Prof.Dr.Sutan Nasomal Minta Presiden RI Sikapi Dugaan Korupsi Proyek BP2TD Mempawah, Dorong Penanganan Transparan dan Tuntas

- Penulis

Senin, 13 Juli 2026 - 15:59

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kalbar | Mempawah | Buserinvestigasi24.com

13 Juli 2026 – Penanganan dugaan tindak pidana korupsi pada proyek pembangunan Balai Pendidikan dan Pelatihan Transportasi Darat (BP2TD) Mempawah, Kalimantan Barat, kembali menjadi perhatian publik. Perkara yang disebut berpotensi menimbulkan kerugian negara sekitar Rp32,4 miliar itu dinilai perlu ditangani secara transparan, profesional, dan tuntas sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Pemerhati masyarakat sekaligus Guru Besar Ilmu Hukum Internasional, Prof. Dr. Sutan Nasomal, S.H., M.H., meminta Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, agar memberikan perhatian terhadap penegakan hukum dalam perkara tersebut dengan mendorong aparat penegak hukum bekerja secara profesional, independen, dan berkeadilan.

Menurut Prof. Sutan Nasomal, dugaan penyimpangan penggunaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) harus diusut secara menyeluruh apabila didukung alat bukti yang sah. Ia menegaskan bahwa penegakan hukum yang tegas merupakan bagian dari upaya mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih dan bebas dari praktik korupsi.

“Kami berharap proses hukum berjalan secara objektif, transparan, dan tidak tebang pilih. Apabila terdapat bukti yang cukup mengenai keterlibatan pihak lain, maka seluruh pihak yang bertanggung jawab harus diproses sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan,” ujar Prof. Dr. Sutan Nasomal kepada media Buserinvestigasi24.com

Ia juga menyoroti pentingnya keterbukaan informasi kepada masyarakat mengenai perkembangan penyidikan yang saat ini ditangani oleh Kepolisian Daerah Kalimantan Barat. Menurutnya, penyampaian informasi secara berkala akan memperkuat kepercayaan publik terhadap proses penegakan hukum.

Senada dengan itu, warga Mempawah, Andi Kamaludin, berharap aparat penegak hukum memberikan penjelasan resmi terkait perkembangan perkara tersebut.

Baca Juga:  Wakil Bupati Pelalawan Hadiri Penyerahan LHP BPK RI, Tegaskan Komitmen Tata Kelola Keuangan yang Transparan dan Akuntabel

«”Kami meminta aparat penegak hukum membuka perkembangan penanganan perkara ini kepada masyarakat. Jika berdasarkan alat bukti terdapat pihak lain yang diduga terlibat, kami berharap seluruhnya diproses tanpa pandang bulu sehingga tidak menimbulkan kesan bahwa hukum hanya menyentuh sebagian pihak,” ujarnya.»

Selain menjadi perhatian masyarakat, penanganan perkara ini juga disebut mendapat perhatian dari sejumlah organisasi masyarakat sipil, di antaranya Center for Budget Analysis (CBA) dan Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII), yang mendorong agar proses penegakan hukum dilakukan secara transparan, akuntabel, dan sesuai mekanisme hukum yang berlaku.

Prof. Dr. Sutan Nasomal menyatakan dukungannya terhadap pengawasan publik yang konstruktif agar proses penyidikan berlangsung objektif, profesional, dan memberikan kepastian hukum bagi seluruh pihak.

Kasus dugaan korupsi proyek BP2TD Mempawah menjadi perhatian karena menyangkut penggunaan anggaran negara dalam jumlah besar. Masyarakat berharap aparat penegak hukum dapat segera menyampaikan perkembangan resmi mengenai proses penyidikan sehingga kepercayaan publik terhadap penegakan hukum tetap terjaga.

Hingga berita ini diterbitkan, belum terdapat keterangan resmi terbaru dari Kepolisian Daerah Kalimantan Barat mengenai perkembangan penyidikan maupun jadwal pelimpahan berkas perkara kepada pihak kejaksaan.

Narasumber :

#Prof.Dr.Sutan Nasomal, S.H.,M.H.

Pakar Hukum Internasional

#Ketua Umum Perkumpulan Advokat Muda Indonesia (PAMI)

#Ketua Umum YPLBH Prof. Dr. Sutan Nasomal, S.H., M.H.

