IKTN Ukir Sejarah Lewat Wisuda Perdana, 46 Sarjana Dilepas Menatap Masa Depan

- Penulis

Minggu, 16 Agustus 2026 - 10:17

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PEKANBARU | Buserinvestigasi24.com

Institut Keislaman Tuah Negeri (IKTN) menorehkan tonggak penting dalam perjalanan pendidikan tinggi Islam di Riau. Untuk pertama kalinya, IKTN menggelar Wisuda Program Sarjana Ke-I yang berlangsung khidmat dan penuh makna di Hotel Grand Suka Pekanbaru, Sabtu (15/08/2026).

Sebanyak 46 mahasiswa dari berbagai program studi resmi dikukuhkan sebagai sarjana. Wisuda perdana tersebut bukan hanya menjadi momentum berakhirnya masa studi, tetapi juga menjadi awal bagi para lulusan untuk mengabdikan ilmu dan kemampuan yang telah diperoleh kepada masyarakat.

Momen bersejarah bagi IKTN itu turut dihadiri Koordinator Kopertais Wilayah XII Riau-Kepri Prof. Dr. Hj. Leny Nofianti, MS., S.E., M.Si., Ak., CA, Bupati Pelalawan H. Zukri Misran, S.M., M.M., jajaran pimpinan IKTN, sivitas akademika, keluarga wisudawan serta sejumlah tamu undangan.

Kehadiran Prof. H. Ustadz Abdul Somad, Lc., D.E.S.A., Ph.D. turut memberikan warna tersendiri dalam prosesi wisuda perdana tersebut. Ustadz Abdul Somad menyampaikan orasi ilmiah sekaligus menitipkan pesan kepada para sarjana agar menjadikan kelulusan sebagai awal dari perjalanan panjang untuk terus belajar dan mengembangkan diri.

Menurutnya, gelar akademik bukanlah akhir dari proses pendidikan. Ilmu yang diperoleh selama berada di bangku perguruan tinggi harus terus dikembangkan dan diwujudkan dalam bentuk pengabdian serta manfaat bagi lingkungan sekitar.

Para wisudawan juga diingatkan untuk menjaga integritas, tidak berhenti mencari ilmu serta mampu menghadapi berbagai tantangan kehidupan setelah meninggalkan dunia kampus.

Baca Juga:  Ratusan Warga Kembali Kepung Ampang-Ampang PT CAS, Desak Pengembalian 92,8 Hektare Lahan yang Tak Kunjung Tuntas

Pesan tersebut sejalan dengan yang disampaikan Bupati Pelalawan H. Zukri Misran. Ia mengingatkan para sarjana agar tidak menjadikan pekerjaan sebagai satu-satunya ukuran keberhasilan setelah menyelesaikan pendidikan.

Menurut Zukri, masa setelah wisuda justru merupakan ruang untuk membuktikan kemampuan, membangun kompetensi dan menciptakan peluang.

“Jangan merasa rendah diri ketika belum mendapatkan pekerjaan. Terus berusaha, tingkatkan kemampuan dan jangan pernah berhenti belajar,” pesan Zukri kepada para wisudawan.

Dengan mengusung semangat “Lulusan Unggul dan Berdaya Saing”, IKTN berharap 46 sarjana perdana tersebut mampu membawa nilai-nilai keilmuan dan keislaman dalam perjalanan pengabdian mereka.

Bagi IKTN, wisuda perdana ini bukan sekadar seremoni akademik. Sebanyak 46 lulusan yang dikukuhkan menjadi bagian dari sejarah awal perjalanan institusi dalam membangun sumber daya manusia yang berilmu, berintegritas dan memiliki kepedulian terhadap masyarakat.

Lahirnya para sarjana perdana tersebut sekaligus menjadi tantangan bagi IKTN untuk terus meningkatkan mutu pendidikan, memperkuat kualitas akademik serta melahirkan lulusan yang mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman.

Dari ruang wisuda, 46 sarjana IKTN kini melangkah menuju babak baru. Gelar yang disandang bukan sekadar tanda keberhasilan menyelesaikan pendidikan, melainkan amanah untuk menghadirkan ilmu yang bermanfaat bagi masyarakat, daerah dan bangsa. (Jono.Ms).

Berita Terkait

Profesor Sutan Nasomal Dukung BPJPH: Label Halal Wajib Dicantumkan, Pelaku Usaha Jangan Abaikan Aturan
Kasus Layanan Internet Bone Disorot, Prof. Sutan Nasomal Hukum Internasional, Ekonom, Minta Polres Bone Buka Terang Legalitas!
HUT Ke-81 RI, Prof. Sutan Nasomal: Jangan Hanya Nyanyikan Indonesia Raya, Ingatlah Sang Penciptanya
ACEH MENCEKAM, BENDERA MERAH PUTIH DITURUNKAN DIGANTI BULAN BINTANG, MASSA BENTROK DENGAN APARAT
Kasus Layanan Internet di Bone Disorot, Prof. Sutan Nasomal Minta Polres Buka Terang Legalitas dan Pola Usaha
Profesor Sutan Nasomal Minta Presiden Prabowo Perintahkan Wapres Gibran Audit 32 Ribu Korban Banjir Bireuen, Baru 4.000 Tersalur Diduga “Ngapung”
Prof. Sutan Nasomal Dorong Kapolri Beri Penghargaan bagi Personel Berprestasi dalam Pengungkapan Kasus
Wabup Pelalawan dan Kapolres Turun Langsung Tangani Karhutla di Teluk Binjai
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 16 Agustus 2026 - 10:37

Profesor Sutan Nasomal Dukung BPJPH: Label Halal Wajib Dicantumkan, Pelaku Usaha Jangan Abaikan Aturan

Minggu, 16 Agustus 2026 - 10:34

Kasus Layanan Internet Bone Disorot, Prof. Sutan Nasomal Hukum Internasional, Ekonom, Minta Polres Bone Buka Terang Legalitas!

Minggu, 16 Agustus 2026 - 10:25

HUT Ke-81 RI, Prof. Sutan Nasomal: Jangan Hanya Nyanyikan Indonesia Raya, Ingatlah Sang Penciptanya

Minggu, 16 Agustus 2026 - 10:17

IKTN Ukir Sejarah Lewat Wisuda Perdana, 46 Sarjana Dilepas Menatap Masa Depan

Minggu, 16 Agustus 2026 - 10:08

ACEH MENCEKAM, BENDERA MERAH PUTIH DITURUNKAN DIGANTI BULAN BINTANG, MASSA BENTROK DENGAN APARAT

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 03:59

Profesor Sutan Nasomal Minta Presiden Prabowo Perintahkan Wapres Gibran Audit 32 Ribu Korban Banjir Bireuen, Baru 4.000 Tersalur Diduga “Ngapung”

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 03:54

Prof. Sutan Nasomal Dorong Kapolri Beri Penghargaan bagi Personel Berprestasi dalam Pengungkapan Kasus

Kamis, 13 Agustus 2026 - 15:50

Wabup Pelalawan dan Kapolres Turun Langsung Tangani Karhutla di Teluk Binjai

Berita Terbaru