PT.JJP Diduga Mengambil Lahan Masyarakat Desa Pedamaran, Tim Merah Putih Turun Tangan 

- Penulis

Kamis, 10 Juli 2025 - 06:12

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rokan Hilir – Riau : Menindaklanjuti kedatangan atau pun kunjungan dari Mayjend. (Purn) DR/ HC., Herwin Suparjo., S.Sos.,S.H., beserta Tim beberapa waktu yang lalu (13/6), selanjutnya Tim Merah Putih untuk Kesejahteraan Indonesia, melakukan pengecekan ulang ke Desa Pedamaran, Kecamatan Pekaitan, Kabupaten Rokan Hilir. Rabu (9/7/2025)

 

Kedatangan Tim Merah Putih untuk kesejahteraan Indonesia ke Desa Pedamaran tersebut yang lokasinya juga merupakan lahan eks Transmigrasi, LKMD, dan mereka juga menemukan titik kawasan hutan.

 

Kemudian, Tim Merah Putih segera melakukan pemasangan Plang, hal itu dikarenakan daerah tersebut masuk dalam kawasan hutan. Daerah yang dimaksud adalah dekat areal perkebunan sawit milik PT. Jatim Jaya Perkasa (JJP) yang juga berkaitan dan terafiliasi ke Wilmar group di Desa Pedamaran,rohil ini

 

Dari pantauan media ini, Tim Merah Putih untuk kesejahteraan Indonesia melakukan Pemasangan plang di areal perkebunan sawit yang luas nya kurang lebih 10.180 Hektar milik eks Transmigrasi dan LKMD Desa Pedamaran.

 

Disela-sela kesibukannya, saat ditemui di salah tempat (Cafe) yang ada di kota Pekanbaru, Salah satu anggota Tim Merah Putih untuk kesejahteraan Indonesia yang juga Tokoh Muda Riau bernama Surya Gemara Kepada awak media menerangkan bahwa PT. JJP, berdasarkan SK. Perkebunan Dalam Negeri dan sertifikat HPL Kementerian Transmigrasi RI Direktorat Jenderal P2KT yang dilakukan oleh Pemerintah Pusat melalui Tim Satgas penertiban hutan di areal perkebunan PT. JJP, maka areal tersebut masuk dalam eks Transmigrasi, LKMD dan Kawasan Hutan.

 

“Pemasangan plang ini mendapatkan dukungan dari Masyarakat dan serta sejumlah kelompok tani dan tokoh masyarakat yang ada di Desa Pedamaran,” ujar Surya Gemara.

 

Setelah dilakukan pemasangan plang, Kami berharap Negara melakukan penyitaan di areal PT. JJP yang masuk dalam kawasan hutan, hal ini juga berdasarkan degan titik koordinat izin: BPN49/JJP 1°56’38″N.- 100°43’55,728″E., luas lahan 13.000., 11.600., dengan No. HGU. No 11., Tanggal 10-03-2005.,- 07/HGU/BPN/05., Tanggal 18-02-2006., dengan luas 8200, kebun inti 8200., kebun Masyarakat 3,400.

 

Selain itu, areal tersebut juga merupakan kawasan HPL eks Transmigrasi dan LKMD desa Pedamaran, selanjutnya areal tersebut dikembalikan kepada masyarakat, kata Surya, sapaan akrabnya.

Baca Juga:  Rokok ilegal Diduga Bebas Beredar di Bandung Barat, Aparat Diminta Jangan Tutup Mata

 

Lanjut,” pemasangan Plang ini tentunya akan kami koordinasi kepada Pemerintah Pusat dan Satgas PKH, agar areal PT. JJP. dikembalikan kembali kepada Masyarakat pademaran

 

“Jika terbukti PT. JJP. melakukan pelanggaran, Kami berharap Negara (Satgas PKH), segera menindaklanjuti temuan Kami (Tim Merah Putih untuk kesejahteraan Indonesia) dan segera melakukan pemasangan Plang dan melaporkan peristiwa ini secara khusus ke Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto,” ungkap Surya

 

Surya Gemara yang juga pemerhati Daerah Kawasan Hutan juga menjelaskan bahwa Lahan eks.Transmigrasi ini, seharusnya dikembalikan kepada Masyarakat, sebagaimana yang dikatakan oleh Mayjen. Purn. Herwin Suparjo saat meninjau ke lokasi areal PT. JJP. beberapa hari yang lalu.

 

“Saya berharap seluruh areal yang masuk dalam kawasan hutan agar Negara segera melakukan pemasangan Plang secara merata”.

 

Saya juga mengapresiasi apa yang dilakukan oleh teman-teman Tim Merah Putih untuk kesejahteraan Indonesia yang telah membantu Negara dan masyarakat Desa Pedamaran agar mendapatkan kembali lahan nya yang telah diambil oleh PT. JJP selama lebih kurang 21 Tahun.

 

Selain itu, Saya juga mengapresiasi langkah yang tegas kepada Satgas PKH, yang telah melakukan penertiban Tampa pandang bulu akhir-akhir ini, dan lahan tersebut dikembalikan kepada masyarakat melalui program pemerintah, Pungkasnya.

