PROFESOR SUTAN NASOMAL SAMBUT POSITIF PENERTIBAN ANGKOT TUA, DORONG PEMKOT BOGOR SIAPKAN SOLUSI BAGI PEMILIK DAN SOPIR

- Penulis

Rabu, 15 Juli 2026 - 13:20

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta | Buserinvestigasi24.com

15 Juli 2026 – Pakar Hukum Internasional dan Ekonom Nasional, Prof. Dr. Sutan Nasomal, S.H., M.H., menyambut positif langkah Pemerintah Kota Bogor dalam menertibkan sekaligus membekukan izin trayek angkutan kota (angkot) yang telah berusia lebih dari 20 tahun dan dinilai tidak lagi memenuhi standar kelayakan operasional.

Menurut Prof. Sutan Nasomal, kebijakan tersebut merupakan langkah yang tepat untuk meningkatkan keselamatan, keamanan, dan kenyamanan masyarakat sebagai pengguna transportasi umum. Namun demikian, ia menilai pemerintah daerah juga perlu menyiapkan solusi nyata bagi para pemilik angkot maupun sopir yang terdampak kebijakan tersebut.

“Pemerintah Kota Bogor patut diapresiasi karena mengutamakan keselamatan masyarakat melalui penertiban angkot yang sudah tidak layak jalan. Namun di sisi lain, pemerintah juga perlu menghadirkan solusi agar para pemilik angkot dan sopir tidak kehilangan mata pencaharian,” ujar Prof. Sutan Nasomal saat menjawab pertanyaan sejumlah pemimpin redaksi media cetak dan media daring di Jakarta, Rabu (15/7/2026).

Ia mengusulkan agar Pemerintah Kota Bogor memfasilitasi program peremajaan armada melalui skema kredit ringan, subsidi, atau pembiayaan dengan persyaratan yang lebih mudah sehingga pemilik angkot dapat beralih ke kendaraan yang lebih layak dan aman. Selain itu, Prof. Sutan juga mendorong pemerintah daerah membuka kesempatan kerja bagi para sopir angkot yang terdampak, baik melalui penempatan pada sektor pelayanan publik maupun program pemberdayaan ekonomi lainnya.

“Para sopir yang kehilangan pekerjaan perlu mendapatkan perhatian. Mereka dapat diberdayakan pada sektor kebersihan, penataan kota, pelayanan publik, atau bidang lain yang sesuai dengan kebutuhan pemerintah daerah. Yang terpenting adalah jangan sampai kebijakan ini justru menambah angka pengangguran,” katanya.

Baca Juga:  Prof.Dr.Sutan Nasomal Apresiasi Langkah Presiden Prabowo Perkuat Pengawasan Ekspor-Impor Melalui Sistem Satu Pintu

Menurutnya, Pemerintah Kota Bogor juga dapat menjalin kerja sama dengan dunia usaha, perbankan, maupun sektor transportasi untuk membuka peluang usaha baru, termasuk pelatihan keterampilan dan akses pembiayaan bagi masyarakat yang ingin beralih profesi, seperti menjadi pengemudi transportasi berbasis aplikasi atau usaha produktif lainnya.

Prof. Sutan menegaskan bahwa menciptakan lapangan kerja merupakan bagian penting dari tanggung jawab pemerintah daerah dalam menjaga kesejahteraan masyarakat, terutama ketika menerapkan kebijakan yang berdampak terhadap mata pencaharian warga. Sebagai warga Bogor, ia berharap Kota Bogor terus berkembang menjadi kota yang maju, tertata, dan sejahtera tanpa mengabaikan nilai-nilai budaya Sunda yang menjadi identitas daerah.

“Kota Bogor memiliki potensi besar sebagai pusat ekonomi, pariwisata, dan budaya Sunda. Oleh karena itu, diperlukan kepemimpinan yang mampu menghadirkan kebijakan yang tidak hanya tegas, tetapi juga berpihak kepada kesejahteraan masyarakat,” tutupnya.

Narasumber :

Prof.Dr.Sutan Nasomal, S.H., M.H.

