PROF.DR.SUTAN NASOMAL: PEMBANGUNAN JALUR KERETA API BOGOR–PUNCAK–CIANJUR DAPAT KURANGI KEMACETAN DAN DONGKRAK EKONOMI

- Penulis

Rabu, 1 Juli 2026 - 14:26

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta – Pakar Hukum Internasional sekaligus pemerhati kemasyarakatan, Prof. Dr. Sutan Nasomal, S.H., M.H., berharap Presiden RI Prabowo Subianto dapat merealisasikan pembangunan jalur kereta api yang menghubungkan Bogor–Puncak (Cisarua)–Cipanas–Cianjur Selatan. Menurutnya, kehadiran jalur transportasi tersebut akan menjadi solusi strategis untuk mengurangi kemacetan sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi dan sektor pariwisata di Jawa Barat.

Dalam keterangannya kepada sejumlah pimpinan redaksi media cetak dan media daring, Selasa (30/6/2026), Prof. Sutan Nasomal menilai kemacetan yang terjadi di kawasan Puncak selama puluhan tahun telah menjadi persoalan serius yang memerlukan solusi jangka panjang.

“Keberadaan jalur kereta api sangat penting untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi, memperkuat sektor pariwisata, sekaligus mengurangi kemacetan lalu lintas yang selama lebih dari 30 tahun menjadi persoalan utama di kawasan Puncak,” ujarnya.

Ia menyatakan optimistis pemerintahan Presiden Prabowo Subianto memiliki komitmen untuk mewujudkan pembangunan jalur kereta api Bogor–Puncak–Cianjur sebagai bagian dari upaya memperkuat ekonomi kerakyatan, meningkatkan kenyamanan masyarakat, dan mendukung perkembangan sektor pariwisata.

Menurut Prof. Sutan Nasomal, apabila jalur tersebut terbangun, konektivitas transportasi dari Jakarta menuju Bogor, Puncak, Cipanas hingga Cianjur Selatan akan semakin baik dan terintegrasi dengan wilayah lain di Jawa Barat, termasuk menuju Kota Bandung.

Ia juga berpendapat bahwa pembangunan jalur kereta api tersebut berpotensi menarik minat investor dari berbagai negara, termasuk Jepang maupun negara-negara Eropa seperti Jerman, yang dinilainya memiliki pengalaman panjang dalam pengembangan sistem transportasi berbasis kereta api.

Baca Juga:  Kompol Rinaldi Parlindungan,S.H., dan Aipda Samuel Sihite Cek Progres Jagung Pipil 12 Ha di KUD Sialang Makmur, Menjaga program Ketahanan pangan

Prof. Sutan Nasomal menyoroti kondisi perjalanan dari Bogor menuju Cipanas dan Cianjur yang pada musim liburan dapat memakan waktu hingga tujuh jam akibat kepadatan lalu lintas.

“Situasi seperti ini tentu tidak efisien dan menjadi beban bagi masyarakat yang ingin berwisata. Akibat kemacetan, sebagian masyarakat bahkan memilih berlibur ke luar negeri, padahal Jawa Barat memiliki potensi wisata yang sangat luar biasa. Yang masih perlu diperkuat adalah sarana transportasinya,” katanya.

Lebih lanjut, ia meyakini pembangunan jaringan kereta api akan memberikan dampak positif terhadap peningkatan investasi, pembukaan lapangan pekerjaan, serta pertumbuhan ekonomi daerah. Selain itu, konektivitas transportasi yang semakin baik diyakini dapat meningkatkan daya saing destinasi wisata Indonesia di mata wisatawan domestik maupun mancanegara.

Menurutnya, berbagai negara maju telah membuktikan bahwa transportasi berbasis kereta api mampu menjadi penggerak utama aktivitas ekonomi dan pembangunan wilayah secara berkelanjutan.

Prof. Sutan Nasomal pun berharap pemerintah terus memperluas pembangunan jaringan kereta api menuju berbagai kawasan strategis, termasuk daerah pegunungan dan pesisir yang memiliki potensi wisata tinggi.

“Indonesia memiliki keindahan alam yang telah dikenal dunia. Dengan dukungan infrastruktur transportasi yang memadai, khususnya jalur kereta api, pemerataan pembangunan akan semakin cepat, investasi meningkat, lapangan kerja bertambah, dan ekonomi masyarakat akan tumbuh lebih kuat,” tutupnya.