 

Kedatangan Mayjend. (Purn) DR/ HC., Herwin Suparjo, tentunya mendapatkan angin segar dan harapan bagi ratusan petani yang ada di Desa Pedamaran, karna dalam waktu dekat ini Mayjend. (Purn) Herwin Suparjo, akan segera melakukan pengecekan kembali atas legalitas Perusahaan, dan  lokasi yang digarap oleh PT. JJP. selama ini, kata Surya.

 

Pemasangan plang ini sempat menimbulkan kegaduhan dengan petugas keamanan PT. JJP. Yang merasa kuat dan bisa mengatur semau nya, mungkin karna ada Wilmar di belakang nya, hal ini tentunya akan menimbulkan kekhawatiran ditengah masyarakat terutama oleh petani sawit karna ada penolakan dari pihak Perusahaan.

 

Bersambung..,……

 

(Tim)

Berita Terkait

LAPOR PAK BUPATI! KASI PMD (ASN) KEC.LANGGAM DIDUGA MENELANTARKAN ISTRI SIRIH DAN ANAKNYA YANG MASIH KECIL | “SAAT DIKONFIRMASI SELAMA 24 JAM BELIAU MEMILIH BUNGKAM”
DUGAAN PENELANTARAN ANAK OLEH OKNUM ASN DI KEC.LANGGAM MEMANAS, APARAT DIMINTA TIDAK TUTUP MATA: “INTEGRITAS PELAYAN PUBLIK DIPERTARUHKAN”
Luar Biasa! Bupati Pelalawan Turun Langsung Tinjau Warganya Yang Kena macet di KM 83 Desa Kemang, Pekerjaan Jalan Dihentikan Sementara
PT.MERIDAN SEJATI SURYA PLANTATION/ANAK PERUSAHAAN SURYA DUMAI GROUP DIDUGA MELINDUNGI DAN MEMELIHARA SEORANG “PERAMPOK/BEGAL”
PT.Meridan Sejati Surya Plantation (PT.MSSP) Diduga MELINDUNGI dan MEMELIHARA “Amarones Nduru Cs” Pelaku Perampasan 2 Unit Motor Milik Firman Jaya Lase & Diana Rohani Laia
Merampas 2 Unit Motor & Menyandera Wanita? NAGA LINTAS BERSUARA : “Apakah Polres Siak Berani Menangkap Amarones Nduru Cs?” Ingat Pak! Gaji Bapak dari Hasil Keringat Pajak Rakyat
Ketum PPWI Desak Kasat Reskrim Polres Siak Segera Tuntaskan Kasus, “Amarones Nduru Cs” Diminta Diproses Hukum, Warga: Kepastian Hukum Adalah Hak Masyarakat & Keadilan Harus Hadir
Jeritan Korban dari Balik Kebun Sawit: Dua Motor Dirampas, Seorang Istri Diduga Ditahan, Warga Desak Polisi Segera Tangkap! “AMARONES NDURU CS”
Berita ini 147 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 1 Juli 2026 - 08:04

LAPOR PAK BUPATI! KASI PMD (ASN) KEC.LANGGAM DIDUGA MENELANTARKAN ISTRI SIRIH DAN ANAKNYA YANG MASIH KECIL | “SAAT DIKONFIRMASI SELAMA 24 JAM BELIAU MEMILIH BUNGKAM”

Jumat, 26 Juni 2026 - 08:31

PERSOALAN LINGKUNGAN PT ADEI PLANTATION & INDUSTRY MEMANAS! TIGA PEJABAT UTAMA BUNGKAM, DUGAAN LIMBAH DAN SEMPADAN SUNGAI JADI SOROTAN — AKANKAH NEGARA DIAM?

Jumat, 26 Juni 2026 - 07:07

BUNGKAMNYA 3 PEJABAT UTAMA PT ADEI PLANTATION & INDUSTRY, AKANKAH NEGARA TUTUP MATA? DESAKAN WARGA UNTUK MENGAUDIT LINGKUNGAN HIDUP MENGUAT, APARAT JANGAN HANYA MENJADI PENONTON!

Jumat, 26 Juni 2026 - 06:59

DUGAAN PENGABAIAN SEMPADAN SUNGAI DI AREAL PT ADEI PLANTATION & INDUSTRY, WARGA DESAK APARAT PENEGAK HUKUM TURUN TANGAN

Kamis, 25 Juni 2026 - 12:31

Luar Biasa! Bupati Pelalawan Turun Langsung Tinjau Warganya Yang Kena macet di KM 83 Desa Kemang, Pekerjaan Jalan Dihentikan Sementara

Rabu, 24 Juni 2026 - 14:11

K.Yose Silaban,S.H. & Partner Desak Kasat Reskrim Polres Siak Segera Tangkap dan Proses Hukum “AMARONES NDURU Cs” — Tokoh Adat Nias Bersuara: “Kalau Tak Sanggup Bekerja Untuk Rakyat, Mundur Saja Pak!”

Rabu, 24 Juni 2026 - 04:35

PT.MERIDAN SEJATI SURYA PLANTATION/ANAK PERUSAHAAN SURYA DUMAI GROUP DIDUGA MELINDUNGI DAN MEMELIHARA SEORANG “PERAMPOK/BEGAL”

Selasa, 23 Juni 2026 - 16:25

PT.Meridan Sejati Surya Plantation (PT.MSSP) Diduga MELINDUNGI dan MEMELIHARA “Amarones Nduru Cs” Pelaku Perampasan 2 Unit Motor Milik Firman Jaya Lase & Diana Rohani Laia

Berita Terbaru