Prof.Dr.Sutan Nasomal,S.H.,M.H. : Pernyataan “Wartawan Tanpa UKW Bisa Dipidana” Perlu Diklarifikasi, Jangan Menyesatkan Publik

- Penulis

Jumat, 10 Juli 2026 - 15:11

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAWA BARAT | BOGOR | Buserinvestigasi24.com

Pemerhati hukum dan insan pers Indonesia, Prof. Dr. Sutan Nasomal, S.H., M.H., menilai pernyataan yang beredar dan dikaitkan dengan oknum pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Bogor mengenai klaim bahwa wartawan yang belum memiliki Sertifikat Uji Kompetensi Wartawan (UKW) dapat dipidana, perlu segera diklarifikasi agar tidak menimbulkan kesalahpahaman di tengah masyarakat maupun kalangan jurnalis. Jum’at(10/07/2026).

Dalam keterangannya kepada sejumlah pimpinan media nasional melalui sambungan telepon, Prof. Sutan Nasomal menegaskan bahwa organisasi pers memiliki tanggung jawab moral untuk memberikan edukasi yang benar kepada masyarakat serta insan pers, bukan justru menimbulkan keresahan melalui pernyataan yang berpotensi disalahartikan.

Menurutnya, setiap organisasi pers memiliki mekanisme pembinaan, pendidikan, dan peningkatan kompetensi masing-masing. Namun, seluruh organisasi tetap memiliki tujuan yang sama, yaitu menjaga kemerdekaan pers sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers serta menjunjung tinggi Kode Etik Jurnalistik.

«”Organisasi pers seharusnya menjadi perekat persatuan insan pers Indonesia. Jangan sampai muncul pernyataan yang dapat dipersepsikan sebagai ancaman terhadap profesi wartawan tanpa memiliki dasar hukum yang jelas,” ujar Prof. Sutan Nasomal.»

Ia juga mengingatkan agar perbedaan organisasi maupun latar belakang profesi tidak dijadikan alasan untuk saling merendahkan atau mengintimidasi sesama wartawan.

Tidak Ada Ketentuan Pidana Karena Belum Memiliki UKW

Prof. Sutan Nasomal menjelaskan bahwa berdasarkan ketentuan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers, tidak terdapat pasal yang menyatakan seseorang dapat dipidana hanya karena belum mengikuti atau belum lulus Uji Kompetensi Wartawan (UKW).

Menurutnya, UKW merupakan instrumen untuk meningkatkan kompetensi dan profesionalisme wartawan, bukan merupakan syarat yang menentukan sah atau tidaknya seseorang menjalankan profesi jurnalistik berdasarkan hukum pidana.

Baca Juga:  Malam Ketiga Helat Pelalawan ke-27 Membara! Parade Tari Suguhkan Pesona Budaya Melayu, Dewan Kesenian Angkat Bakat Lokal

Ia menambahkan bahwa perlindungan terhadap profesi wartawan tetap mengacu pada ketentuan Undang-Undang Pers sepanjang kegiatan jurnalistik dilakukan sesuai peraturan perundang-undangan dan Kode Etik Jurnalistik.

Pidana Berlaku Terhadap Perbuatan Melawan Hukum

Lebih lanjut, Prof. Sutan Nasomal menegaskan bahwa seseorang, termasuk wartawan, hanya dapat diproses secara pidana apabila diduga melakukan tindak pidana sebagaimana diatur dalam peraturan perundang-undangan, seperti pemerasan, penyebaran informasi bohong yang memenuhi unsur pidana, atau tindak pidana lainnya yang telah diatur dalam hukum positif Indonesia.

Oleh karena itu, menurutnya, mengaitkan tidak dimilikinya sertifikat UKW dengan ancaman pidana merupakan pendapat yang perlu dijelaskan secara proporsional agar tidak menimbulkan persepsi yang keliru di tengah masyarakat.

Mendorong Klarifikasi dan Menjaga Persatuan Insan Pers

Prof. Sutan Nasomal berharap pengurus PWI Kabupaten Bogor maupun pihak yang menyampaikan pernyataan tersebut dapat memberikan klarifikasi secara terbuka apabila memang terjadi kesalahan penyampaian informasi.

Ia menilai langkah tersebut penting untuk menjaga marwah organisasi pers sekaligus memperkuat persatuan di antara seluruh insan pers Indonesia.

“Semua organisasi pers memiliki tanggung jawab bersama menjaga kemerdekaan pers, meningkatkan profesionalisme wartawan, serta memperkuat demokrasi dan keterbukaan informasi publik. Jangan sampai muncul narasi yang menimbulkan ketakutan atau memecah belah sesama insan pers,” tegasnya kepada awak media Buserinvestigasi24.com

Menurut Prof. Sutan Nasomal, pemerintah, lembaga negara, dunia usaha, serta seluruh organisasi pers juga perlu terus bersinergi dalam meningkatkan kualitas dan kesejahteraan perusahaan pers yang legal sehingga pers nasional semakin profesional, independen, dan mampu menjalankan fungsi kontrol sosial secara bertanggung jawab.