#Pengasuh Ponpes ASS SAQWA PLUS.

Berita Terkait

Bupati Pelalawan Resmi Tutup Kejuaraan Ketinting Boat Racing 2026, Jum Stepano Borong Tiga Gelar Juara
Diapresiasi Tokoh Masyarakat Siak, Kasat Reskrim Polres Siak Sampaikan Terima Kasih atas Dukungan dalam Pengungkapan Dugaan Tindak Pidana Korupsi
Wabup Husni Tamrin Resmi Buka Liga PSSI Pelalawan KU U-10, U-12, U-14, dan U-16, Tegaskan Komitmen Cetak Generasi Pesepak Bola Berprestasi
Diduga Lakukan Pemerasan terhadap Pemenang Proyek, Kadishub Siak Terjaring OTT Unit Tipidkor Polres Siak
Resmi Dibuka, Pelalawan Boat Racing 2026 Angkat Pesona Sungai Kampar dan Dongkrak Wisata Desa Kuala Terusan
Profesor Sutan Nasomal Yakini Presiden Prabowo Subianto Dukung Percepatan Daerah Otonomi Baru, Masyarakat Menanti Realisasinya
Profesor Sutan Nasomal Minta Kapolri Perintahkan Kapolda Aceh Menyelidiki Dugaan Sengketa Lahan PT Alis di Subulussalam
Bupati Zukri Buka Ketinting Boat Racing, Ribuan Warga Padati Sungai Kampar, “Mama Racing” Jadi Magnet Penonton
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 2 Juli 2026 - 16:37

LAPOR PAK KAPOLRES! DUGAAN JUDI SABUNG AYAM SEMAKIN MENGGILA DAN MERESAHKAN WARGA DI BUKIT KESUMA, DISEBUT BEBAS BEROPERASI LEBIH DARI SATU TAHUN – WARGA MENYEBUT “NABABAN” SEBAGAI KORLAP

Rabu, 1 Juli 2026 - 08:04

LAPOR PAK BUPATI! KASI PMD (ASN) KEC.LANGGAM DIDUGA MENELANTARKAN ISTRI SIRIH DAN ANAKNYA YANG MASIH KECIL | “SAAT DIKONFIRMASI SELAMA 24 JAM BELIAU MEMILIH BUNGKAM”

Rabu, 1 Juli 2026 - 07:50

DUGAAN PENELANTARAN ANAK OLEH OKNUM ASN DI KEC.LANGGAM MEMANAS, APARAT DIMINTA TIDAK TUTUP MATA: “INTEGRITAS PELAYAN PUBLIK DIPERTARUHKAN”

Jumat, 26 Juni 2026 - 08:31

PERSOALAN LINGKUNGAN PT ADEI PLANTATION & INDUSTRY MEMANAS! TIGA PEJABAT UTAMA BUNGKAM, DUGAAN LIMBAH DAN SEMPADAN SUNGAI JADI SOROTAN — AKANKAH NEGARA DIAM?

Jumat, 26 Juni 2026 - 07:07

BUNGKAMNYA 3 PEJABAT UTAMA PT ADEI PLANTATION & INDUSTRY, AKANKAH NEGARA TUTUP MATA? DESAKAN WARGA UNTUK MENGAUDIT LINGKUNGAN HIDUP MENGUAT, APARAT JANGAN HANYA MENJADI PENONTON!

Jumat, 26 Juni 2026 - 06:59

DUGAAN PENGABAIAN SEMPADAN SUNGAI DI AREAL PT ADEI PLANTATION & INDUSTRY, WARGA DESAK APARAT PENEGAK HUKUM TURUN TANGAN

Kamis, 25 Juni 2026 - 12:31

Luar Biasa! Bupati Pelalawan Turun Langsung Tinjau Warganya Yang Kena macet di KM 83 Desa Kemang, Pekerjaan Jalan Dihentikan Sementara

Rabu, 24 Juni 2026 - 14:11

K.Yose Silaban,S.H. & Partner Desak Kasat Reskrim Polres Siak Segera Tangkap dan Proses Hukum “AMARONES NDURU Cs” — Tokoh Adat Nias Bersuara: “Kalau Tak Sanggup Bekerja Untuk Rakyat, Mundur Saja Pak!”

Berita Terbaru