Horor Antrean BBM Jadi Dilema Masyarakat, Prof. Sutan Nasomal Minta Pemerintah Jamin Ketersediaan Stok

- Penulis

Jumat, 12 Juni 2026 - 14:53

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta – Fenomena antrean panjang di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) yang terjadi di berbagai daerah dinilai telah menimbulkan keresahan di tengah masyarakat. Selain menghadapi kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM), masyarakat kini juga dihantui kekhawatiran akan potensi kelangkaan pasokan BBM di pasaran.

Hal tersebut disampaikan oleh Prof. Dr. Sutan Nasomal saat menanggapi pertanyaan sejumlah media cetak dan media daring nasional maupun internasional dari kantornya di kawasan Cijantung, Jakarta, Jumat (12/06/2026).

Menurutnya, antrean panjang di SPBU merupakan pemandangan yang tidak seharusnya terjadi di Indonesia yang selama ini dikenal sebagai negara kaya sumber daya alam, seperti minyak bumi, emas, dan nikel.

“Masyarakat saat ini tidak hanya menghadapi persoalan kenaikan harga BBM, tetapi juga dibayangi kekhawatiran terhadap ketersediaan pasokan. Pemerintah perlu mengantisipasi dan meredam ketakutan yang berkembang di tengah masyarakat,” ujarnya.

Prof. Sutan Nasomal menilai kondisi antrean yang mengharuskan warga menunggu hingga satu sampai dua jam untuk mendapatkan BBM telah menjadi beban tersendiri, terutama bagi masyarakat kecil yang tidak mampu beralih ke bahan bakar non-subsidi dengan harga lebih tinggi.

Ia menambahkan, situasi tersebut tidak hanya menguras tenaga, tetapi juga berdampak pada produktivitas masyarakat. Pengendara roda dua, misalnya, harus berjam-jam mengantre di bawah terik matahari, sementara banyak pekerja dan pelaku usaha mengalami keterlambatan akibat terjebak dalam antrean panjang.

Baca Juga:  PROF DR SUTAN NASOMAL : PRESIDEN RI HARUS SADAR HOROR DOLAR MENERKAM KEAMANAN INDONESIA

“Antrean BBM yang berkepanjangan dapat mengganggu aktivitas ekonomi masyarakat dan menyebabkan hilangnya waktu produktif. Ini menjadi persoalan yang perlu segera mendapat perhatian serius,” katanya.

Selain itu, Prof.Sutan Nasomal juga mengingatkan bahwa kenaikan harga BBM berpotensi mendorong kenaikan harga berbagai kebutuhan pokok dan barang konsumsi lainnya, sehingga semakin menekan daya beli masyarakat.

Karena itu, ia mengimbau pemerintah pusat maupun pemerintah daerah untuk memastikan ketersediaan stok BBM tetap aman dan mencukupi kebutuhan masyarakat. Di sisi lain, program pasar murah dinilai perlu diperluas guna menjaga stabilitas harga dan membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga terjangkau.

Lebih lanjut, ia juga mengajak pemerintah untuk memberikan perhatian khusus kepada kelompok masyarakat rentan, terutama lanjut usia (lansia) dan anak-anak yatim yang membutuhkan bantuan sosial.

“Pemerintah pusat dan daerah perlu memastikan bantuan sosial tepat sasaran, khususnya bagi para lansia yang sudah tidak produktif serta anak-anak yatim yang memerlukan perlindungan dan perhatian agar kebutuhan hidup mereka tetap terpenuhi,” tegasnya.

Di akhir pernyataannya, Prof. Sutan Nasomal berharap pemerintah dapat mengambil langkah cepat dan terukur dalam menjaga stabilitas pasokan BBM serta memperkuat program perlindungan sosial demi menjaga kesejahteraan masyarakat.

Narasumber :

Prof. Dr. Sutan Nasomal – Pakar Hukum Internasional, Ekonom Nasional, Presiden Partai Oposisi Merdeka, Ketua Umum Perkumpulan Advokat Muda Indonesia (PAMI), serta Pengasuh Ponpes Ass Saqwa Plus.

Berita Terkait

Prof.Sutan Nasomal: Presiden RI Harus Waspada, Jangan Terjebak Permainan Kepentingan Elit Global
Prof.Dr.Sutan Nasomal Minta Presiden Prabowo Rumuskan Strategi Penguatan Rupiah dan Pemulihan Ekonomi Nasional
Dukung UMKM Naik Kelas, Hj. Rohani Tamrin Hadiri Temu Ramah Ketua Umum Dekranas Bersama Selvi Gibran di Pekanbaru
Wabup Husni Tamrin Dampingi Kapolda Riau Sambut Kelahiran “Nona Seroja”, Harapan Baru Konservasi Gajah Sumatera di Tesso Nilo
Tim Opsnal Satresnarkoba Polres Pelalawan Amankan Pemuda Desa Segati, 2 Paket Sabu Disita dari Dompet Pelaku
Kompol Rinaldi Parlindungan,S.H., dan Aipda Samuel Sihite Cek Progres Jagung Pipil 12 Ha di KUD Sialang Makmur, Menjaga program Ketahanan pangan
Prof.Dr.Sutan Nasomal Dorong Pendataan Ulang Pejuang Kemerdekaan, Soroti Jasa TB.A. Basuni sebagai Pahlawan Bogor
PROF DR SUTAN NASOMAL : PRESIDEN RI HARUS SADAR HOROR DOLAR MENERKAM KEAMANAN INDONESIA
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 9 Juni 2026 - 12:45

Bhabinkamtibmas Desa Angkasa Gencarkan Pencegahan Karhutla, Serahkan Maklumat Forkopimda dan Kapolda Riau kepada Pemerintah Desa

Selasa, 9 Juni 2026 - 05:19

BHABINKAMTIBMAS DESA ANGKASA HADIRI PENYALURAN BLT DD, WUJUDKAN PELAYANAN HUMANIS DAN PENGAWALAN PROGRAM PEMERINTAH

Senin, 8 Juni 2026 - 12:10

Hadiri Peluncuran Forum DPR RI Dapil Riau, Wabup Husni Tamrin Dorong Penguatan Sinergi Pembangunan Daerah

Senin, 8 Juni 2026 - 07:58

Prof.Sutan Nasomal Dukung Penertiban, Minta Pemerintah Perhatikan Masyarakat Terdampak

Senin, 8 Juni 2026 - 07:45

Prof.Dr.Sutan Nasomal Desak Kemenkes dan Dinkes Banten Tertibkan Peredaran Obat Keras serta Kosmetik Ilegal di Tangerang Raya

Senin, 8 Juni 2026 - 07:32

Dukung Asta Cita Presiden, Polsek Tanah Putih Intensifkan Perawatan Lahan Jagung Sinergi Kawal Ketahanan Pangan

Senin, 8 Juni 2026 - 02:14

Silaturahmi Bersama AKP Yandri, Pererat Sinergitas Wartawan dan Polri Demi Kamtibmas yang Humanis dan Presisi

Senin, 8 Juni 2026 - 01:41

AKP Yandri Pimpin Apel Pagi di Polsek Pangkalan Kuras, Pastikan Situasi Aman, Lancar dan Kondusif

Berita Terbaru