Pakar Hukum Internasional

Ekonom Nasional

Presiden Partai Oposisi Merdeka

Ketua Umum Perkumpulan Advokat Muda Indonesia (PAMI)

Ketua Umum YPLBH Profesor Sutan Nasomal

Pengasuh Pondok Pesantren ASS SAQWA PLUS

Catatan redaksi :

Untuk menjaga akurasi dan keseimbangan pemberitaan sesuai Kode Etik Jurnalistik, sebaiknya media juga meminta tanggapan atau konfirmasi dari Pemerintah Kota Bogor maupun Dinas Perhubungan Kota Bogor terkait kebijakan penertiban angkot dan program penanganan bagi pemilik serta sopir yang terdampak.

Berita Terkait

Prof.Dr.Sutan Nasomal Usulkan Pembentukan Satgas Khusus Pertanahan untuk Percepat Penanganan Sengketa dan Dugaan Mafia Tanah
Bupati Pelalawan Resmi Tutup Kejuaraan Ketinting Boat Racing 2026, Jum Stepano Borong Tiga Gelar Juara
Prof.Dr.Sutan Nasomal Minta Presiden RI Sikapi Dugaan Korupsi Proyek BP2TD Mempawah, Dorong Penanganan Transparan dan Tuntas
Diapresiasi Tokoh Masyarakat Siak, Kasat Reskrim Polres Siak Sampaikan Terima Kasih atas Dukungan dalam Pengungkapan Dugaan Tindak Pidana Korupsi
Wabup Husni Tamrin Resmi Buka Liga PSSI Pelalawan KU U-10, U-12, U-14, dan U-16, Tegaskan Komitmen Cetak Generasi Pesepak Bola Berprestasi
Diduga Lakukan Pemerasan terhadap Pemenang Proyek, Kadishub Siak Terjaring OTT Unit Tipidkor Polres Siak
Resmi Dibuka, Pelalawan Boat Racing 2026 Angkat Pesona Sungai Kampar dan Dongkrak Wisata Desa Kuala Terusan
Profesor Sutan Nasomal Yakini Presiden Prabowo Subianto Dukung Percepatan Daerah Otonomi Baru, Masyarakat Menanti Realisasinya
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 15 Juli 2026 - 13:20

PROFESOR SUTAN NASOMAL SAMBUT POSITIF PENERTIBAN ANGKOT TUA, DORONG PEMKOT BOGOR SIAPKAN SOLUSI BAGI PEMILIK DAN SOPIR

Selasa, 14 Juli 2026 - 12:39

Prof.Dr.Sutan Nasomal Usulkan Pembentukan Satgas Khusus Pertanahan untuk Percepat Penanganan Sengketa dan Dugaan Mafia Tanah

Senin, 13 Juli 2026 - 16:17

Bupati Pelalawan Resmi Tutup Kejuaraan Ketinting Boat Racing 2026, Jum Stepano Borong Tiga Gelar Juara

Senin, 13 Juli 2026 - 15:59

Prof.Dr.Sutan Nasomal Minta Presiden RI Sikapi Dugaan Korupsi Proyek BP2TD Mempawah, Dorong Penanganan Transparan dan Tuntas

Senin, 13 Juli 2026 - 06:49

Diapresiasi Tokoh Masyarakat Siak, Kasat Reskrim Polres Siak Sampaikan Terima Kasih atas Dukungan dalam Pengungkapan Dugaan Tindak Pidana Korupsi

Minggu, 12 Juli 2026 - 13:47

Diduga Lakukan Pemerasan terhadap Pemenang Proyek, Kadishub Siak Terjaring OTT Unit Tipidkor Polres Siak

Sabtu, 11 Juli 2026 - 13:48

Resmi Dibuka, Pelalawan Boat Racing 2026 Angkat Pesona Sungai Kampar dan Dongkrak Wisata Desa Kuala Terusan

Sabtu, 11 Juli 2026 - 13:27

Profesor Sutan Nasomal Yakini Presiden Prabowo Subianto Dukung Percepatan Daerah Otonomi Baru, Masyarakat Menanti Realisasinya

Berita Terbaru