Narasumber :

Prof.Dr.Sutan Nasomal, S.H., M.H.

Pembina Insan Pers Seluruh Indonesia.

Berita Terkait

PROF. DR. SUTAN NASOMAL GUNCANG PUBLIK: “PRESIDEN JANGAN TUTUP MATA! EMPAT BULAN HUTAN TERBAKAR, RAKYAT MENGHIRUP ASAP—APH WAJIB UNGKAP SIAPA DALANGNYA!”
PROF. DR. SUTAN NASOMAL: KARHUTLA ANCAM KESELAMATAN RAKYAT, PEMERINTAH DIMINTA BUKA PINTU BANTUAN INTERNASIONAL
PROF. DR. KH. SUTAN NASOMAL APRESIASI PRESTASI SDN CIBATOK 03: BARU ENAM BULAN BERLATIH, EKSKUL TAEKWONDO RAIH DUA MEDALI PERUNGGU BAPOPSI CUP 2026
PROF. DR. SUTAN NASOMAL: HUKUMAN BERAT BAGI KORUPTOR HARUS DITEGAKKAN, PEMISKINAN RAKYAT TAK BOLEH DIBIARKAN!
APBD SIAK AMBRUK HAMPIR Rp:1 TRILIUN! PROF. SUTAN NASOMAL DESAK PUSAT BUKA KARTU: JANGAN PENDIDIKAN DAN KESEHATAN RAKYAT JADI TUMBAL!
Prof. Dr. Sutan Nasomal Ajak Publik Bersikap Objektif soal Penurunan APBD Siak: Jangan Terburu-buru Salahkan Bupati Afni, Kepentingan Rakyat Harus Diutamakan
SKANDAL KERACUNAN MBG! 103 SISWA SMPN 2 CISARUA DIDUGA TERDAMPAK : PROF. DR. SUTAN NASOMAL DESAK PRESIDEN PRABOWO TURUN TANGAN: USUT TUNTAS, PERIKSA PENGELOLA SPPG, JANGAN BIARKAN HUKUM TUMPUL KEBAWAH!
Peringati HUT 62 Tahun Partai Golkar; Pengurus Golkar Pelalawan Ziarah Taman Makam Pahlawan & Potong Tumpeng
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 09:11

PROF. DR. SUTAN NASOMAL GUNCANG PUBLIK: “PRESIDEN JANGAN TUTUP MATA! EMPAT BULAN HUTAN TERBAKAR, RAKYAT MENGHIRUP ASAP—APH WAJIB UNGKAP SIAPA DALANGNYA!”

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 11:48

PROF. DR. SUTAN NASOMAL: KARHUTLA ANCAM KESELAMATAN RAKYAT, PEMERINTAH DIMINTA BUKA PINTU BANTUAN INTERNASIONAL

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 11:41

PROF. DR. KH. SUTAN NASOMAL APRESIASI PRESTASI SDN CIBATOK 03: BARU ENAM BULAN BERLATIH, EKSKUL TAEKWONDO RAIH DUA MEDALI PERUNGGU BAPOPSI CUP 2026

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 10:15

PROF. DR. SUTAN NASOMAL: HUKUMAN BERAT BAGI KORUPTOR HARUS DITEGAKKAN, PEMISKINAN RAKYAT TAK BOLEH DIBIARKAN!

Kamis, 22 Oktober 2026 - 09:33

APBD SIAK AMBRUK HAMPIR Rp:1 TRILIUN! PROF. SUTAN NASOMAL DESAK PUSAT BUKA KARTU: JANGAN PENDIDIKAN DAN KESEHATAN RAKYAT JADI TUMBAL!

Rabu, 21 Oktober 2026 - 15:28

SKANDAL KERACUNAN MBG! 103 SISWA SMPN 2 CISARUA DIDUGA TERDAMPAK : PROF. DR. SUTAN NASOMAL DESAK PRESIDEN PRABOWO TURUN TANGAN: USUT TUNTAS, PERIKSA PENGELOLA SPPG, JANGAN BIARKAN HUKUM TUMPUL KEBAWAH!

Rabu, 21 Oktober 2026 - 08:18

Peringati HUT 62 Tahun Partai Golkar; Pengurus Golkar Pelalawan Ziarah Taman Makam Pahlawan & Potong Tumpeng

Rabu, 21 Oktober 2026 - 03:10

PROF. DR. SUTAN NASOMAL APRESIASI ASMIDAR, S.Pd. TERPILIH SEBAGAI KETUA PGRI PEREMPUAN PERTAMA DI KUTA BAHARU: MOMENTUM BERSEJARAH BAGI PENDIDIKAN ACEH SINGKIL

Berita Terbaru