Narasumber: Prof. Dr. Sutan Nasomal, S.H., M.H.

Editor: Nofis

Berita Terkait

Di Momen HUT Bhayangkara ke-80, Laporan Membusuk Enam Bulan: Wilson Lalengke Tuding Polres Nias Lalaikan Tugas Melindungi Rakyat
Kasus Kematian AJZ Belum Terungkap, Pengacara Pertanyakan Absennya Ama Tara Zebua dari Pemeriksaan
Prof.Dr.KH.Sutan Nasomal,S.H., M.H. Sematkan Gelar CFLE kepada Kamidi sebagai Bentuk Apresiasi atas Dedikasi di Bidang Jurnalistik dan Sosial
BHABINKAMTIBMAS DESA ANGKASA HADIR DI TENGAH DUKA, WUJUD NYATA POLRI PRESISI YANG HUMANIS DAN DEKAT DENGAN MASYARAKAT
Bhabinkamtibmas Desa Angkasa Dampingi BAZNAS Salurkan Bantuan Korban Kebakaran, Wujud Kepedulian dan Hadirnya Negara di Tengah Masyarakat
PROF.DR.SUTAN NASOMAL SESALKAN PENGANIAYAAN ART INDONESIA DI MALAYSIA, DESAK PEMERINTAH PERKUAT PERLINDUNGAN PMI
LSM GEMPUR Apresiasi Kinerja Polres Pelalawan dalam Mengungkap Kasus Perampokan Kasir PT.MPT
Prof.Dr.Sutan Nasomal Kritik Wacana Peningkatan Pajak untuk Menutup Utang Negara: “Jangan Bebankan Rakyat yang Sudah Tertekan”
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 1 Juli 2026 - 08:04

LAPOR PAK BUPATI! KASI PMD (ASN) KEC.LANGGAM DIDUGA MENELANTARKAN ISTRI SIRIH DAN ANAKNYA YANG MASIH KECIL | “SAAT DIKONFIRMASI SELAMA 24 JAM BELIAU MEMILIH BUNGKAM”

Jumat, 26 Juni 2026 - 08:31

PERSOALAN LINGKUNGAN PT ADEI PLANTATION & INDUSTRY MEMANAS! TIGA PEJABAT UTAMA BUNGKAM, DUGAAN LIMBAH DAN SEMPADAN SUNGAI JADI SOROTAN — AKANKAH NEGARA DIAM?

Jumat, 26 Juni 2026 - 07:07

BUNGKAMNYA 3 PEJABAT UTAMA PT ADEI PLANTATION & INDUSTRY, AKANKAH NEGARA TUTUP MATA? DESAKAN WARGA UNTUK MENGAUDIT LINGKUNGAN HIDUP MENGUAT, APARAT JANGAN HANYA MENJADI PENONTON!

Jumat, 26 Juni 2026 - 06:59

DUGAAN PENGABAIAN SEMPADAN SUNGAI DI AREAL PT ADEI PLANTATION & INDUSTRY, WARGA DESAK APARAT PENEGAK HUKUM TURUN TANGAN

Kamis, 25 Juni 2026 - 12:31

Luar Biasa! Bupati Pelalawan Turun Langsung Tinjau Warganya Yang Kena macet di KM 83 Desa Kemang, Pekerjaan Jalan Dihentikan Sementara

Rabu, 24 Juni 2026 - 14:11

K.Yose Silaban,S.H. & Partner Desak Kasat Reskrim Polres Siak Segera Tangkap dan Proses Hukum “AMARONES NDURU Cs” — Tokoh Adat Nias Bersuara: “Kalau Tak Sanggup Bekerja Untuk Rakyat, Mundur Saja Pak!”

Rabu, 24 Juni 2026 - 04:35

PT.MERIDAN SEJATI SURYA PLANTATION/ANAK PERUSAHAAN SURYA DUMAI GROUP DIDUGA MELINDUNGI DAN MEMELIHARA SEORANG “PERAMPOK/BEGAL”

Selasa, 23 Juni 2026 - 16:25

PT.Meridan Sejati Surya Plantation (PT.MSSP) Diduga MELINDUNGI dan MEMELIHARA “Amarones Nduru Cs” Pelaku Perampasan 2 Unit Motor Milik Firman Jaya Lase & Diana Rohani Laia

Berita Terbaru