

– Kabupaten Bekasi Utara.

Jawa Tengah

– Pemekaran Kabupaten Brebes.

– Pemekaran Kabupaten Banyumas.

Jawa Timur

– Usulan Provinsi Mataraman.

– Usulan Provinsi Blambangan.

– Usulan Provinsi Madura.

Kalimantan Barat

– Jelai Kendawangan Raya.

– Matan Hulu.

– Hulu Aik.

– Usulan Provinsi Kapuas Raya.

– Sambas Pesisir.

Kalimantan Tengah

– Provinsi Barito Raya.

– Provinsi Kotawaringin.

– Kabupaten Kotawaringin Utara.

– Kabupaten Kapuas Ngaju.

Kalimantan Timur

– Kabupaten Kutai Utara.

– Kabupaten Berau Pesisir Selatan.

– Kabupaten Paser Selatan.

– Kota Samarinda Baru/Samarinda Seberang.

– Kabupaten Kutai Tengah.

– Kabupaten Sangkulirang.

Kalimantan Utara

– Kota Tanjung Selor.

– Kota Sebatik.

– Kabupaten Bumi Dayak Perbatasan.

– Kabupaten Krayan.

– Kabupaten Apau Kayan.

– Kabupaten Mangku Mengelung.

Sulawesi Tengah

– Kabupaten Tompotika.

– Batui-Toili.

– Buol Timur.

– Dondo Dampal.

– Donggala Utara.

– Kepulauan Togean.

– Moutong.

– Pamona Raya.

– Tampo Lore.

– Tomini Raya.

– Kota Luwuk.

Maluku

– Seram Utara.

– Banda.

– Tanimbar Utara.

– Talabatai.

– Sejumlah calon DOB di Kabupaten Seram Bagian Timur.

Prof. Sutan Nasomal juga mengapresiasi pembangunan pemerintahan di empat provinsi baru di Tanah Papua, yakni Papua Selatan, Papua Tengah, Papua Pegunungan, dan Papua Barat Daya yang saat ini terus mendapat dukungan pemerintah pusat.

Di akhir keterangannya, Prof. Sutan Nasomal berharap pemerintah bersama DPR RI dapat mempercepat evaluasi dan realisasi usulan Daerah Otonomi Baru yang telah memenuhi persyaratan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

“Apabila dilaksanakan secara terencana dan sesuai regulasi, Daerah Otonomi Baru akan menjadi salah satu instrumen penting dalam mempercepat pemerataan pembangunan, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, memperkuat perekonomian daerah, serta mendekatkan pelayanan publik kepada seluruh rakyat Indonesia,” pungkasnya.

Narasumber :

Prof. Dr. Sutan Nasomal, S.H., M.H.

Pakar Hukum Internasional dan Ekonomi.

Berita Terkait

Resmi Dibuka, Pelalawan Boat Racing 2026 Angkat Pesona Sungai Kampar dan Dongkrak Wisata Desa Kuala Terusan
Profesor Sutan Nasomal Minta Kapolri Perintahkan Kapolda Aceh Menyelidiki Dugaan Sengketa Lahan PT Alis di Subulussalam
Bupati Zukri Buka Ketinting Boat Racing, Ribuan Warga Padati Sungai Kampar, “Mama Racing” Jadi Magnet Penonton
Prof.Dr.Sutan Nasomal,S.H.,M.H. : Pernyataan “Wartawan Tanpa UKW Bisa Dipidana” Perlu Diklarifikasi, Jangan Menyesatkan Publik
Jelang Panen Jagung 23 Juli, Kapolsek Pangkalan Kuras Dampingi Petani KUD Sialang Makmur Wujudkan Ketahanan Pangan Desa
Prof. Sutan Nasomal Sesalkan Polemik SPMB Kepri 2026, Minta Dugaan Pelanggaran SOP Diusut Tuntas
Bupati Zukri dan Wabup Husni Tamrin Hadiri Peresmian Jembatan Merah Putih Presisi, Perkuat Akses dan Bangkitkan Harapan Masyarakat Pelalawan
Profesor Sutan Nasomal Dorong Presiden Prabowo Perintahkan Sinergi Pusat dan Daerah Bangun Kawasan Pantai sebagai Destinasi Wisata Edukatif
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 11 Juli 2026 - 13:48

Resmi Dibuka, Pelalawan Boat Racing 2026 Angkat Pesona Sungai Kampar dan Dongkrak Wisata Desa Kuala Terusan

Sabtu, 11 Juli 2026 - 13:27

Profesor Sutan Nasomal Yakini Presiden Prabowo Subianto Dukung Percepatan Daerah Otonomi Baru, Masyarakat Menanti Realisasinya

Sabtu, 11 Juli 2026 - 03:19

Profesor Sutan Nasomal Minta Kapolri Perintahkan Kapolda Aceh Menyelidiki Dugaan Sengketa Lahan PT Alis di Subulussalam

Jumat, 10 Juli 2026 - 15:36

Bupati Zukri Buka Ketinting Boat Racing, Ribuan Warga Padati Sungai Kampar, “Mama Racing” Jadi Magnet Penonton

Jumat, 10 Juli 2026 - 07:27

Jelang Panen Jagung 23 Juli, Kapolsek Pangkalan Kuras Dampingi Petani KUD Sialang Makmur Wujudkan Ketahanan Pangan Desa

Jumat, 10 Juli 2026 - 00:46

Prof. Sutan Nasomal Sesalkan Polemik SPMB Kepri 2026, Minta Dugaan Pelanggaran SOP Diusut Tuntas

Kamis, 9 Juli 2026 - 02:48

Bupati Zukri dan Wabup Husni Tamrin Hadiri Peresmian Jembatan Merah Putih Presisi, Perkuat Akses dan Bangkitkan Harapan Masyarakat Pelalawan

Kamis, 9 Juli 2026 - 01:43

Profesor Sutan Nasomal Dorong Presiden Prabowo Perintahkan Sinergi Pusat dan Daerah Bangun Kawasan Pantai sebagai Destinasi Wisata Edukatif

Berita Terbaru